-
Tampilkan postingan dengan label Piala AFF U-19. Tampilkan semua postingan
PSSI Optimistis Timnas U-19 Lolos Piala Asia
![]() |
| Djohar - Republika |
"Saya yakin lolos, karena kualifikasi nanti digelar di negeri sendiri. Sudah pasti dukungan penonton akan luar biasa, dan itu harus dimanfaatkan," kata Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husin, Senin, 23 September 2013.
Keyakinan Djohar itu didasari oleh kesuksesan Evan Dimas cs. mengalahkan tim Vietnam dan menjuarai Piala Federasi Sepak Bola Asia Tenggara U-19, semalam.
Meski begitu, tampaknya jalan tim Indonesia melaju di Piala Asia tidak akan mudah. Pasalnya di babak kualifikasi tim Indonesia berada di Grup G bersama juara 12 kali Piala Asia U-19: tim Korea Selatan.
Di babak kualifikasi Grup G yang akan digelar di Sidoarjo mulai 8 Oktober mendatang, Indonesia juga tergabung bersama semifinalis Piala AFF U-19, Laos dan Filipina.
Pada pertandingan pertama, tim Garuda Muda akan ditantang Laos di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. "Harapan lolos ada. Karena selain juara grup, enam runner-up terbaik juga lolos ke Piala Asia," ujar Djohar lagi. "Mudah-mudahan para pemain kembali menunjukkan performa yang baik."
Tim asuhan Indra Syafri sendiri saat ini diliburkan usai menjuarai Piala AFF U-19. Mereka akan kembali berlatih bersama pada Jumat mendatang di Sidoarjo.
Piala Asia U-19 sendiri adalah babak kualifikasi untuk lolos ke Piala Dunia U-20 yang digelar di Selandia Baru pada 2015. Empat tim terbaik di akhir turnamen akan menjadi wakil Konfederasi Sepak bola Asia di turnamen yang banyak melahirkan bintang sepak bola dunia itu.[tempo]
Gubernur Sulbar Hadiah Maldini Sebuah Rumah
![]() |
| Aksi Maldini - NET |
Hadiah itu disampaikan Anwar ketika menjamu Maldini di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (24/9). Hadiah itu pantas diberikan karena Maldini Dkk, juara AFF Cup U-19 tepat d Hari Ulang Tahun (HUT) Sulbar ke-9.
"Saya berikan satu unit rumah untuk Maldini. Semoga hadiah ini semakin mendongkrak prestasi Maldini," kata Anwar, seperti dilansir Radar Sulbar, Rabu (25/9).
Pada jamuan itu, Gubernur Sulbar tak hanya mengajak Maldini, tapi juga ayahnya, Paulus Pali, pelatih Maldini di Mamuju, dan beberapa rekan-rekan Maldini. Anwar sangat terharu mendengar perjalanan karir Maldini di dunia sepakbola, terutama di saat-saat awal proses pembinaan di Mamuju.
Anwar berjanji, selain memberikan hadiah kepada Maldini, pihaknya juga akan lebih serius memberikan perhatian pada pembinaan pesepakbola muda.
Terlebih saat pertemuan dengan Maldini, Anwar juga berjumpa dengan Rian R. Fabregas, pesepakbola belia asal Mamuju yang berprestasi di Asean Primaru School Sport Olympiad (APSSO) 2011 di Yogyakarta.
"Kalau Maldini saya hadiahi rumah, maka Fabregas saya akan sekolahkan di Ragunan," kata Anwar. (jawapos)
Indra Sjafri Fokus Hadapi Korea Selatan Di Kualifikasi Piala Asia U-19
![]() |
| Timnas U-19 - TRIBUN |
Indonesia masuk ke dalam Grup G bersama Korea Selatan, Laos, dan Filipina di kualifikasi ini. Usai mengukir sejarah manis dengan merengkuh trofi Piala AFF 2013, kini skuat timnas U-19 diistirahatkan selam empat hari.
Menurut Indra, di atas kertas timnya bisa mengimbangi permainan Laos dan Filipina. Namun tentang Korsel, pihaknya masih terus memikirkan strategi apa yang cocok untuk meredam permainan ofensif mereka.
Agar bisa berlaga di putaran final, punggawa Garuda Muda harus terlebih dulu sukses di babak penyisihan grup. Minimal mereka harus menyabet posisi runner-up terbaik.
Indra mengaku tidak akan menggunakan muka baru di kualifikasi nanti. Ia lebih memilih mempertahankan skuat juara yang ada, ditambah beberapa pemain yang sempat mengikuti Pelatnas di Sidoarjo.
“Saat ini, seluruh staf dan pemain mendapat waktu libur empat hari. Tim kemudian akan kembali berkumpul pada tanggal 28 September, dan memulai latihan untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia di Sidoarjo,” ujar Indra kepada Goal Indonesia.
“Dari sekarang, kami tim pelatih sudah berpikir bagaimana mengatasi Korea Selatan. Sekarang biar pemain menikmati momen indah dulu. Setelah 22 tahun tidak juara, akhirnya Indonesia bisa berprestasi. Gelar ini tak hanya milik pemain dan ofisial saja, namun seluruh bangsa Indonesia," tegasnya.
Sebetulnya, selain Indonesia, Laos, Filipina, dan Korsel, Grup G dihuni lima tim. Namun satu kontestan lagi, Guam, menarik diri berpartisipasi dengan alasan yang kurang jelas, sehingga Grup G akhirnya hanya berisi empat kontestan.
Masing-masing juara grup, lima dari zona Barat dan empat dari wilayah timur, serta enam tim peringkat terbaik, otomatis akan lolos ke putaran final Oktober 2014. Ditambah tuan rumah Myanmar, akan ada 16 tim yang berlaga di putaran final Piala Asia U-19.
Sementara itu, kebahagiaan double dirasakan oleh salah satu punggawa Timnas U-19, Ilham Udin Armaiyn. Tak hanya biaya menuntut ilmu yang akan ditanggung Badan Tim Nasional (BTN), Ilham juga dikabarkan bakal mendapat bonus Rp100 juta dari Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus.
Bonus uang tunai tersebut, akan diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Malut yang juga Bupati Kepulauan Sula itu pada 27 September 2013, atau bertepatan dengan pembukaan kejuaraan sepak bola AHM Cup di Ternate. Penghargaan diberikan, sebagai bentuk apresiasi kepada Ilham sebagai putra daerah yang mengharumkan nama Indonesia. (goal)
DPD Golkar Malut Akan Beri Bonus Rp 100 Juta Untuk Ilham Udin Armaiyn
![]() |
| Ilham Uddin - BOLA |
"Ketua DPD Golkar Malut juga memberikan bonus kepada orangtua pemain asal Ternate itu berupa ongkos naik haji (ONH)," kata Ketua Bidang Komunikasi DPD Partai Golkar Malut, Syawaluddin Damopolii di Ternate, Senin (23/9/2013).
Bonus uang tunai dan ONH tersebut akan diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Malut yang juga Bupati Kepulauan Sula itu pada 27 September 2013 atau bertepatan dengan pembukaan kejuaraan sepak bola AHM Cup di Ternate.
Ia mengatakan, DPD Golkar Malut sangat berkepentingan mengembangkan semua olahraga, termasuk sepak bola, demi meningkatkan prestasi para remaja dan pemuda di Malut.
Syawaluddin mengatakan, kehadiran Ilham sebagai salah satu pemain yang berhasil membawa Timnas U-19 menjuarai piala AFF harus diberi penghargaan. Karena selain menjadi pemain timnas, Ilham merupakan putra daerah asal Malut yang bisa bermain di pentas internasional.
DPD Golkar Malut juga akan menggelar turnamen AHM Cup sebagai salah satu ajang mencari pemain-pemain muda potensial untuk dibina pelatih asing yang akan didatangkan kemudian.
"Kepedulian AHM dalam turnamen ini adalah mencari pemain muda, sehingga bisa menjadi pemain terbaik yang berprestasi di dunia sepak bola, karena turnamen AHM ini akan mencari pemain muda terbaik kemudian disekolahkan di Inggris dan Belanda, sehingga pemain terbaik seperti Ilham Udin Armaiyn juga bisa lahir dari Malut," ujarnya.
Ilham merupakan satu-satunya pemain kebanggaan kelahiran Lelei, Kabupaten Halmahera Selatan, yang menjadi penentu bagi timnas Indonesia setelah mencetak satu gol ke gawang Malaysia dengan hasil akhir 1-1, sehingga membawa Indonesia ke semifinal berhadapan dengan Timor Leste.
Pada babak semifinal tersebut, Ilham juga berhasil menyumbangkan satu gol bagi Timnas Indonesia yang berhasil menang 2-0 atas Timor Leste tersebut dan di babak final melawan Vietnam ia berhasil membawa Indonesia sebagai juara lewat adu penalti setelah menunggu 22 tahun lamanya sejak Indonesia meraih emas di SEA Games Manila.[kompas]
Dua Gubernur Siapkan Bonus Untuk Skuad U-19
![]() |
| Ilham Udin Armayn - BOLANET |
Bedanya Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh akan spesifik memberi bonus kepada Malidini Pali, yang merupakan putra asli asal Mamuju. Sementara Gubernur Malut Thalib Armain akan memberikan bonus kepada dua pemain timnas U-19 asal Ternate, Ilham Udin Armayn dan Mahdi Albar.
Kemenangan itu sangat berarti bagi Sulbar. Itu karena gelar juara yang diraih Maldini dkk diraih tepat saat Sulbar merayakan hari ulang tahun ke-9, pada 22 September 2013.
“Saya berharap Maldini segera pulang ke Mamuju. Saya mau bertemu. Saya harus beri dia hadiah, sebab Maldini sudah memberi hadiah untuk kita semua pada HUT Sulbar yang kesembilan kali ini,” tutur Anwar, seperti dilansir Radar Sulbar (JPNN Grup), Senin (23/9).
Di Ternate Maluku Utara, kemenangan Timnas Indonesia U-19 disambut dengan pawai. Gubernur Malut Thaib Armain menjadikan bonus kepada Ilham, bersama rekannya Mahdi Albaar.
“Keberhasilan Ilham dan Mahdi ini adalah wujud pembuktian bahwa generasi kita di Malut juga memiliki kemampuan di bidang olahraga, pemerintah provinsi akan berikan mereka bonus,” kata Thaib. (Jawapos)
Roy: Timnas U-19 Jangan Tergoda Rayuan Iklan
![]() |
| Timnas U-19 - BOLANET |
"Saya pesan termasuk ke pelatih, kekompakan mereka jangan diganggu misalnya oleh kepentingan-kepentingan adanya iklan. Hal ini akan akibatkan tidak kompak," ujar Roy di kompleks Istana Negara, Jakarta, Senin, (23/9).
Roy menyatakan dalam menjaga kekompakan, jangan sampai ada pemain yang diperlakukan khusus. Semua pemain, tuturnya, harus diperlakukan adil. Kemenangan Timnas, kata dia, bukan karena satu orang semata, tapi kerjasama semua pemain.
Menteri asal Partai Demokrat itu mengakui, dengan menjadi terkenal apalagi sampai juara, tentu saja akan banyak tawaran mempromosikan produk tertentu. Makanya, Roy mengingatkan agar rayuan menjadi bintang iklan jangan sampai mengganggu kekompakan tim yang bisa mempengaruhi menurunnya prestasi.
"Semalam yang saya lihat tokoh yang kemudian diangkat dan ditonjolkan ada Ilham. Saya sudah bicara langsung tadi pagi, saya pesankan, kebetulan saja yang ini jadi penentu. Ini adalah kerja tim. Jangan sampai menjadi soal. Ini adalah kerja tim," kata Roy.
Terakhir, Roy berpesan agar pemain U-19 diberi istirahat yang cukup selama 2 hari ke depan agar dapat mempersiapkan diri untuk AFC.
"Saya juga cari waktu untuk bisa bicara keapda mereka sekaligus memberikan harapan dan ucapan terima kasih dari Pemerintah dan masyarakat. Ini kemenangan bersama," kata Roy. (Jawapos)
Suskes di U-19, Indra Sjafri Berpeluang Naik Pangkat
![]() |
| Indra Sjafri - ANTARA |
Kepastian tersebut ditegaskan ketua umum BTN, La Nyalla Mahmud Mattalitti kemarin (23/9). Menurut La Nyalla, pihaknya menganggap Indra sudah mampu merealisasikan target juara di Piala AFF.
"Makanya, kami tetap memberi kepercayaan kepadanya untuk memimpin anak-anak di laga selanjutnya," ujar La Nyalla.
Dengan diperpanjangnya kembali masa kerjanya, maka pria kelahiran Padang, 50 tahun yang lalu itu bakal mendapat tugas lebih berat lagi. Ya, bulan depan timnas AFF U-19 akan melakoni lagi perjuangannya di level Asia, kali ini dalam babak kualifikasi Piala Asia U-19 yang akan mulai digelar 8 - 12 Oktober mendatang.
BTN menyebut posisi Indra bisa naik pangkat ke level yang lebih senior. Syaratnya, minimal untuk yang sudah di depan mata adalah membawa Garuda Jaya melenggang dari kualifikasi dan tampil di Piala Asia 2014, di Myanmar, tahun depan.
"Kami akan melihat lagi prestasinya nanti seperti apa. Kami tidak mau berandai-andai, kalau bagus, ya kenapa tidak," cetusnya.
Terkait dengan skuad Merah Putih saat ini, La Nyalla menegaskan bahwa tidak akan ada yang berubah. Tidak akan ada satu pun pemain yang terdepak dari timnas setelah Piala AFF kemarin. Hanya, dia tidak bisa memungkiri jika sudah ada rencana untuk menambahi jumlah pemain tersebut.
Salah satunya dengan cara melakukan talent scouting ke beberapa daerah dalam beberapa pekan ke depan.
"Karena masih banyak potensi pemain muda di daerah yang masih belum terdeteksi. Seperti dari daerah Papua, kan tidak ada yang masuk ke timnas saat ini, padahal di sana kan banyak pemain bagus," bebernya.
Lebih lanjut, La Nyalla berharap skuad yang ada di Piala AFF ini tidak banyak dibongkar-pasang untuk ajang berikutnya. Artinya, skuad ini akan terus dipertahankan sesuai dengan level usianya.
"Bukan tidak mungkin mereka akan tetap bertahan sampai SEA Games 2017, dan tetap dipimpin coach Indra Sjafri," jelasnya.
Sementara itu, Indra Sjafri membenarkan bahwa dirinya sudah ditunjuk kembali membesut Garuda Jaya untuk kualifikasi piala AFC. Indra menjelaskan bahwa dalam meeting tim pagi kemarin (23/9), Joko Driyono (Sekretaris Jenderal PSSI) menyatakan bahwa saya melanjutkan tugas sebagai pelatih timnas U-19.
"Tentu itu berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan mereka. Saya sebagai pelatih siap saja menjalankan amanah ini," katanya. Indra mengatakan untuk saat ini, timnya sedang menjalani liburan. Pada kamis (26/9) malam depan tim akan kembali dikumpulkan untuk menjalani training center lagi.
"Kita ikuti perkembangannya, jika memang nanti venuenya tetap di Sidoarjo. Maka TC kami juga akan disini," jelasnya. Dia mengakui bahwa setelah pulang ke Jogjakarta, domisilinya saat ini. Dia akan mengunjungi pusara ibundanya di Pekan Baru Riau. (jawapos)
Indra Sjafri: Sepak Bola Itu Sederhana, Hanya Perlu Cetak Gol Dan Tidak kebobolan
![]() |
| Indra Sjafri - VIVA |
Rupanya, kesederhanaan Indra tak hanya tercermin dalam caranya berpakaian, tetapi juga dalam hal meramu taktik. Meskipun berhasil mempersembahkan gelar Piala AFF U-19 2013, pelatih asal Sumatera Barat itu menyebut sepak bola yang diterapkannya adalah sepak bola sederhana.
"Sepak bola itu sederhana. Kita hanya perlu berusaha mencetak gol sebanyak-banyaknya dan berjuang agar tidak kebobolan. Sudah, itu saja intinya," kata Indra Sjafri berbincang dengan Republika Online di Hotel The Sun, Sidoarjo.
Juru taktik kelahiran 2 Februari 1963 itu tak pernah meminta para pemainnya untuk bermain cantik. Asalkan bisa menyerang, mencetak gol, dan memetik kemenangan, bentuk permainan seperti apapun sah-sah saja untuk dilakukan anak-anak asuhnya di lapangan.
Kadang melalui serangan sayap, umpan langsung dari lini tengah, serangan balik, juga tendangan spekulasi dari luar kotak penalti.
Semua itu, ujar Indra, karena dirinya enggan menambah beban pikiran kepada para pemain. ''Tidak ada pakem khusus. Hanya satu yang selalu saya tekankan, tampil tenang menguasai bola dan menyerang,'' katanya.[republika]
SBY: Saya Bersyukur Dan Bangga Kepada Para Pahlawan Sepak Bola U-19
![]() |
| Akun Twitter SBY - Ian Calico |
Presiden Yudhoyono mengaku bangga atas prestasi skuad Indra Sjafri yang berhasil keluar sebagai juara.
Saya bersyukur. Saya bangga. Terima kasih para pahlawan sepak bola U-19. Anda semua telah mengharumkan nama Indonesia. *SBY*
— S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) September 22, 2013
“Saya bangga. Terima kasih para pahlawan sepak bola U-19. Anda semua telah mengharumkan nama Indonesia,” kata Presiden SBY dalam akun twitter yang diunggahnya semalam.
Alhamdulillah, Indonesia menang dlm pertandingan sepak bola Piala AFF U-19. Saya menyaksikan jalannya "Adu Penalti" dr Palembang. *SBY*SBY bersyukur skuad Indra Sjafri berhasil mengalahkan Vietnam 7-6 lewat adu penalti yang berlangsung dramatis. Presiden mengaku menyaksikan jalannya adu penalti dari Palembang.
— S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) September 22, 2013
Presiden SBY saat itu sedang berada di Palembang untuk membuka Pesta Olahraga Negara-Negara Islam atau Islamic Solidarity Games (ISG) 2013.
"Alhamdulillah, Indonesia menang dalam pertandingan sepak bola Piala AFF U-19. Saya menyaksikan jalannya adu penalti dari Palembang," katanya.[republika]
Juara, Indra Sjafri Titikan Air Mata
![]() |
| Indra Sjafri - Fajar Bolanet |
Sebuah pelega dahaga di tengah kering gelar timnas Indonesia sekaligus modal besar jelang kualifikasi Piala Asia U19 di Grup G bersama Korea Selatan, Laos dan Filipina pada Oktober mendatang.
Kemenangan Indonesia ditentukan lewat penendang kesembilan. Kiper Ravi Murdianto mampu menepis tendangan Nguyen Phong. Lalu, keberhasilan itu dipastikan setelah Ilham Udin Armain mencetak gol ke pojok kanan gawang Vietnam.
Gol Ilham tersebut memastikan Indonesia menang 7-6 via adu penalti. Pelatih Timnas U19 Indonesia, Indra Sjafri, langsung menitikkan air mata usai Ilham Udin sukses mengeksekusi bola ke gawang Vietnam.
Usai pertandingan, Indra berharap pencapaian Garuda Jaya ini bisa menjadi momentum kebangkitan sepak bola nasional.
"Pertama, yang ingin saya sampaikan, jadikan kemenangan hari ini sebagai momentum kemajuan sepak bola Indonesia," ucap Indra seperti dikutip situs Ligaindonesia. "Turnamen ini akan menjadi pelajaran bagi pemain.''
''Kita harus berbahagia dengan kemenangan ini, apalagi setelah 22 tahun tidak dapat gelar," tandas pelatih berusia 50 tahun ini.[republika]
Menpora : Alhamdulillah .... Luar Biasa !
![]() |
| Roy Suryo - IST |
Bertanding di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (22/9) malam, anak asuh Indra Sjafrie itu menang adu penalti dengan skor akhir 7-6, setelah pada pertandingan sebelumnya berakhir dengan kedudukan 0-0.
"Alhamdulillah .... Luar biasa ! Ini merupakan sejarah baru prestasi persepakbolaan Indonesia, bersama-sama dengan sukses pembukaan Islamic Solidarity Games (ISG) di Palembang. Kita apresiasi perjuangan Timmas U-19," kata Roy Suryo di Palembang.
Menurut dia, perjuangan untuk meraih juara bagi Timnas U-19 bukan perkara mudah. Lawan juga memberikan perlawanan yang tidak kalah sengitnya. Meski demikian, Evan Dimas dan kawan-kawan lebih beruntung dan memenangkan pertandingan.
Untuk memenangkan pertandingan, kata dia, Timnas U-19 bahkan harus ditentukan dengan adu penalti. Bahkan, tim Garuda Muda ini sempat tertinggal sebelum akhirnya mampu menyusul gol yang diciptakan pemain Vietnam.
"Dengan semangat yang tinggi mereka mampu memberikan yang terbaik," kata Roy.
Kemenangan anak asuh Indra Sjafrie atas Vietnam ini ditentukan oleh penendang kesembilan yaitu Ilham Udin Armayn. Tendangan pemain asal Ternate ini tidak bisa dijangkau kiper Vietnam meski arah tendangannya sudah terbaca.
Begitu juga dengan kiper Indonesia, Ravi Murdianto. Penjaga gawang ini bermain cukup gemilang selama 90 menit waktu normal dan ditambah 2 X 15 menit perpanjangan waktu. Begitu juga saat tendangan adu pinalti.
Ravi Murdianto bahkan mampu menggagalkan dua tendangan pinalti pemain Vietnam. Dengan prestasi ini kiper yang selalu diandalkan oleh pelatih Indra Sjafrie menjadi pilihan utama ini layak dinobatkan sebagai pemain terbaik.
Raihan juara bagi Timnas U-19 di Piala AFF 2013 bisa dijadikan pemuas dahaga bagi persepakbolaan di Tanah Air karena prestasi tertinggi sepak bola Indonesia terakhir kali diraih saat SEA Games 1991.[republika]
Kiper Timnas : Ini Penantian Panjang Indonesia
![]() |
| Ravi Murdianto - NET |
Indonesia harus menjalani pertandingan sengit melawan Vietnam. Gawang Indonesia pun beberapa kali terancam melalui tendangan para pemain Vietnam dari dalam kotak penalti. Beruntung, peluang-peluang itu berhasil digagalkan Ravi.
Kegemilangan Ravi berlanjut ketika pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti. Ravi sukses menepis penendang terakhir Vietnam. Indonesia pun akhirnya memastikan kemenangan melalui Ilham Udin.
"Sebelum memasuki lapangan, saya hanya berpikir satu hal. Saya harus menampilkan permainan terbaik agar bangsa ini bisa kembali menjadi juara," ujar Ravi seperti dikutip dari Republika Online di Hotel The Sun Sidoarjo usai pertandingan.
"Saya sangat bersyukur. Selain menjadi sejarah, ini juga merupakan penantian panjang masyarakat setelah 22 tahun kita tak pernah juara," ujar Ravi.[Republika]
BTN: Bonus Juga Menanti Timnas U-19
![]() |
| Timnas U-19 - BOLANET |
Sekretaris BTN PSSI, Sefdin Syaifuddin mengatakan, bonus tersebut akan disiapkan secara khusus ketua BTN untuk para pemain Timnas Indonesia U-19. Meski demikian, Sefdin masih enggan membocorkan berapa besaran bonus yang akan diberikan.
"Ada bonus, jadi untuk urusan bonus besarannya berapa itu wewenang ketua BTN. Karena selama ini yang mengeluarkan bonus itu ketua tim BTN yang waktu tim senior kemarin lawan Filipina juga lawan Filipina, yang waktu tim senior kemarin itu kan USD 20 ribu, yang U-23 prestasi saat ke Singapura USD 15 ribu," ujar Sefdin saat dihubungi KBR68H, Sabtu (21/9).
Kemarin, Timnas Garuda Muda akhir lolos ke final Piala AFF 2013 setelah menekuk Timnas Timur Leste 2-0. Tim asuhan Indra Sjafrie akan menghadapi Timnas Vietnam U-19 yang lolos ke final setelah mengalahkan Laos 1-0 kemarin sore di Stadion Petrokimia Gresik.[ KBR68H]
Djohar Arifin Yakin Timnas U-19 Rebut Juara AFF
![]() |
| Djohar Arifin- INILAH |
Indonesia akan menghadapi Vietnam di laga final. Pada laga kualifikasi grup, Indonesia berhasil dibungkam Vietnam. Tapi, Djohar meyakini Garuda Muda bisa berhasil menjungkalkan Vietnam di final.
"Hasil positif lawan Timor Leste ini merupakan modal bagus untuk membangkitkan semangat para pemain jelang babak final. Di partai puncak nanti, saatnya kita ganti menaklukan Vietnam untuk menjadi juara," tegas Djohar seperti dikutip goal.com.
Dia mengapresiasi perjuangan para pemain yang menurutnya sudah bermain luar biasa lawan Timor Leste."Terima kasih atas perjuangan para pemain yang berhasil mempersembahkan kemenangan. Mereka semua tampak menikmati permainan dan bermain luar biasa," tutur Djohar.(LIPUTAN6)
Evan Dimas: Tak Lengkap Jika Ke Final Tanpa Juara
![]() |
| Evan Dimnas - IST |
Evan Dimas, kapten Timnas U19 Indonesia, mengaku tidak akan melewatkan kesempat mempersembahkan gelar juara bagi rakyat Indonesia.
“Indonesia dua kali gagal di final Piala AFF sebelumnya,'' kata Evan seperti dikutip Bolaindo. ''Jadi, untuk kali ini, saya ingin mempersembahkan gelar juara untuk masyarakat Indonesia.''
Evan menilai timnya dalam kesempatan bagus untuk mewujudkan mimpi tersebut. Karena, Indonesia sebagai tuan rumah yang didukung puluhan ribu supporter secara langsung.
Dia sekaligus meminta doa seluruh masyarakat Indonesia agar diberi kekuatan untuk menjadi juara di AFF U-19 Youth Championship 2013.
“Menembus final prestasi yang bagus. Tapi, itu tidak akan lengkap kalau tidak sekalian merebut gelar juara. Saya belum puas kalau hanya di final,” tutur pemain asli Surabaya ini.[republika]
Kisah Ilham Udin, Si Anak Yatim Sang Pahlawan Timnas
![]() |
| Ilham Uddin - BOLANET |
Selepas kepergian sang ayah, remaja asal Lelei, Maluku Utara itu kian termotivasi membahagiakan ibundanya melalui sepak bola. Paman Ilham, Safrin, yang melihat talenta sang keponakannya itu lantas mendaftarkan Ilham ke Sekolah Sepak Bola (SSB) Tunas Gamalama di Ternate.
Tanpa ragu, Ilham pun menerima tawaran pamannya. Ia bergabung dengan SSB tersebut meskipun jarak antara Lelei dan Ternate tidaklah dekat. "Sekitar delapan jam melalui perjalanan laut," Ilham mengisahkan pengalamannya kepada sejumlah wartawan di The Sun Hotel, Sidoarjo.
Jauhnya jarak tak menyurutkan semangatnya. Berkat doa dan semangat dari sang ibu, Ilham selalu semangat mengejar cita-cita. Ibu, kata Ilham, berharap ia bisa sukses dan menjadi tulang punggung keluarganya kelak. "Motivasi dari ibu yang membuat saya tak pernah menyerah," kata anak keempat dari enam bersaudara tersebut.
Kini, masa depan cerah sudah menanti remaja kelahiran 10 Mei 1996 itu. Maklum, Ilham telah menjelma sebagai bintang tim nasional U-19 Indonesia. Keberhasilan skuat Garuda Jaya menembus final Piala AFF 2013 pun tak terlepas berkat peran pentingnya. Bukan hanya lihai dalam mengacak barisan sayap pertahanan lawan, Ilham juga memiliki naluri mencetak gol yang sangat tinggi.
Empat gol sudah disumbangkan Ilham selama membela timnas U-19. Ia berhasil menjadi pencetak gol terbanyak ketiga. Ilham terpaut dua gol dari striker Vietnam Nguyen Van Toan dan tertinggal satu gol dari rekannya, Evan Dimas.
Para pecinta sepak bola Indonesia mungkin tidak akan bisa melihat timnas U-19 berlaga di final melawan Vietnam di Gelora Delta Sidoarjo, nanti malam, andaikan Ilham tak mencetak gol penyeimbang ketika melawan Malaysia pada laga pamungkas Grup B, 18 September. Gol Ilham pada menit ke-53 itu memastikan Indonesia melaju ke semifinal dan menyingkirkan Malaysia.
Taji Ilham pun terus berlanjut pada laga semifinal melawan Timor Leste di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jumat (20/9) malam. Mengandalkan kecepatan dan kelihaiannya dalam menggocek, Ilham berhasil mencetak gol pembuka Indonesia pada menit kesembilan.
Gol Ilham itu membuat para pemain timnas U-19 semakin percaya diri untuk menjalani pertandingan. Indonesia pun menang dengan skor dua gol tanpa balas setelah Muhammad Hargianto pada menit ke-60.
Kini, Ilham akan berusaha keras untuk melanjutkan kontribusinya ketika Indonesia akan menghadapi partai final melawan Vietnam. "Saya akan bekerja lebih keras untuk membawa Indonesia meraih kemenangan dan menjadi juara. Saya optimis Indonesia bisa," ujarnya.[Republika]
Indra Sjafri Tak Percaya Kutukan Timnas
![]() |
| Indra Sjafri - NET |
Kekhawatiran itu kembali muncul ketika Timnas U19 Indonesia menghadapi Vietnam di laga final Piala AFF U19 2013 di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad (22/9) malam ini.
Tapi pelatih Timnas U19 Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan bahwa kutukan itu tidak ada.
Ini hanyalah soal waktu untuk bisa menunjukkan kekuatan Indonesia sebenarnya.
“Semua bisa terjadi di sepakbola. Siapa yang siap secara fisik dan mental mereka, yang akan bisa menjadi juaranya,” kata Indra.
Indra mengatakan doa dan dukungan masyarakat dalam setiap kali Garuda Jaya menjalani pertandingan merupakan sinyal positif untuk mewujudkan impian tersebut.
“Jangan bicara kutukan, itu bisa membebani kami secara tim,” tambahnya. ''Yang bisa kami upayakan selain soal teknis adalah berdoa. Semoga Allah memberikan jawaban atas doa kami ini.''[republika]
Prediksi Skor Indonesia U-19 VS Vietnam U-19 Tgl 22 September 2013
![]() |
| Ilustrasi - MRBOLA |
Semangat besar dan motivasi untuk meraih gelar juara di kandang sendiri sangat besar di dalam tim besutan Indra Sjafri. Dan sang pelatih sendiri, menyebutkan, “Kami tak mau terjerumus untuk kedua kalinya. Kami harus menang atas Vietnam. Jajaran pelatih sudah mengevaluasi beberapa kelemahan di penyisihan. Kami akan menerapkan taktik khusus.”
Dan ucapan ini bukan isapan jempol belaka. Terbukti, Indonesia memang senantiasa tampil ofensif dalam tempo tinggi sepanjang gelaran AFF U19. Raihan 6 dari 13 gol yang dicetak Garuda Muda terjadi pada 15 menit pertama. Lewat aksi Ilham Udin Armaiyn, sosok penyerang juga senantiasa mencetak gol dalam dua laga terakhir. Serta visi bermain Evan Dimas yang sangat cemerlang.
Akan tetapi, Vietnam bukanlah lawan mudah. Ada gelandang jenius Nguyen Cong Phoung. Skuad Guillaume Grachen juga sudah terbiasa tampil bersama. Timnas Vietnam juga tergolong siap bertarung selama full 90 menit. Hasil gol-gol kala menang 1-0 dari Malaysia dan Laos, memang terjadi di atas menit 75. Salah satu yang juga berbahaya adalah, bomber Nguyen Van Toan, sang top skor ajang ini dengan enam gol.
Bicara Sejarah, Timnas Indonesia tertinggal dari Vietnam yang sudah dua kali masuk final AFF U19. Namun, tak ada kata terlambat. Karna didukung oleh suporter fanatik yang siap penuhi Stadion, asalkan mengurangi keegoisan dan tak boros peluang dan mampu bekerja sama dalam proses penyelesaian gol maka Garuda Muda siap memberikan gelar pertama Indonesia dan membuat sejarah.
5 Pertandingan terakhir Indonesia U19
20 Sep 2013: Timor Leste U19 [1-2] Indonesia U19
18 Sep 2013: Indonesia U19 [1-1] Malaysia U19
16 Sep 2013: Indonesia U19 [3-1] Thailand U19
14 Sep 2013: Indonesia U19 [1-2] Vietnam U19
12 Sep 2013: Myanmar U19 [1-2] Indonesia U19
5 Pertandingan terakhir Vietnam U19
20 Sep 2013: Vietnam U19 [1-0] Laos U19
18 Sep 2013: Brunei U19 [1-6] Vietnam U19
14 Sep 2013: Indonesia U19 [1-2] Vietnam U19
16 Sep 2013: Myanmar U19 [1-3] Vietnam U19
12 Sep 2013: Vietnam U19 [1-0] Malaysia U19
Prediksi Skor Indonesia U-19 VS Vietnam U-19 Tgl 22 September 2013:
Indonesia [2-1] Vietnam
Kelemahan Timnas Vietnam Ada di Kantong Pelatih Indonesia
![]() |
| Indra Sjafri - ANTARA |
Indra mengakui timnas Vietnam bermain cukup bagus di babak penyisihan dan terbukti menjadi juara Grup B. Namun data statistik saat laga semifinal melawan Laos ternyata performa Vietnam menurun dan itu akan menjadi masukan tersendiri bagi Indonesia di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Minggu (22/9).
“Dari evaluasi itu kami sudah tahu yakin apa yang menjadi kekuatan maupun kelemahan timnas Vietnam,” kata Indra kepada wartawan di Sidoarjo, Sabtu (21/9).
Indra menambahkan, saat ini barisan Timnas Indonesia khususnya di pertahanan dan lini tengah terus dibenahi. Sebab, kekalahan sebelumnya melawan Vietnam adalah karena lemahnya koordinasi barisan belakang serta lini tengah.
Selain itu, Indra menekankan latihan pada finishing atau akurasi dari serangan agar bisa menciptakan gol. Selama ini serangan Indonesia sudah cukup bagus dari beberapa kali laga hanya saja finishingnya masih kurang maksimal.
Saat melawan Vietnam di final, skuat Indonesia siap diterjunkan secara penuh. Semua pemain siap diturunkan karena dalam kondisi fit. Kiper Ravi Murdianto yang sempat cidera di bawah pelipis mata juga sudah pulih. Namun, Indra belum bisa memastikan apakah kiper Ravi atau Rully Destrian yang akan diturunkan saat melawan Vietnam.
Di sisi lain, dua pemain andalan Timnas Indonesia U-19 Ilham dan Evan Dimas mengaku sudah siap membalas dendam kekalahan melawan Vietnam di final nanti. Kekalahan di laga sebelumnya justru menjadi cambuk bagi mereka untuk menebus kekalahan. “Itu memotivasi saya tidak mau kalah lagi melawan dia (Vietnam),” kata Ilham.
Senada Ilham, Evan juga tidak sabar siap menghadapi Vietnam. Meski Vietnam merupakan tim bagus dan kompak, dirinya tidak akan pernah gentar melawan. “Maka kita harus konsentrasi, kerja keras dan lebih mati-matian lagi saat di final,” kata Evan. (metrotv)
Indonesia Muda Taklukkan Myanmar 2-1
Seputar Timnas - Indonesia mengalahkan Myanmar 2-1 dalam lanjutan penyisihan Grup B Piala AFF U-19 di Stadion Petrokimia, Kamis (11/9/2013) malam. Gol Indonesia diciptakan oleh Evan Dimas dan Putu Gede.
Sejak kick-off, Indonesia langsung tampil menekan. Hasilnya, Evan Dimas sudah membuka keunggulan bagi Garuda Muda saat laga baru berjalan lima menit. Gol itu diciptakannya lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti lawan.
Indonesia nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-12, lagi-lagi lewat Evan. Namun sundulan kapten tim tersebut masih melebar dari gawang Myanmar.
Indonesia akhirnya mendapatkan gol kedua dari Putu Gede yang merobek gawang Myamar pada menit ke-15. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Myanmar setelah tendangan sudut, Putu melepaskan tendangan mendatar, mengecoh Myo Min Latt yang sudah maju meninggalkan sarangnya.
Myanmar memangkas selisih melalui Nyein Chan Aung pada menit ke-16. Setelah lolos dari jebakan off-side, ia melesakkan tembakan dari kotak penalti menaklukkan kiper Ravi Mardianto.
Indonesia terus menguasai permainan, namun belum menciptakan gol tambahan. Babak pertama berakhir 2-1.
Pada babak kedua, Indonesia masih melakukan tekanan kepada tim lawan, dikomando Evan. Namun penyelesaian kurang tajam membuat mereka belum mampu menciptakan gol. Myanmar pun tak mau begitu saja terbawa permainan Indonesia dan beberapa kali keluar menyerang.
Mendekati menit akhir pertandingan, Indonesia nyaris menambah selisih gol, namun kiper Myanmar My Min Latt masih mampu membendung bola.
Hingga pertandingan berlangsung, kedudukan tetap 2-1 untuk Indonesia. Selanjutnya tim asuhan Indra Sjafri ini akan berhadapan dengan Vietnam, pada Sabtu (14/9/2013) malam. [republika]
Sejak kick-off, Indonesia langsung tampil menekan. Hasilnya, Evan Dimas sudah membuka keunggulan bagi Garuda Muda saat laga baru berjalan lima menit. Gol itu diciptakannya lewat tendangan melengkung dari luar kotak penalti lawan.
Indonesia nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-12, lagi-lagi lewat Evan. Namun sundulan kapten tim tersebut masih melebar dari gawang Myanmar.
Indonesia akhirnya mendapatkan gol kedua dari Putu Gede yang merobek gawang Myamar pada menit ke-15. Memanfaatkan kemelut di depan gawang Myanmar setelah tendangan sudut, Putu melepaskan tendangan mendatar, mengecoh Myo Min Latt yang sudah maju meninggalkan sarangnya.
Myanmar memangkas selisih melalui Nyein Chan Aung pada menit ke-16. Setelah lolos dari jebakan off-side, ia melesakkan tembakan dari kotak penalti menaklukkan kiper Ravi Mardianto.
Indonesia terus menguasai permainan, namun belum menciptakan gol tambahan. Babak pertama berakhir 2-1.
Pada babak kedua, Indonesia masih melakukan tekanan kepada tim lawan, dikomando Evan. Namun penyelesaian kurang tajam membuat mereka belum mampu menciptakan gol. Myanmar pun tak mau begitu saja terbawa permainan Indonesia dan beberapa kali keluar menyerang.
Mendekati menit akhir pertandingan, Indonesia nyaris menambah selisih gol, namun kiper Myanmar My Min Latt masih mampu membendung bola.
Hingga pertandingan berlangsung, kedudukan tetap 2-1 untuk Indonesia. Selanjutnya tim asuhan Indra Sjafri ini akan berhadapan dengan Vietnam, pada Sabtu (14/9/2013) malam. [republika]
Langganan:
Postingan (Atom)



















