Tampilkan postingan dengan label Ilham Udin. Tampilkan semua postingan
  • DPD Golkar Malut Akan Beri Bonus Rp 100 Juta Untuk Ilham Udin Armaiyn

    Ilham Uddin - BOLA
    Seputar Timnas - Pemain timnas U-19, Ilham Udin Armaiyn, akan mendapat bonus Rp 100 juta dari Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara Ahmad Hidayat Mus. Ini menjadi bagian dari penghargaan atas kesuksesannya ikut membawa timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19, Minggu (22/9/2013).

    "Ketua DPD Golkar Malut juga memberikan bonus kepada orangtua pemain asal Ternate itu berupa ongkos naik haji (ONH)," kata Ketua Bidang Komunikasi DPD Partai Golkar Malut, Syawaluddin Damopolii di Ternate, Senin (23/9/2013).

    Bonus uang tunai dan ONH tersebut akan diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Malut yang juga Bupati Kepulauan Sula itu pada 27 September 2013 atau bertepatan dengan pembukaan kejuaraan sepak bola AHM Cup di Ternate.

    Ia mengatakan, DPD Golkar Malut sangat berkepentingan mengembangkan semua olahraga, termasuk sepak bola, demi meningkatkan prestasi para remaja dan pemuda di Malut.

    Syawaluddin mengatakan, kehadiran Ilham sebagai salah satu pemain yang berhasil membawa Timnas U-19 menjuarai piala AFF harus diberi penghargaan. Karena selain menjadi pemain timnas, Ilham merupakan putra daerah asal Malut yang bisa bermain di pentas internasional.

    DPD Golkar Malut juga akan menggelar turnamen AHM Cup sebagai salah satu ajang mencari pemain-pemain muda potensial untuk dibina pelatih asing yang akan didatangkan kemudian.

    "Kepedulian AHM dalam turnamen ini adalah mencari pemain muda, sehingga bisa menjadi pemain terbaik yang berprestasi di dunia sepak bola, karena turnamen AHM ini akan mencari pemain muda terbaik kemudian disekolahkan di Inggris dan Belanda, sehingga pemain terbaik seperti Ilham Udin Armaiyn juga bisa lahir dari Malut," ujarnya.

    Ilham merupakan satu-satunya pemain kebanggaan kelahiran Lelei, Kabupaten Halmahera Selatan, yang menjadi penentu bagi timnas Indonesia setelah mencetak satu gol ke gawang Malaysia dengan hasil akhir 1-1, sehingga membawa Indonesia ke semifinal berhadapan dengan Timor Leste.

    Pada babak semifinal tersebut, Ilham juga berhasil menyumbangkan satu gol bagi Timnas Indonesia yang berhasil menang 2-0 atas Timor Leste tersebut dan di babak final melawan Vietnam ia berhasil membawa Indonesia sebagai juara lewat adu penalti setelah menunggu 22 tahun lamanya sejak Indonesia meraih emas di SEA Games Manila.[kompas]
  • Gubernur Malut Bangga Cucunya Penentu Kemenangan Timnas U19

    Thaib Armaiyn - Gubernur Malut - IST
    Seputar Timnas - Gubernur Maluku Utara (Malut), Thaib Armaiyn, bangga karena cucunya Ilham Udin Armaiyn menjadi penentu kemenangan Timnas U19 Indonesia saat di babak final Piala AFF U19 menundukkan Vietnam melalui drama adu pinalti.

    "Saya tentunya bangga atas keberhasilan Ilham Udin Armaiyn yang menjadi penentu kemenangan Timnas Indonesia U19 saat mencetak gol melalui drama adu pinalti," kata  Thaib menjawab pers usai menyaksikan laga Indonesia melawan Vietnam di Ternate pada Ahad malam.

    Ilham Udin Armaiyn berhasil mencetak gol penentu melalui adu pinalti dan mengantarkan Timnas Indonesia sebagai juara Piala AFF U19 yang dilangsungkan di Sidoarjo.

    Gubernur mengatakan keberhasilan Ilham ini sebagai salah satu bukti bahwa Malut punya aset-aset atlet, terutama sepak bola. Selama ini Malut sudah menyumbang banyak pemain ke Timnas Indonesia.

    "Selain cucu saya Ilham Udin Armaiyn, sudah banyak anak-anak asal Malut yang berkiprah baik itu di nasional maupun internasional," ujar Gubernur Malut tersebut.[antara]
  • Kisah Ilham Udin, Si Anak Yatim Sang Pahlawan Timnas

    Ilham Uddin - BOLANET
    Seputar Timnas - Sejak usia sembilan tahun, Ilham Udin Armaiyn harus hidup tanpa kasih sayang seorang ayah. Namun meninggalnya sang ayah tercinta tak lantas membuatnya menjadi pribadi yang lembek, ia justru semakin tegar mengejar cita-citanya menjadi pesepak bola andal. 

    Selepas kepergian sang ayah, remaja asal Lelei, Maluku Utara itu kian termotivasi membahagiakan ibundanya melalui sepak bola. Paman Ilham, Safrin, yang melihat talenta sang keponakannya itu  lantas mendaftarkan Ilham ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Gamalama di Ternate.  

    Tanpa ragu, Ilham pun menerima tawaran pamannya. Ia bergabung dengan SSB tersebut meskipun jarak antara Lelei dan Ternate tidaklah dekat. "Sekitar delapan jam melalui perjalanan laut," Ilham mengisahkan pengalamannya kepada sejumlah wartawan di The Sun Hotel, Sidoarjo. 

    Jauhnya jarak tak menyurutkan semangatnya.  Berkat doa dan semangat dari sang ibu, Ilham selalu semangat mengejar cita-cita. Ibu, kata Ilham, berharap ia bisa sukses dan menjadi tulang punggung keluarganya kelak. "Motivasi dari ibu yang membuat saya tak pernah menyerah," kata anak keempat dari enam bersaudara tersebut.  

    Kini, masa depan cerah sudah menanti remaja kelahiran 10 Mei 1996 itu. Maklum, Ilham telah menjelma sebagai bintang tim nasional U-19 Indonesia. Keberhasilan skuat Garuda Jaya menembus final Piala AFF 2013 pun tak terlepas berkat peran pentingnya. Bukan hanya lihai dalam  mengacak barisan sayap pertahanan lawan, Ilham juga memiliki naluri mencetak gol yang sangat tinggi. 

    Empat gol sudah disumbangkan Ilham selama membela timnas U-19. Ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak ketiga. Ilham terpaut dua gol dari striker Vietnam Nguyen Van Toan dan tertinggal satu gol dari rekannya, Evan Dimas. 

    Para pecinta sepak bola Indonesia mungkin tidak akan bisa melihat timnas U-19 berlaga di final melawan Vietnam di Gelora Delta Sidoarjo, nanti malam, andaikan Ilham tak mencetak gol penyeimbang ketika melawan Malaysia pada laga pamungkas Grup B, 18 September.  Gol Ilham pada menit ke-53 itu memastikan Indonesia melaju ke semifinal dan menyingkirkan Malaysia. 

    Taji Ilham pun terus berlanjut pada laga semifinal melawan Timor Leste di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (20/9) malam. Mengandalkan kecepatan dan kelihaiannya dalam menggocek, Ilham berhasil mencetak gol pembuka Indonesia pada menit kesembilan.
    Gol Ilham itu membuat para pemain timnas U-19 semakin percaya diri untuk menjalani pertandingan. Indonesia pun menang dengan skor dua gol tanpa balas setelah Muhammad Hargianto pada menit ke-60. 

    Kini, Ilham akan berusaha keras untuk melanjutkan kontribusinya ketika Indonesia akan menghadapi partai final melawan Vietnam. "Saya akan bekerja lebih keras untuk membawa Indonesia meraih kemenangan dan menjadi juara. Saya optimis Indonesia bisa," ujarnya.[Republika]
  • Hanya Kram Otot, Indra Sjafri Yakin Bisa Diturunkan Ilham Udin Kontra Myanmar

    Ilham Udon - VIVA
    Seputar Timnas - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, menyatakan bahwa kondisi striker andalan, Ilham Udin, tak mengkhawatirkan. Menurut Indra, Ilham Udin hanya mengalami kram otot saja.

    Kram otot itu yang membuat Ilham Udin terpaksa ditarik keluar setelah mencetak gol kedua pada menit ke-30. Di laga melawan Brunei Darussalam di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (10/9), Ilham memang menjadi salah satu pemain yang tampil memukau.

    “Ia mengalami kram otot. Setelah konsultasi ke dokter tim, itu disebabkan adanya gangguan psikis. Apa yang dialaminya tidak masalah, ia pasti bisa melakoni laga selanjutnya melawan Myanmar (12/9),” kata Indra Sjafri kepada wartawan.

    Aksi paling memukau yang ditunjukkan Ilham terjadi sebelum ia mencatatkan namanya sebagai pencetak gol ketiga Indonesia pada menit ke-30. Dengan kemampuan meliuk yang baik, ia berhasil melewati tiga pemain Brunei sebelum menyarangkan bola ke gawang Brunei.

    Aksi itu sekaligus melengkapi performa yang ditunjukkannya sejak laga di buka. Pada menit ke-12, Ilham berhasil membuka keunggulan buat Indonesia lebih dulu. Ia juga sempat mencetak gol pada menit ke-17, namun tidak diakui lantaran tertangkap handball.[sportsatu]
  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan