Tampilkan postingan dengan label Piala Asia U-19. Tampilkan semua postingan
  • Prediksi Skor Korea Selatan U-19 VS Indonesia U-19 Tgl 12 September 2013

    Ilustrasi - Ian Calico
    Seputar TimnasLaga Garuda Jaya julukan timnas U-19 Indonesia adalah laga wajib menang karna mengalahkan Korea Selatan pada laga pamungkas ini mesti dilakukan bila Evan Dimas dkk ini meraih tiket langsung putaran final Piala Asia U-19 di Myanmar pada tahun depan.

    Pasalnya dilaga sebelumnya Timnas Indonesia hanya mampu memetik kemenangan dua gol tanpa balas atas Filipina pada laga kedua kualifikasi Grup G di Stadion Utama Gelora Bung Karno hari Kamis (10/10) malam beberapa hari lalu.
    Timnas Indonesia dan Korsel sama-sama mengoleksi enam poin dari hasil dua kemenangan. Namun, timnas Korsel berada dalam posisi yang lebih beruntung karena unggul produktivitas gol dari dua laga.
    Sejauh ini Korsel memiliki surplus delapan gol, sementara Indonesia sejauh ini hanya surplus enam gol. Padahal sesuai regulasi AFC, bahwa tim yang berhak lolos langsung ke putaran final adalah tim yang menempati puncak klasemen masing-masing grup.
    Namun bila pada klasemen akhir grup ada dua tim yang memiliki poin sama, tentu penilaian akan dicatat melalui selisih gol. Namun bila selisih gol juga sama, perhitungan selanjutnya akan dipilih tim mana yang paling banyak memasukkan gol. 
    Indonesia hanya berharap masuk 6 runner up terbaik agar bisa lolos berarti melihat timnas juga harus mlihat pertandingan group-group lain yang tanding juga dihari yang sama.
    Maka Korsel hanya butuh hasil imbang ketika akan bertemu dengan Indonesia pada laga melaean Indonesia ini. Sedangkan, timnas Indonesia wajib meraih tiga poin. Dan berharap dengan bermain dipublik sendiri anak asuh Indra Sjafri mampu mengalahkan Korea, walau perlu perjuangan keras, namun publik meyakini bahwa Garuda Jaya mampu mengalahkan Korea walau dengan skor tipis.

    Head to head kedua tim

    - belum pernah bertemu

    5 Pertandingan Terakhir Korea Selatan:

    11 Nov 2012: Iran U19                    [1-4] Korea SelatanU19
    14 Nov 2012: Korea Selatan U19    [3-1] Uzbekistan U19
    17 Nov 2012: Korea Selatan U19    [1-1] Iraq U19
    08 Okt 2013: Korea Selatan U19    [4-0] Philippines U19
    10 Okt 2013: Laos U19                   [1-5] Korea SelatanU19

    5 Pertandingan Terakhir Indonesia :

    10 Okt2013 : Filipina U19          [0-2] Indonesia U19
    08 Okt 2013 : Indonesia U19      [4-0] Laos U19
    29 Sep 2013 : Indonesia U19     [0-0] Vietnam U19
    20 Sep 2013 : Timor Leste U19  [0-2] Indonesia U19
    18 Sep 2013 : Indonesia U19     [1-1] Malaysia U19

    Prediksi Skor Korea Selatan U-19 VS Indonesia U-19 Tgl 12 Sept 2013

    Korea Selatan [1-2]  Indonesia


    Sumber : MRBOLA
  • Evan Dimas: Korea Tim Hebat, Tapi Kami Tak Takut!

    Evan Dimnas - VIVA
    Seputar Timnas - Kapten Timnas Indonesia U-19 Evan Dimas optimistis bisa mengalahkan Korea Selatan pada laga terakhir kualifikasi Piala Asia U-19. Evan tidak takut dengan kekautan calon lawannya tersebut.

    "Korea adalah tim hebat, tapi kami tak takut. Makanya kita harus bekerja keras untuk melawan Korea. Kita harus menang," kata pemain yang sudah mengoleksi satu gol selama kualifikasi Piala AFC U-19 itu.

    Korea Selatan yang sejak awal menargetkan lolos otomatis ke putaran final Piala AFC U-19 2014 sudah dalam kondisi terbaik. Pola permainan anak asuh Kim Sang Ho ini terus meningkat jika dilihat dari jumlah gol yang diciptakan.

    Ksatria Taeguk itu mampu mengalahkan Filipina, 4-0. Selanjutnya mampu mengandaskan Laos dengan skor telak 5-1. Dari skill individu pemain juga tidak bisa diragukan. Dua pemainnya yaitu Hwang Hee Chan dan Lee Jeongbin bahkan mampu mencetak hattrick.

    Namun hal tersebut tak membuat Evan takut. Pemain asal Surabaya yang telah mempersembahkan tropi juara Piala AFF U-19 tersebut bertekad membawa timnya bertanding di level yang lebih tinggi. (Antara/lip6)
  • Lawan Korea, Timnas Indonesia Tetap Bermain Menyerang

    Indra Sjafri - NET
    Seputar Timnas - Indonesia akan menghadapi Korea Selatan dalam laga terakhir kualifikasi AFC Cup U-19 di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (12/10/2013). Laga ini boleh dibilang hidup dan mati bagi kedua tim.

    Pelatih Garuda Muda Indra Sjafri sudah melakukan evaluasi jelang menghadapi laga kontra Korsel. Pria berdarah Minang itu mengatakan Korsel memiliki kekuatan di dua bek sayap mereka tapi sedikit memiliki kelemahan kurang di lini tengah.

    "Kami sudah melakukan evaluasi mengenai permainan Korea. Hasilnya mereka memiliki kekuatan di duo bek sayap dan sangat baik dalam organisasi permainan tapi sedikit kurang di lini tengah," ujar Indra usai latihan Jumat (11/10/2013).

    "Besok kami akan tampil menyerang dengan formasi 4-3-3. Mengenai hasil dalam laga nanti, kami akan serahkan itu kepada Tuhan," tambahnya.

    "Walau mereka bermain sangat baik dalam bola-bola crossing tapi kami sudah mengantisipasi lewat simulasi latihan tadi. Kami tetap memainkan bola dari kaki ke kaki," ungkap Indra.

    "Ada tiga pemain yang saya rasa patut menjadi ancaman. Mereka nomor punggung 29, 43, dan 11," ungkap Indra ketika ditanya siapa pemain lawan yang patut diwaspadai dalam pertandingan nanti.(liputan6)
  • Garuda Muda Fokus Hadapi Korsel

    Timnas U-19 - NET
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia bakal melakoni laga hidup mati melawan Korea Selatan (Korsel) dalam laga terakhir kualifikasi Grup G Piala AFC U-19 besok malam. Kedua kubu bersaing menjadi juara grup sekaligus meraih tiket lolos ke putaran final di Myanmar tahun depan.

    Indonesia maupun Korsel kini sama-sama mengemas 6 poin setelah memenangi laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, kemarin. Korsel melibas Laos dengan skor telak 5-1 dan Indonesia mengalahkan Filipina 2-0. Korsel berada di puncak klasemen dengan keunggulan selisih gol atas Indonesia.

    Pelatih timnas Indonesia Indra Sjafri mengakui permainan anak asuhnya sudah maksimal. Dia meminta Evan Dimas Darmono dkk untuk melupakan hasil laga melawan Filipina dan berfokus menghadapi Korsel yang berstatus juara bertahan.

    "Sekarang waktunya tutup buku. Tidak ada kata lain di benak kami sekarang kecuali memenangi pertandingan melawan Korsel," tegas pelatih yang mengantarkan Indonesia menjadi jawara Piala AFF U-19 tersebut.

    Garuda Jaya "sebutan timnas U-19" sejatinya berpeluang mencetak lebih dari dua gol ke gawang Filipina. Statistik pertandingan mencatat, Indonesia melesakkan 12 tendangan ke gawang lawan. Namun, hasilnya, hanya dua gol yang tercipta.

    Gol pertama tuan rumah lahir dari eksekusi tendangan bebas Muhammad Hargianto pada menit ke-27. Gol kedua lahir delapan menit sebelum laga berakhir. Gol itu tercipta berkat kolaborasi dua pemain pengganti, Paulo Oktavianus Sitanggang dan Yabes Roni Malaifani. Berawal dari terobosan Paulo, Yabes yang muncul dari sisi kiri pertahanan Filipina lolos dari penjagaan dan sukses menjebol gawang lawan.

    Bagi Yabes, itu adalah gol pertamanya untuk timnas. Gol tersebut sekaligus menjadi pembuktian bagi pemuda asal Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), tersebut. Sebelumnya, pelatih Indra Sjafri menyebut Yabes sebagai salah satu solusi pemecah kebuntuan.

    Indra sejak awal memprediksi Filipina bakal bermain bertahan. Meski begitu, dia optimistis anak asuhnya mampu membongkar pertahanan lawan. "Saya memulainya dengan baik dan sekarang kami melihat prospek ke depan juga baik," kata pelatih asal Padang itu.

    Di sisi lain, pelatih Filipina Marlon Manos Maro menyatakan, timnya beruntung bisa terhindar dari kebobolan banyak gol. Laga terakhir melawan Laos akan dimanfaatkan untuk membidik kemenangan.

    "Pada game berikutnya, kami janji bermain lebih baik. Kami pasti bisa main lebih bagus dari sebelumnya," tegasnya. Filipina melakoni dua pertandingan tanpa kemenangan dan hanya mencetak sebiji gol. (jawapos)
  • Indra Sjafri: Bilang Sama Korsel Hati-hati Dengan Yabes!

    Yabes Roni - JPNN
    Seputar Timnas - Yabes Roni Malaifani, sontak menjadi sosok yang paling mendapat pujian saat Indonesia menumbagkan Filipina 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Kamis (10/10) malam.

    Pelatih Indra Sjafri memang sejak awal sudah menjanjikan Yabes sebagai kartu truf. Hal itu terbukti di pertandingan melawan Filipina.

    Yabes dimasukkan di menit 69 menggantikan Dinan Yahdian Javier. Hal itu tidak disia-siakan pemain asal Alor Nusa Tenggara Timur (NTT) itu. Yabes beberapa kali memperlihatkan aksi menawan.

    Puncaknya terjadi di menit 83. Mendapat umpan tarik dari Paulo Sitanggang, Yabes melakukan solo run. Aksinya diakhiri dengan tendangan terarah yang merobek jala gawang Filipina.

    "Sesuai janji saya, Yabes akan jadi kartu truf. Bilang sama Korsel hati-hati dengan Yabes besok," tegas Indra Sjafri, usai pertandingan melawan Filipina.

    Ia mengatakan, hasil 2-0 tidak akan menyurutkan optimismenya untuk lolos ke Piala Asia. "Jangan diredam optimisme kami karena kami akan berusaha untuk mengalahan Korsel tidak beharap pada agresitivitas gol," tegasnya.

    Ia mengatakan, Timnya sudah sudah menganalisa tim Korsel. Dari statistik, kata Indra, Korsel mengalami penurunan. "Statistik mereka turun, mudah-mudahan besok mereka turun lagi," ungkapnya. (jawapos)
  • Berikut 23 Nama Skuad Timnas U-19 di Ajang Kualifikasi Piala AFC

    Skuad Timnas U-19 - Bolanet
    Seputar Timnas - Badan Tim Nasional merilis 23 nama pemain yang akan memperkuat Timnas U-19 Indonesia di ajang kualifikasi Piala AFC U-19, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 8-12 Oktober 2013.

    Asa beberapa nama yang sempat dicoret saat gelaran Piala AFF U-19 lalu, seperti Dio Permana kini dipanggil kembali. 

    Berikut daftar lengkap penggawa Timnas U-19 untuk kualifikasi Piala AFC U-19.

    1. Ravi Murdianto (GK) - 08/01/1995
    2. Rully Desrian (GK) - 19/12/1996
    3. Awan Setho Raharjo (GK) - 20/03/1997
    4. Febly Gushendra (D) - 24/02/1995
    5. Muhamad Sahrul Kurniawan (D) - 05/06/1995
    6. Putu Gede Juni Antara (D) - 07/06/1995
    7. Hansamu Yama Pranata (D) - 11/01/1995
    8. Muhammad Fatchu Rochman (D) - 28/06/1996
    9. Dimas Sumantri (D) - 17/11/1995
    10. Mahdi Fahri Albaar (D) - 27/09/1996
    11. Muhammad Hargianto (MF) - 24/07/1996
    12. Dio Permana (MF) - 07/06/1995
    13. Zulfiandi (MF) - 17/07/1995
    14. Paulo Oktavianus Sitanggang (MF) - 17/10/1995
    15. Evan Dimas (MF) - 13/03/1995
    16. Hendra Sandi Gunawan (MF) - 10/02/1995
    17. Yabes Roni Malaifani (F) - 06/02/1995
    18. Dinan Yahdian Javier (F) - 06/04/1995
    19. Ilham Udin Armaiyn (F) - 10/05/1995
    20. Maldini (F) - 01/07/1996
    21. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (F) - 26/10/1995
    22. Muhammad Dimas Drajad (F) - 30/03/1997
    23. Angga Febriyanto Putra (F) - 04/02/1995
  • Hari Ini Timnas U-19 Ciutkan Skuad Menjadi 23 Pemain

    Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-19 terus mengasah kemampuan taktik. Untuk latihan, Sabtu (5/10) malam, tim berjuluk Garuda Jaya itu, berencana menggelar internal game di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

    Hal ini diungkapkan Pelatih Timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri saat ditemui usai memimpin latihan anak asuhnya di SUGBK, Jumat (4/10) malam. Karena harus menggelar internal game, Indra Sjafri baru bisa menciutkan pemain dari 31 ke 23 orang pada Sabtu besok.

    "Sabtu baru kita ciutkan 23 pemain setelah internal game antarpemain," kata Indra Sjafri.

    Ia mengungkapkan, anak asuhnya cukup happy bermain di SUGBK. Adaptasi cuaca dari Sidoarjo Jawa Timur ke Jakarta juga menurutnya tidak ada permasalahan bagi Garuda Jaya, julukan Timans U-19.

    "Mereka happy main di sani. Dari kecil mereka bercita-cita main di GBK, sekarang mereka memiliki kesempatan bermain di sini. Jadi mereka bahagia," ungkap Indra. (jawapos)
  • Indra Sjafri Sudah Kantongi Kelemahan Musuh

    Indra Sjafri - KOMPAS
    Seputar Timnas - Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri, sudah cukup siap menghadapi lawan-lawan anak asuhnya pada ajang Kualifikasi AFC Cup U-19 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, 8-12 Oktober. Indra mengaku sudah memiliki Tim High Performance Unit (HPU) yang sudah bergerak sebulan lalu.

    Menurutnya, tim itu bertugas mencari rekam jejak lawan. "HPU sudah mulai bergerak. Sudah mendapatkan rekaman sebulan lalu," kata Indra usai memimpin latihan timnas U-19 di SUGBK, Jumat (4/10) malam.

    Hanya saja, Indra tidak mau membocorkan kekuatan dan kelemahan lawan-lawan Timas U-19 kepada media. "Saya tak bisa mengobral strategi dan kekuatan lawan di sini," ujar Indra.

    Sebaliknya, Indra menyadari bahwa lawan juga sudah mencari tahu permainan Indonesia. Meski demikian Indra tetap yakin dengan pola 4-3-3 yang diterapkannya selama ini.

    "Formasi hampir sama. Biar aja lawan tahu kekuatan, kita juga tahu kekuatan lawan. Jadi kita sama-sama tahu," ungkap Indra. (jawapos)
  • Indra Sjafri: Timnas U-19 Siap Mati di Lapangan

    Jajaran pelatih Timnas U-19 - TRIBUNNEWS
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-19 dianggap sudah cukup siap mental untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia U-19, 8-12 Oktober 2013. Pelatih Timnas U-19, Indra Sjafri, bahkan menyebut anak asuhnya siap mati di lapangan.

    "Mereka siap mati. Lihat saja nanti di lapangan," kata Indra Sjafri saat ditemui di Hotel The Sultan Jakarta, Kamis (3/10).

    Meski Timnas U-19telah berprestasi, Indra tetap meminta skuat asuhannya untuk tidak besar kepala. Permintaan Indra itupun sudah dilaksanakan dengan baik oleh anak asuhnya.

    Prestasi Timnas U-19 tak membuat Evan Dimas Cs banyak tingkah. "Kemarin anak-anak waktu di Bandara Juanda Surabaya tetap rela nunggu pesawat. Mana ada tim juara rela duduk di lantai?" ujar Indra.

    Indonesia akan memulai kiprah di kualifikasi AFC U-19 menghadapi Laos pada 8 Oktober. Selanjutnya, Timnas akan menghadapi Filipina pada 10 Oktober dan Korea Selatan pada 12 Oktober. (jawapos)
  • Jam Malam, Pemain Timnas U-19 Dilarang Keluar Hotel

    Timnas U-19 - NET
    Seputar Timnas - Kondisi fisik para pemain tim nasional usia di bawah 19 tahun (timnas U-19) mendapat perhatian ekstra dari pelatih Indra Syafri. Jam malam pun diberlakukan untuk memastikan stamina mereka tetap prima.

    "Pemain tidak boleh ke luar hotel di atas jam 9 malam," kata pelatih fisik timnas U-19, Nur Saelan, ketika dihubungi Tempo, Kamis 3 Oktober 2013. "Kami terus memantau mereka."

    Para pemain timnas U-19 saat ini sedang menjalani pemusatan latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno untuk persiapan menjalani babak Kualifikasi Piala Asia.

    Indonesia berada di Grup G bersama Laos, Filipina, dan Korea Selatan. Pada 8 Oktober nanti, tim yang baru saja meraih juara di ajang AFF U-19 ini akan menjamu Laos di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

    Karena itu, kata Nur Saelan, setiap pemain harus menjaga stamina mereka sebaik mungkin. Mereka, misalnya, tak boleh sembarangan mengkonsumsi makanan. "Ada dokter khusus yang menyusun menu makan mereka," katanya.

    Saat ini, Nur Saelan melanjutkan, kondisi fisik para pemain cukup baik. Kesehatan mereka dicek terakhir kali Senin kemarin. Hasilnya, kata Nur Saelan, "Ada peningkatan.".[tempo]
  • Mimpi Timnas Indonesia U-19 Main Di GBK Akhirnya Terkabul

    SUGBK - IST
    Seputar Timnas - Pemindahan venue pertandingan babak kualifikasi Piala Asia U-19 membawa aura positif bagi skuat Garuda Jaya. Karena bagaimana pun, bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) merupakan kebanggaan bagi seluruh pesepakbola Indonesia.

    Indra Sjafri dan anak asuhnya yang tiba di Jakarta Rabu (2/10) siang kemarin, langsung mencicipi rumput GBK pada pukul 19.00 WIB. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk berlatih di stadion yang memiliki kapasitas kurang lebih 88.000 penonton.

    Indra Sjafri mengaku bahwa skuat juara Piala AFF U-19 2013 ini sangat senang dan memiliki impian untuk bermain di Gelora Bung Karno. "Pemain malah senang kita pindah kesini (main di Jakarta). Gak ada masalah," ujar Indra di sela-sela latihan, Rabu (2/10) malam.

    "Bisa dipastikan mereka tambah semangat dan punya cita-cita untuk bermain di GBK," lanjut Indra.

    Sedangkan sang kapten, Evan Dimas, mengaku belum pernah bermain di GBK sebelumnya, dan ia merasa senang bisa mencicipinya pada 8 Oktober nanti.

    "Senang sekali (main di GBK). Sejak kecil, saya tidak pernah bermimpi bermain di GBK dengan mengenakan kostum timnas. Saya hanya melihat (GBK) lewat televisi. Jadi, saya akan mengeluarkan kemampuan maksimal,” terang Evan usai latihan kepada wartawan.

    Tim Garuda Jaya akan memulai debut mereka di Gelora Bung Karno pada 8 Oktober kontra Laos, dalam babak kualifikasi Piala Asia grup G. Panitia menyediakan 60.300 lembar tiket yang bisa dibeli langsung pada hari H di kawasan GBK, dan via online sejak Jumat 4 Oktober.[goal]
  • Indra Sjafri Bakal Coret 7 Pemain Timnas U-19

    Indra Sjafri - ANTARA
    Seputar Timnas - Pelatih tim nasional Indonesia U-19, Indra Sjafri, bakal memangkas skuadnya secara bertahap jelang pertandingan penyisihan Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 2014 di Stadion Gelora Bung Karno pada 8-12 Oktober 2013. 

    Sebanyak 31 pemain telah mengikuti latihan perdana yang digelar di GBK, Rabu (2/10/2013) malam. Tahap pertama, Indra akan mengurangi empat pemain setelah latihan perdana. "Sabtu nanti (5/10/2013), kami akan mengurangi empat pemain lagi. Jadi akan mengerucut menjadi 23 pemain," jelas Indra seusai memimpin latihan.  

    Namun, Indra mengaku tak kesulitan dalam menentukan 23 pemain. Pasalnya, kebanyakan pemain yang mengikuti seleksi ini merupakan pemain-pemain yang sebelumnya menjuarai Piala AFF U-19 beberapa waktu lalu. 

    "Saya telah memiliki gambaran 23 pemain yang didaftarkan untuk tampil di pertandingan nanti," tutur Indra. 

    Soal porsi dalam latihan perdana, Indra mengaku terus mengasah kemampuan taktik untuk membentuk kerangka tim. "Kami telah melakukan latihan sejak tanggal 27 September 2013. Mengenai formasi, kami masih sama menggunakan 4-3-3," ujar Indra.

    "Kebugaran para pemain juga semakin membaik. Dua hari lalu kami telah melakukan tes fisik kepada pemain. VO2Max (kemampuan maksimal oksigen diserap tubuh saat latihan intensif) terus meningkat. Sekarang di atas 54. Bahkan, ada pemain yang memiliki VO2 max 61 dan 69," sambung Indra. 

    Indonesia berada di Grup G bersaing dengan Laos, Filipina, dan Korea Selatan, juara bertahan sekaligus pemegang rekor 12 kali juara. Guam, yang sebelumnya menempati Grup G, menarik diri.[kompas]
  • Tiketnya Kualifikasi Piala Asia U-19 Dijual Mahal Oleh PSSI, Berikut Harganya

    Timnas U-19 - NET
    Seputar Timnas - PSSI akan melepas 60.300 tiket pada hari pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19 2014 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, 8-12 Oktober 2013. Tiket-tiket tersebut akan dibagi dalam empat kategori dengan harga yang berbeda-beda. 

    Direktur Marketing PSSI, Edy Prasetya, mengatakan, selain tiket yang dijual ke masyarakat, PSSI juga mencetak 6.759 untuk sponsor dan partner PSSI. "Jadi, jumlah totalnya 67.057 tiket yang akan dilepas setiap harinya," kata Edy dalam jumpa pers di kawasan SUGBK, Rabu 2 Oktober 2013.

    "Satu tiket berlaku untuk dua pertandingan," sambung Edy. 

    Menurut Edy, penjualan tiket akan dilakukan dengan dua cara. Pertama melalui pemesanan online di mana PSSI telah menggandeng tiga agen tiket, yakni loket.com, tiketnonton.com, dan RajaKarcis. Penjualan secara online ini akan dibuka sejak Jumat, 4 Oktober 2013.
    "Kuota tiket online yang dijual maksimum setengah dari total tiket yang dijual secara langsung. Bila sudah melebihi, agen tersebut langsung menutup penjualan," beber Edy. 

    Penjualan tiket juga akan dilakukan di loket di kawasan SUGBK, Senayan. Penjualan dimulai pukul 09.00 WIB pada hari-H. Menurut Edy, cara ini untuk menghindari praktek percaloan dan pemalsuan. "Tiket juga dicetak dengan security printing," sambung Edy.

    PSSI hanya mencetak tiket 77 persen dari total kapasitas SUGBK yang mencapai 88.083 ribu kursi. Menurut Edy, langkah ini untuk mengurangi beban bangunan stadion yang sudah tua dan untuk mengantisipasi kebocoran tiket. "Peraturan internasional, tiket yang dijual hanya 90 persen dari kapasitas stadion. Tapi, kami turunkan lagi karena dua alasan itu." 

    Untuk mengantisipasi membludaknya penonton, PSSI menyediakan layar lebar di empat titik yang tersebar di kawasan SUGBK. Layar lebar akan ditempatkan di bagian Utara, Tenggara dan Timur. Pada babak penyisihan AFC Cup U-19 2014, Indonesia bergabung di Grup G bersama, Filipina, Laos, dan Korea Selatan. Di laga perdana, Indonesia akan bertemu Laos. [viva]

    Harga Tiket Babak Kualifikasi Piala Asia U-19 di SUGBK
    VVIP: Rp1 juta
    VIP Barat: Rp500 ribu
    VIP Timur: Rp250 ribu
    Kategori 1: Rp250 ribu
    Kategori 2: Rp200 ribu
    Kategori 3: Rp100 ribu
    Kategori 4: Rp50 ribu
  • Insiden Sidoarjo Penyebab Laga Timnas U-19 Dipindah Ke SUGBK

    Beberapa insiden di Stadion Gelora Delta Sidoarjo membuat laga dipindah ke Jakarta - GOAL
    Seputar Timnas - Sekjen PSSI Joko Driyono mengungkapkan, berbagai insiden yang terjadi dalam pertandingan final Piala AFF U-19 di Stadion Gelora Delta Sidoarjo beberapa waktu lalu menjadi penyebab laga kualifikasi harus dipindah ke Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

    Indonesia terkena sanksi konfederasi sepakbola Asia (AFC) berupa larangan bermain tanpa penonton saat laga kandang. Sanksi itu merupakan akumulasi dari ulah suporter semenjak laga tim nasional U-22 di Riau, dan kualifikasi Piala Asia 2015 pada Maret lalu.

    PSSI sendiri tidak mau kecolongan dengan terulangnya insiden tersebut. Mengingat pertandingan kualifikasi Piala Asia akan langsung mendapat pengawasan ketat dari otoritas sepakbola Asia, Indonesia bisa terancam sanksi lagi jika kesalahan yang sama terulang. 

    Beberapa insiden saat partai final Piala AFF U-19 diantaranya loket tiket di stadion dibakar calon penonton lantaran merasa tidak puas, karena tiket dinyatakan sudah habis. Kemudian saat laga Garuda Jaya melawan Vietnam berlangsung, Stadion Gelora Delta yang hanya berkapasitas 31 ribu penonton terlihat penuh sesak. Disinyalir, penonton melebihi kapasitas stadion, karena penonton terlihat berdesak-desakan dan banyak yang berdiri.

    Selain itu, pagar stadion di sisi utara dan tribun VIP Stadion Gelora Delta jebol akibat desakan penonton yang ingin menyaksikan perjuangan skuat Garuda Jaya, dalam mewujudkan impian meraih trofi Piala AFF, yang selama 22 tahun gagal terwujud.

    “Memang semula kami bakal menggelar laga timnas U-19 di kualifikasi Piala Asia di tempat yang sama dengan Piala AFF kemarin. Tapi karena hal-hal itu, maka kami sudah sepakat untuk menggelarnya di Jakarta. Jadi mohon maklum,” kata Joko.

    “Selain soal animo masyarakat, dan kapasitas stadion, terjadi beberapa permasalahan di Sidoarjo, khususnya saat final. Ada insiden loket dirusak, pagar penonton stadion dirobohkan, dan layar raksasa di luar stadion yang dirusak. Ini karena jumlah calon penonton melebihi kapasitas stadion.”

    “Agar kejadian itu tidak sampai terulang, maka PSSI memutuskan menggunakan GBK sebagai stadion berlangsungnya pertandingan di kualifikasi Piala Asia. Kapasitas GBK yang memadai dapat menampung penonton dengan lebih nyaman.”

    Pertandingan timnas U-19 di kualifikasi Piala Asia akan berlangsung pada 8 hingga 12 Oktober 2013. Skuat Garuda Jaya bergabung di Grup G bersama dengan Filipina, Korea Selatan (Korsel), dan Laos.

    Terkait pemindahan ini, pelatih timnas U-19 Indra Sjafri mengaku tidak mempermasalahkannya. Ia menjelaskan, skuat Garuda Jaya siap bermain di mana saja saat melakoni pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19.

    “Kami siap bermain di mana saja, pemain sudah teruji. Kami akan mematuhi semua keputusan PSSI, dan kami siap melanjutkan latihan sekaligus bermain di Jakarta. Untuk hari ini [Minggu, 29/9] memang tidak ada latihan. Baru Senin [30/9] latihan akan dilanjutkan,” tegas Indra.

    Terlepas dari masalah itu, Indra menilai laga kualifikasi Piala Asia cukup menantang. Selain ada juara bertahan Korsel, Indonesia juga tidak mau meremehkan kekuatan Laos dan Filipina, meski kualitas kedua tim terakhir itu sudah diketahui staf pelatih saat keduanya berpartisipasi di Piala AFF 2013.

    “Kami sudah siap menghadapi siapa pun. Semua pertandingan di Kualifikasi Piala Asia cukup menantang, dan semua tim harus dikalahkan. Kami tidak gentar dengan nama besar Korsel, serta tak mau meremehkan kualitas Filipina dan Laos, meski kekuatan mereka sudah kami ketahui,” tandas Indra. (GOAL)

  • Telat Datang, Penggawa U-19 Bakal Di Depak Pelatih

    Timnas U-19 - ANTARA
    Seputar Timnas - Pelatih Tim Indonesia U-19 Indra Sjafri memperlihatkan ketegasannya memimpin Evan Dimas Dkk. Indra Sjafri meminta seluruh pemain yang baru saja meraih trofi AFF Cup U-19 kembali ke Sidoarjo Jawa Timur, paling lambat, Kamis (26/9) malam.

    Jika tidak, pria asal Sumatera Barat itu tak akan segan-segan melakukan pencoretan. Pemain harus segera kembali ke Sidoarjo karenaa program latihan untuk Kualifikasi Piala Asia U-19 sudah harus dimulai, Jumat. (27/9).

    "Sebelum pulang semua sudah harus kembali ke Sidoarjo besok (26/9)malam. Jika tidak saya tidak akan menerimanya lagi," kata Indra Sjafri saat ditemui di Hotel Atlet Century Senayan, Rabu (25/9).

    Ia mengungkapkan, persaingan untuk menembus skuat inti di Kualifikasi AFC Cup U-19. Indra menyatakan akan memprioritaskan pemain yang punya disiplin tinggi.

    "Stok pemain muda sangat banyak. Keluar 10 orang, masuk 20 orang. Jadi saya tidak pernah khawatir," ujarnya.

    Indra mengungkapkan akan menambah skuat inti dari 20 orang menjadi 23 orang. Hal ini dilakukan karena AFC membolehkan mendaftarkan 23 orang.

    Tambahan pemain akan diambil dari 11 pemain yang sebelumnya ikut seleksi jelang AFF Cup U-19. "Di Sidoarjo ada 30 pemain yang gabung. Nanti dikerucutkan jadi 23 orang," ungkapnya.

    Indonesia tergabung tergabung di Grup G Kualifikasi Piala Asia U-19 bersama Korea Selatan, Laos dan Filipina. Laos jadi lawan pertama Garuda Jaya pada 8 Oktober, lalu Filipina 10 Oktober dan Korea Selatan 12 Oktober. (jawapos)
  • Oktober, Timnas U-19 Sudah Ditunggu Korsel Di Piala Asia U19

    Timnas U-19 - NET
    Seputar Timnas - Timnas U19 Indonesia sukses menjuarai Piala AFF U19 2013 usai mengalahkan Vietnam 7-6 lewat drama adu penalti dalam laga final di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (22/9) malam.

    Usai sukses menjadi juara baru Asia Tenggara, skuat Indra Sjafri sudah ditunggu Korea Selatan di babak kualifikasi Grup G Piala Asia U19 2014 pada Oktober mendatang.

    Indonesia satu grup bersama juara bertahan Korea Selatan, Filipina, dan Laos. Evan Dimas dan kawan-kawan akan memulai perjuangnya dengan menghadapi Laos di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada 8 Oktober.

    Timnas U19 Indonesia, selang dua hari kemudian, akan menjajal Filipina di Stadion Petrokimia Gresik. Terakhir adalah Korea Selatan pada 12 Oktober.

    Korsel, yang sudah 12 kali menjadi juara, berstatus sebagai juara bertahan. Sementara, Indonesia pernah sekali menjadi juara pada 1961.

    Pada 1967 dan 1970, timnas Indonesia hanya mampu menjadi runner-up setelah kalah dari Israel (0-3) dan Myanmar (0-3) di partai final.[Republika]
  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan