Tampilkan postingan dengan label Islamic Solidarity Games. Tampilkan semua postingan
  • Penampilan Andik Di Puji Pelatih Maroko

    Andik - NET
    Seputartimnas-  Pelatih timnas Maroko, yakni Benabich Hassan sangat mengapresiasi perjuangan para pemain Timnas Indonesia U-23 dalam partai final cabang olahraga Sepakbola Islamic Solidarity Games (ISG) III, di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, hari Minggu malam 29 September 2013.

    Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat penalti Alfin Tuasalamony pada menit ke-9. Tetapi dua gol Maroko di babak kedua akhirnya membuat tuan rumah harus puas merebut emas.

    Apresiasi tinggi diberikan kubu Maroko. Menurutnya, dari penampilan "Garuda Muda" yang dimotori Andik Vermansyah amat berbahaya.

    "Walaupun Indonesia kalah. Akan tetapi mereka memiliki para pemain yang mempunyai semangat juang tinggi Dan apalagi pemain bernomor punggung 21," ujar Hassan pada jumpa pers usai final.

    "Dia sangat bagus dan mempunyai kecepatan luar biasa saat menguasai bola serta beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Maroko. Walau berbadan mungil, Namun dia tidak gentar berduel dengan bek kami yang berbadan lebih besar," lanjut pelatih Maroko itu memuji.

    Saat timnya tertinggal pada babak pertama,Hassan menjelaskan anak asuhnya berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Dan kemampuan bangkit terus menguasai pertandingan di babak kedua menjadi kunci keberhasilan timnya untuk membalikkan keadaan.

    "Saya langsung intruksikan kepada para pemain. Tujuannya untuk terus memberikan tekanan ke pertahanan lawan dan hasilnya dibabak kedua para pemain bisa menguasai pertandingan dan menceploskan dua gol ke gawang Indonesia," ungkapnya. [net]
  • Kalah Atas Maroko,RD Akui Lawan Lebih Baik

    Timnas U-19 - IST
    Seputar Timnas - Antiklimaks di partai puncak ditunjukkan tim Indonesia U-23 dalam final sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) III, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, tadi malam (29/9). Sempat unggul 1-0, mereka harus takluk dari Maroko dengan skor 1-2. 

    Kegagalan Indonesia di partai puncak ISG ini seakan mengulang memori Indonesia di even-even besar. Berhasil mengalahkan lawan di kualifikasi grup, justru saat kembali bertemu di final, Indonesia malah kalah.
         
    Gol Indonesia dalam pertandingan final tadi malam dicetak oleh Alfin Tuasalamony melalui titik penalti pada menit ke-8. Sementara, gol Maroko dicetak oleh El Hassony Aymane pada menit ke-70 dan El Karti Walid pada menit ke-81.
         
    Permainan Indonesia di laga final tadi malam sejatinya tidak kalah. Menggunakan formasi tak berbeda jauh dengan semifinal saat melawan Turki. Bermain dengan 4-1-4-1, Indonesia terlihat lebih bertahan dan menunggu Maroko keluar menyerang.
        
    Memegang kendali permainan, Maroko mencoba terus menekan pertahanan Indonesia dengan ball possession yang mereka peragakan. Namun, gol justru datang bagi Indonesia setelah pemain belakang lawan melakukan kesalahan.

    Alfin berhasil mengeksekusi tendangan Penalti pada menit ke-8. Hadiah diberikan kepada Indonesia setelah Bayu Gatra dilanggar oleh penjaga gawang, Maroko, Benachour Badreddin. Indonesia unggul 1-0 sampai turun minum.

    Memasuki babak kedua, Indonesia mempertahankan permainan. Sementara, Maroko mulai melakukan perubahan strategi. Pada menit ke-55 Essaidy Yosef nyaris menjebol gawang Kurnia Meiga, tapi tiang masih menyelamatkan gawan Indonesia.

    Belum maksimal, Maroko memasukkan El Hassony Aymane. Masuknya El Hassony, membuat permainan Maroko lebih hidup." Dan, petaka bagi Indonesia pun datang pada menit ke-70, berawal dari tendangan bebas, antisipasi yang tidak sempurna dari pemain belakang Indonesia membuat bola jatuh ke kaki El Hassony. Sekali sepak, gol pun tercipta untuk Maroko. 1-1.

    Daya tahan fisik Indonesia memang terlihat cukup menurun dibanding Maroko yang bermaterikan pemain-pemain U-20. Pada menit ke-81, kekhawatiran pelatih Rahmad Darmawan pun terbukti.

    Karena konstrasi yang menurun, El Karti Walid berhasil mengecoh Manahati Lestussen yang kurang ketat menjaganya. Sekali gocek, pemain bernomor punggu 18 itu berhasil menjebol gawang Kurnia Meiga. 1-2 untuk Maroko.

    Tertinggal, Indonesia sebenarnya memiliki dua kali kesempatan dari kaki Andik Vermansah. Sayang, sepakan pemain asli Persebaya Surabaya itu dua kali membentur tiang. Sampai peluti panjang dibunyikan, skor 1-2 bertahan untuk kemenangan Maroko.

    Kegagalan Indonesia ini, cukup menyesakkan. Mengingat, permainan apik di semifinal menurun pada laga final ini. Yang layak disorot adalah bagaimana konsntrasi pemain Indonesia pada menit-menit akhir.
          
    Meski sebelumnya Rahmad sudah mengantisipasi karena gol-gol yang diciptakan oleh pemain Maroko rata-rata terjadi di menit-menit akhir permainan, ternyata pemain Indonesia kecolongan juga.
         
    "Saya akui Maroko mendominasi banyak sekali kesempatan dan variasi serangan. Tapi, strategi ini yang kami siapkan. Baru ini yang bisa kami lakukan untuk tim ini," katanya dalam sesi jumpa pers tadi malam.
         
    Rahmad menjelaskan bahwa timnya tidak bermain terlalu buruk. Sebab, dengan compact defense dan counter attack yang diperagakan, ada beberapa peluang yang belum bisa dimaksimalkan.
         
    "Ada gol, ada beberapa kali terburu-buru final pass terhadap pemain lain. Tapi, ini memang belum paten. Di ISG ini saya hanya ingin melihat potensi pemain. Karena ini belum persiapan, kami masih mencoba membangun tim ini," ujarnya.
         
    Setelah tampil di Islamic Solidarity Games (ISG ) ini, Timnas selanjutnya akan diliburkan selama lima hari. Selanjutnya mereka akan mengikuti pemusatan latihan di Jogjakarta untuk persiapan menuju SEA Games mulai 6 Oktober mendatang. Nantinya, bakal ada 35 nama yang akan dipanggil oleh Rahmad dari 38 nama yang didaftarkan.
        
    Sementara itu, pelatih Maroko Banabicha Hassan menyebut timnya lebih mampu melakukan organiasi permainan dan taktik yang lebih baik. "Kami datang kesini untuk menang. Kami memulai dengan kelelahan, tapi kami mengakhiri dengan keberhasilan. Kami unggul dan lebih terorganisasi di taktik, karena itu kami menang," tegasnya.(jawapos)

  • Kalah Atas Maroko, Artis Porno Ini Caci Maki Timnas U-23

    Vicky Vette - IST
    Seputar Timnas - Kekalahan Tim Nasional Indonesia U-23 dari Maroko saat laga final Islamic Solidarity Games (ISG) Palembang 2013. Garuda Muda menyerah 2-1 dari Maroko di final yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, tak hanya membuat kecewa rakyat Indonesia. Bahkan bintang porno asal Norwegia, Vicky Vette sangat kecewa atas kekalahan tersebut.

    Awalnya wanita 48 tahun ini saat laga baru dimulai dengan semangatnya dia mendukung, Andik Vermansyah dkk, dan saat Indonesia mencetak gol dia menulis dalam akun twitternya.


    #ISG2013 #U23 Halftime Score Update ~ #INA Indonesia 1 - 0 Maroko (Alfin Ismail 9') ... #jebret ... rt!

    Namun, saat Maroko langsung menghentak pertahanan Indonesia yang digalang Manahati Lestusen dkk. Dan membuahkan hasil lewat gol sundulan El Hassouni usai memanfaatkan tendangan sudut dari sisi kiri gawang Meiga. Vicky menulis

    #Sialan..... #INA #Indonesia 1 - 1 #Maroko rt

    Klimaknya, saat aksi etika El Katri Walid mencetak gol kedua bagi Maroko lewat akselerasinya di dalam kotak penalti Meiga. Maroko pun berbalik unggul 2-1.



    Ini bukan yang pertama kalinya vette beri kementar lewat media online dan jejaring sosial untuk perjuangan timnas Indonesia. di arena sea games 2011 lalu, aktris kelahiran norwegia ini juga beri dukungan perjuangan timnas Indonesia.

    Yang sangat fenomenal, dia arena piala aff 2010 lantas, Vette tunjukkan dukungannya pada Irfan Bachdim serta kawan-kawan unggah fotonya kenakan kostum timnas indonesia di jejaring sosial twitter.[sindo]
  • ISG: Maroko Siap Beri Ultimatum Ke Indonesia

    Timnas U-23 - ANTARA
    Seputar Timnas - Sikap serius jelang laga final Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 ditunjukkan tim Maroko, usai menang atas Arab Saudi, skor 1-0, pada pertandingan semi-final di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (27/9). Mereka pun memberikan ultimatum kepada timnas U-23 bakal membalas kekalahan pada laga perdana penyisihan grup B, 19 September lalu.

    "Kami ke ISG bukan sebagai turis. Tapi untuk menjalani pertandingan sebaik mungkin. Kami di sini untuk menjadi yang terbaik," kata Lakhouil Mohamed, asisten pelatih Maroko, dalam sesi jumpa pers usai laga Maroko-Arab Saudi, Jumat (27/9) malam.

    Lakhouil mengakui timnas U-23 Indonesia merupakan lawan yang berat. "Kami hanya memiliki satu hari untuk istirahat. Jadi kami akan fokus kepada psikologi dan kesehatan pemain jelang laga nanti. Indonesia bukan lawan yang mudah, mereka memiliki pemain yang baik. Tapi kami akan tampil lebih baik daripada minggu lalu," Lakhouil menegaskan.

    "Bagi kami, semua tim yang lolos ke final adalah pemenang," pungkas Lakhouil. Maroko akan menghadapi timnas U-23 di final ISG yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (29/9) nanti.[GOAL]
  • Menang Adu Penalti Atas Turki, Indonesia ke Final ISG

    Timnas U-23- ANTARA
    Seputar Timnas - Tim nasional Indonesia U-23 melaju ke final cabang sepak bola Islamic Solidarity Games 2013 setelah sukses mengalahkan Turki 7-6 dalam adu penalti di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Jumat (27/9/2013). Adu penalti dilakukan setelah kedua kubu bermain imbang tanpa gol sampai akhir babak tambahan. 

    Di partai puncak skuad Garuda Muda akan menghadapi pemenang antara Maroko dan Arab Saudi. Kedua negara tersebut baru akan bertanding beberapa saat lagi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

    Pertandingan sudah berlangsung alot sejak menit-menit awal pertandingan. Indonesia yang mengandalkan kecepatan Andik Vermansah di sisi sayap kanan beberapa kali menemui kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Turki.

    Peluang terbaik Indonesia di babak ini diperoleh Ramdani Lestaluhu pada menit ke-21. Sayang, umpan silang Andik tidak dapat diteruskannya dengan baik sehingga bola hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang Turki.

    Selepas turun minum, Indonesia terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan. Akan tetapi, Turki memperoleh peluang emas pertamanya setelah wasit menunjuk titik putih karena Ramdani Lestaluhu dianggap melakukan pelanggaran terhadap Melih Rahman Nisanci di kotak terlarang pada menit ke-64.

    Namun, kesempatan itu dapat digagalkan oleh kiper Indonesia, Kurnia Meiga. Dengan tenang, kiper asal Arema Indonesia itu mampu memblok tendangan penalti Yakup Alkan yang mengarah lemah ke arah kiri gawang.

    Kedua kubu terus melancarkan serangan untuk mencetak gol ke gawang masing-masing lawan. Akan tetapi sejumlah peluang yang diperoleh tidak dapat dikonversikan menjadi gol sehingga skor imbang tanpa gol pun bertahan hingga akhir babak normal. 

    Pada babak tambahan, kedua kubu bergantian menciptakan peluang. Namun, lagi-lagi sejumlah peluang yang diperoleh Indonesia maupun Turki sepanjang babak ini tidak dapat menemui sasaran sehingga laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti. 

    Pada babak adu penalti, Syamsir Alam, Diego Michiels, Manahati Lestusen, Alfin Tuasalamony, Fandi Eko Utomo, Bayu Gatra, dan Dedi Kusnandar tampil baik sebagai eksekutor penalti Indonesia. Sementara, Sunarto yang baru masuk pada akhir-akhir babak tambahan gagal. 

    Di kubu Turki, Erdi Guncan, Ibrahim Hircin, Okan Baydemir, Oguzan Durmus Cesmeli, Ali Say dan Orkun Dervisier sukses menaklukkan Kurnia Meiga. Namun, kegagalan Yakup Akan dan Rasimcan Degirmenci membuat adu penalti berakhir 7-6 untuk kemenangan Indonesia. 

    Susunan pemain:
    Turki: 12-Hayrullah Mert Akyuz, 2-Orkun Dervisier, 3-Ibrahim Hircin, 5-Rasimcan Degirmenci, 6-Ozan A Onal, 7-Ahmet Guney (17-Oguzan Durmus Cesmeli, 78), 8-Ali Say, 9-Yakup Akan, 10-Erdi Guncan, 14-Okan Baydemir, 15-M Rahman Nisanci
    Pelatih: Ersoy Sandalci

    Indonesia: 1-Kurnia Meiga, 13-Manahati Lestusen, 19-Andi Ibo, 5-Alfin Tuasalamony, 16-Diego Michiels, 11-Dedi Kusnandar, 23-Bayu Gatra, 21-Andik Vermansah (15-Sunarto 120), 2-David Laly (17-Syahroni, 87'), 7-Ramdhani Lestaluhu (8-Fandi Eko Utomo 94), 6-Syamsir Alam

    Pelatih: Rahmad Darmawan
  • ISG: Melaju ke Semifinal, Timnas U-23 Ditantang Turki

    Timnas U-23 - NET
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 meskipun di laga terakhir, Rabu (26/9) malam, skuat Rahmad Darmawan ditekuk Palestina 1-2. Timnas U-23 menduduki peringkat kedua Grup B setelah mengumpulkan poin tiga dari dua pertandingan.

    Syamsir Alam dan kawan-kawan berada di bawah Maroko yang menduduki puncak klasemen karena menang selisih gol. Dengan demikian Indonesia di partai semifinal akan menantang Turki yang menjadi juara Grup A.

    Kiprah Turki di ISG kali ini sebenarnya juga tidak terlalu meyakinkan. Mereka harus bersusah-payah memetik hasil seri melawan Suriah untuk memastikan diri ke semifinal. Menang atas Irak di partai perdana, Turki harus puas bermain imbang di dua laga selanjutnya melawan Arab Saudi dan Suriah. Kepastian skuat Tolunay Kafkas menjadi juara grup juga berkat pertolongan Irak yang di partai lain menahan imbang Arab Saudi.[republika]
  • Prediksi Skor Indonesia U23 VS Palestina U23 Tgl 25 Sep 2013

    Ilustrasi - Ian Calico
    Seputar TimnasTimnas U-23 wajib meraih kemenangan atau setidaknya imbang untuk mengamankan tempat di semifinal saat menghadapi Palestina pada penyisihan Grup B pertandingan sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 diPalembang, Rabu malam (25/9/13).
    Kini Tim Garuda Muda berada di posisi dua klasemen Grup B dengan tiga poin selepas mengalahkan Maroko 1-0 pada pertandingan sebelummnya. Sedangkan, Maroko berada di puncak klasemen berkat kemenangan 3-1 atas Palestina.
    Walau sudah mengumpulkan tiga poin, namun posisi Indonesia masih rawan tergusur oleh Palestina. Sebab tim asal Timur Tengah ini dipastikan akan bermain habis-habiskan saat menghadapi tim tuan rumah guna memastikan diri untuk lolos ke semifinal.
    Dan perjuangan Palestina untuk lolos ke putaran berikutnya juga tidak mudah karena tim asuhan pelatih Feras Abu Radwan itu harus menang minimal dengan 2-0 sebab Indonesia menang tipis 1-0 atas Maroko.
    Bila pertandingan berakhir dengan imbang atau menang, dipastikan Indonesia dipastikan akan menjadi pemuncak klasemen Grup B dan disusul oleh Maroko dengan perolehan tiga angka.

    5 Pertandingan terakhir Indonesia U23

    19 Sep 2013: Indonesia U23   [1-0]  Maroko U23
    15 Agu 2013: Indonesia U23   [1-1]  Brunei U23
    13 Juli 2013:  Singapura U23   [1-0]  Indonesia U23
    07 Jun 2013:  Indonesia U23   [1-1]  Singapura U23
    21 Nov 2011:  Indonesia U23   [1-1]  Malaysia U23

    3 Pertandingan terakhir Palestina U23

    08 Nov 2010: Palestine U23             [0-0] Jordan U23
    13 Nov 2010:  Korea Republic U23  [3-0] Palestine U23
    10 Nov 2010:  Palestine U23           [0-3] Korea DPR U23

    Prediksi Skor Indonesia U23 VS Palestina U23 Tgl 25 September 2013

    Indonesia U23 [2-1] Palestina U23

  • ISG: Timnas U-23, Lini Belakang Jadi Tumpuan

    Rahmad Darmawan - NET
    Seputar Timnas - Pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan memiliki beberapa catatan untuk timnya menjelang laga kontra Palestina besok (25/9). Itu didapatnya setelah menyaksikan laga Palestina kontra Maroko yang berakhir 1-3 di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, tadi malam (24/9).

    Salah satu catatan itu adalah bagaimana koordinasi lini belakang timnya harus lebih baik lagi. Karena itu, untuk strategi bertahan selanjutnya, pelatih 46 tahun itu" tidak akan banyak melakukan perubahan, demikian juga komposisi pemain di lini belakang

    'Perombakan mungkin 70 persen, tapi di belakang saya akan tetap sama, kecuali di posisi bek kiri,' katanya.

    Maklum, setelah di kartu merahnya Diego Michiels, Rahmad harus memutar otak mencari penggantinya. Besar kemungkinan, jika fit 100 persen, dia akan mencoba pemain Persija Jakarta Alfarizi di posisi tersebut. Sebab, seftia Hadi secara permainan, belum begitu bagus jika melihat laga lawan Maroko, lalu.

    Rahmad menyakini, pada laga besok strategi Palestina akan berubah total. Itu melihat bahwa mereka sangat bernafsu untuk lolos dari fase grup. Dengan kekalahan 1-3 dari Maroko, Timnas harus berhati-hati karena Palestina bisa tampil ekstra ofensif untuk menutup selisih dua gol jika ingin lolos.

    'Pasti beda dengan malam ini. Kalau mereka pakai counter attack, selanjutnya pasti bisa full attack untuk mengejar gol,' terangnya.

    Saat ini, Indonesia berada di posisi runner up dengan tiga poin hasil sekali menang. Maroko berada di puncak klasemen setelah unggul selisih gol. Meski demikian, Indonesia belum aman karena jika kalah lebih dari tiga gol, mereka akan tersisih.

    Untuk itu, Rahmad meminta anak didiknya" bermain dengan maksimal terutama untuk menahan gempuran. Dia ingin Kurnia Meiga dkk lebih disiplin dalam menjaga pemain Palestina yang cukup cepat terutama pemain mereka di sektor sayap. (Jawapos)
  • Setelah ISG, Timnas U-23 Akan Digembleng Di Yogyakarta

    Rahmad Darmawan - IST
    Seputar Timnas - Timnas U-23 yang dipersiapkan untuk ajang SEA Games 2013 akan diterjunkan dalam turnamen Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Palembang mulai 17 September 2013. Dalam ajang ISG, timnas U-23 tergabung di grup A bersama Irak, Kuwait, dan Libya.

    Setelah mengikuti turnamen tersebut, para pemain yang terpilih akan langsung melanjutkan pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Yogyakarta. “Setelah ISG, kami kasih libur dulu pemain tiga sampai lima hari. Karena mereka belum mendapatkan libur kompetisi, baru setelah itu langsung berkumpul di Yogyakarta,” kata Rahmad Darmawan, pelatih timnas U-23.

    Sebelumnya, jelang melawan Brunei Darussalam, 16 Agustus lalu, timnas U-23 juga telah melakukan pelatnas di Yogyakarta. Hadir dalam pelatnas tersebut beberapa pemain yang bermain di klub luar negeri seperti Syamsir Alam (DC United) dan Alfin Ismail Tuasalamony (CS Vise). 

    Sebenarnya, ada alternatif lain untuk menggelar pelatnas di Malang. Namun pelatih yang akrab disapa RD itu memberikan penjelasannya. “Kami tidak pelatnas di Malang, karena di sana dipakai oleh timnas senior,” ucap Rahmad. [GOAL]
  • RD Belum Tahu Jadwal ISL Mundur, Benarkah?

    Rahmad Darmawan - GOAL
    Seputar Timnas - Pelatih tim nasional (timnas) U-23, Rahmad Darmawan, mengaku terkejut adanya pemunduran jadwal kembali Indonesia Super League (ISL) yang dilakukan oleh PT Liga Indonesia. Dia pun masih belum memiliki opsi lain untuk menyiasati mundurnya jadwal tersebut.

    Pasalnya, dengan adanya pemunduran jadwal ini, praktis sangat mengganggu persiapan timnas U-23 yang akan ikut dalam ajang Islamic Solidarity Games 2013 di Palembang mulai 17 September nanti.

    “Kebetulan saat ini saya masih berlibur, dan baru tahu dari Anda kalau jadwal ISL mundur lagi. Nanti saya akan koordinasikan dulu dengan tim pelatih yang lain untuk diinventarisir siapa saja pemain yang bisa dipanggil,” kata pelatih yang akrab disapa RD ini, saat dihubungi GOAL.com Indonesia.  

    Pelatih yang juga menukangi Arema ISL itu menambahkan, semula dia berencana ingin mengumumkan skuat yang terpilih untuk ISG pada 11 September mendatang. “Pasti akan ada pembicaraan lagi antara tim pelatih untuk idealnya seperti apa,” tutur mantan pelatih Persipura Jayapura dan Persija Jakarta itu.

    Seperti diketahui, PT Liga kembali memundurkan jadwal ISL lantaran adanya permintaan dari klub-klub asal Kalimantan Timur. Menyusul, adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di wilayah tersebut. Ada sembilan pertandingan yang mengalami perubahan jadwal. Berdasarkan jadwal terbaru, ISL baru berakhir pada 18 September 2013.   [goal]
  • Yeyen Tumena : ISG Tidak Ideal Untuk Timnas U-23

    Yeyen Tumena - NET
    Seputar Timnas - Ajang Islamic Solidary Games (ISG) 2013 di Palembang 22 September – 1 Oktober mendatang, dinilai kurang ideal bagi tim nasional (timnas) U-23. Tidak idealnya ajang tersebut bagi tim Garuda Muda, lebih dikarenakan waktu penyelenggaraannya yang sangat mempet dengan akhir kompetisi Indonesia Super League (ISL) musim 2012/2013.

    Tergabung dalam Grup B bersama Irak, Kuwait, dan Libya, tim besutan Rahmad Darmawan tersebut akan menjalani laga perdana di ajang ISG pada 17 September kontra Kuwait. Kondisi tersebut tentu sangat menyulitkan, setelah laga terakhir ISL baru berlangsung 15 September.

    “ISG itu memang tidak ideal sebenarnya. Karena pemain-pemain yang ikut kompetisi baru selesai main tanggal 15 September. Sementara timnas U-23, langsung menjalani laga perdana di ISG pada tanggal 17 September kontra Kuwait,” ungkap asisten pelatih timnas U-23, Yeyen Tumena, dalam acara Gerakan Ayo Indonesia Bisa yang disponsori Clear di Jakarta, Rabu (4/9/2013).

    Walaupun ISG dinilai tidak ideal bagi timnas U-23, Yeyen tidak mau menggap hal tersebut sebagai halangan. Apalagi, tetap ada pemain-pemain yang bisa berkumpul lebih dulu, selain pemain-pemain yang bisa bergabung pada tanggal 15 September. Diperkirakan, ada 11 pemain yang akan bergabung lebih dulu.

    “Tapi ada beberapa pemain yang sudah datang duluan bersama saya kurang lebih 11 pemain. Yang tidak main di ISL, itu yang pasti datang lebih dulu. Pemain-pemain ini diberikan izin oleh klubnya masing-masing, karena klubnya sendiri sudah tidak terpengaruh di ISL,” jelas Yeyen, yang juga mantan pemain timnas Indonesia.

    Yeyen sendiri menjelaskan, tim kepelatihan tim Garuda Muda telah mendaftarkan sekitar 30 pemain untuk ambil bagian di ajang ISG. Namun, dari 30 pemain yang akan didaftarkan, hanya ada 24 pemain yang akan ambil bagian di ajang negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Konferensi Islam (OKI) tersebut.

    “Kami sudah ada nama-namanya. Tapi tidak elok saya yang sampaikan hal tersebut. Kami daftarkan 30 pemain sejauh ini dan yang bermain di ISG ada 24 pemain. Setelah berlaga di ajang ISG,  kami akan menggelar Pelatihan Nasional (Pelatnas) jangka panjang,” sambung Yeyen. [okezone]

  • Timnas U-23 Pilih ISG III Ketimbang Piala Menpora 2013

    Timnas U-23 kala menjamu Singapura di Manaha Solo - TRIBUN
    Seputar Timnas - Tim Nasional Indonesia U-23 urung berpartisipasi di turnamen sepak bola bertajuk Piala Menpora 2013. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Joko Driyono mengatakan, Timnas U-23 diprioritaskan berlaga di multievent cabang olahraga Islamic Solidarity Games (ISG) III.

    “Kami ambil prioritas yang lebih penting, tidak mungkin tidak berpartisipasi di ISG,” katanya dalam konferensi pers di Gedung Kemenpora, Selasa (3/9/2013).

    Semula, turnamen Piala Menpora 2013 digelar untuk memberikan sarana persiapan bagi Timnas U-23, sebelum berlaga di SEA Games XXVII di Myanmar, Desember 2013.

    Namun, mundurnya waktu Piala Menpora ke tanggal 20-28 September, membuat Timnas U-23 urung berpartisipasi. Sebab, pada waktu yang bersamaan, Andik Vermansah dkk akan berlaga di ISG III di Palembang, Sumatera Selatan, pada 22 September-1 Oktober.

    Turnamen berhadiah total Rp 1 miliar, diselenggarakan dalam rangka perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas). Turnamen diikuti sejumlah delapan tim, di antaranya Harimau Muda (Malaysia U-23).

    “Sebenarnya kami bisa mendapatkan gambaran calon lawan, yaitu Malaysia U-23. Tapi, sangat senang hati tidak bisa bertanding langsung, tapi kami bisa lihat kekuatan lawan,” tuturnya. (tribun)
  • RD Galau Pilih Pemain Timnas U-23 Untuk Tampil di ISG

    Rahmad Darmawan - NET
    Seputar Timnas - Pelatih tim nasional U-23 Rahmad Darmawan (RD) belum menentukan skuat final yang akan diterjunkan pada ajang SEA Games 2013 di Myanmar, Desember mendatang. Ia kesulitan membuat pilihan karena menilai kemampuan para pemain hampir merata. 

    Sebanyak 73 pemain telah mengikuti tiga gelombang seleksi sejak Juni hingga Agustus. Skuat final timnas U-23 rencananya akan lebih dulu diterjunkan pada ajang Islamic Solidarity Games (ISG) di Palembang, 22 September-2 Oktober 2013 sebagai ajang pemanasan. 

    "Kami masih menimbang-nimbang. Jujur tidak mudah menilai pemain karena kualitasnya hampir sama," kata RD kepada seperti dikutip dari Republika, Senin (2/9). 

    RD akan membawa 30 pemain untuk berlaga di ISG. Ia mengatakan, pemain-pemain yang terpilih untuk tampil di ISG merupakan pemain proyeksi SEA Games. "Namun bukan berarti skuat final. Hanya gambaran saja," ujar RD. 

    Dalam waktu dekat ini, RD akan mengumumkan 30 pemain tersebut. Tak menutup kemungkinan akan terus membongkar pasang pemain meskipun nantinya sudah menemukan pemain yang akan terjun di ISG. Sebab, RD merencanakan memanggil 35 
    pemain untuk menjalani pemusatan latihan menjelang SEA Games setelah digelarnya ISG.
      
    "Ada sekitar empat pemain yang tidak bisa saya bawa ke ISG karena sedang cedera. Karena itu masih ada kemungkinan pemain untuk keluar masuk," kata RD. 

    Selain masih menunggu pemain yang sedang cedera, RD juga masih menunggu kepastian dari gelandang naturalisasi asal Belanda, Stefano Lilipaly. Hingga kini klub Stefano, Almere City, belum memberikan sinyal positif untuk melepas sang pemain. 

    RD mengakui tipis kemungkinannya untuk dapat menggunakan jasa Lilipaly di SEA Games. Sebab, Almere City enggan melepas Lilipaly karena SEA Games tidak termasuk dalam kalendar ataupun kompetisi resmi FIFA. 

    Karena itu, RD mengaku sudah mengantisipasi dengan menyiapkan pemain yang kira-kira bisa memiliki karakter serupa dengan Lilipaly. "Tapi saya pikir seandainya ada Lilipaly akan lebih ideal.  PSSI sedang melakukan pendekatan kepada klub Lilipaly," RD mengungkapkan. [rep]
  • Di ISG 2013, Timnas U-23 Berada di Grup Neraka

    Rahmad Darmawan - VIVA
    Seputar Timnas - Timnas U-23 berada di grup neraka bersama Kuwait, Irak, dan Libya dalam ajang Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 di Palembang 22 September hingga 1 Oktober mendatang.

    Pelatih Timnas Indonesia U-23 Rahmad Darmawan mengaku, tidak mudah bagi anak asuhnya mengatasi tekanan dalam ajang itu. Menurut RD, panggilan karib Rahmad Darmawan, lawan Indonesia adalah tim-tim tangguh.

    "Pemain baru kumpul di Palembang sekitar 16 September. Pada 17 September latihan dan langsung bertanding. Tapi, kami tidak akan menyerah. Kami berusaha mempersembahkan kemampuan terbaik," kata RD.

    Menurut RD, turnamen seperti ISG menjadi wadah untuk melihat kemampuan pemain. Secara khusus, keikusertaan di ISG sebagai ajang simulasi sebelum ke SEA Games.

    Mengenai komposisi pemain, RD mengaku akan memilih pemain yang pernah memperkuat Timnas senior seperti Agung Supriyanto (Persijap Jepara), Rasyid Bakri (PSM Makassar), Andik Vermansyah (Persebaya Surabaya 1927), Rizky Pellu (Pelita Bandung Raya), atau Kurnia Meiga (Arema Indonesia).

    Salah satu lawan berat adalah Irak. Dalam kejuaraan Dunia U-20 21 di Turki 21 Juni hingga 13 Juli lalu, Irak tembus empat besar. Makanya, tidak tertutup kemungkinan pemain seperti penjaga gawang Fahad Talib (18), gelandang Saif Salman (20), dan penyerang Mohannad Abdul-Raheem Karrar (19) yang tampil memesona di Turki ikut dalam rombongan tim.

    Perwakilan panitia pertandingan cabang sepak bola Augie Benyamin menjelaskan, turnamen menggunakan sistem setengah kompetisi. Tiga juara grup ditambah satu peringkat kedua terbaik berhak melenggang ke semifinal.

    "Di semifinal, juara grup A bertemu juara grup C sedangkan juara grup B bertemu peringkat kedua terbaik. Pemenang semifinal lolos ke final untuk bersaing meraih medali emas. Yang kalah memperebutkan perunggu," ujar pria yang juga menjabat Direktur Keuangan klub Liga Super Indonesia Sriwijaya FC ini. [tribun]


  • Timnas U-23 Uji Kemampuan di ISG Palembang

    Timnas U-23 - ANTARA FOTO
    Seputar Timnas - Tim nasional sepak bola usia di bawah 23 tahun (U-23) akan diuji kemampuannya dengan mengikuti Islamic Solidarity Games (ISG) III mulai 19 September 2013 di Palembang, Sumatera Selatan. Penampilan di ISG III itu merupakan fase terakhir latihan jangka pendek. Setelah itu timnas memasuki pemusatan latihan jangka panjang mulai akhir September atau awal Oktober untuk menghadapi SEA Games 2013 di Myanmar.

    Pelatih tim, Rahmad Darmawan, tak menargetkan perolehan medali dalam pesta olahraga negara-negara angggota Organisasi Konferensi Islam ini. "Kami hanya ingin mengukur kekuatan dan menentukan apa yang harus dilakukan untuk menyusun materi dalam menghadapi SEA Games," kata Rahmad kepada Tempo melalui sambungan telepon, Selasa, 20 Agustus 2013. "Harus diingat bahwa menghadapi ISG ini kami tidak berlatih (banyak)."

    Rahmad menjelaskan, Selesainya kompetisi Liga Super Indonesia mundur hingga 15 September 2013, berdampak pada persiapan timnas. Hal ini membuat pemain-pemain tim nasional baru bisa berangkat dari kota klub masing-masing menuju Palembang pada 16 September. "Tanggal 17 mereka sampai di Palembang, tanggal 18 kami baru bisa berlatih satu hari. Tanggal 19 kami sudah bertanding," kata pelatih klub Arema Indonesia ini.

    Sebanyak 30 pemain dipanggil Rahmad ke Palembang. "Memang yang bermain hanya 23 pemain, tapi saya akan tetap memanggil 30 pemain," kata Rahmad. Sekalipun panitia penyelenggara membolehkan 3 pemain senior tergabung dalam skuad, Rahmad akan membawa pemain murni di bawah usia 23 tahun.

    Rahmad belum bisa memetakan kekuatan lawan negara-negara Islam Asia Tenggara dalam ISG ini, semisal Malaysia dan Brunei Darussalam. Sebab, ia belum tahu nama-nama skuad negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam.

    Setelah ISG, Rahmad akan memberi libur lima hari kepada setiap pemain, sebelum mereka bergabung dalam pemusatan latihan jangka panjang. "Saya harus memberi libur karena mereka belum mendapatkan kesempatan libur kompetisi," kata dia.

    Seusai libur, pemain-pemain baru akan menjalani pemusatan latihan jangka panjang yang rencananya dimulai 29 September atau 1 Oktober. Rahmad masih belum menentukan tempat latihan. Pilihannya adalah Yogyakarta, Batu (Jawa Timur), atau Jakarta.

    Rahmad mengatakan, babak penyisihan grup pada ISG akan berlangsung mulai 19 hingga 23 September. Jika terus lolos, tim harus bermain hingga 29 September atau 1 Oktober. "Kalau terus lolos, pemusatan latihan nasional jangka panjang akan mundur," ujarnya.

    Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) menargetkan tim sepak bola bisa menyumbang satu emas dalam SEA Games tahun ini. Tahun lalu, di bawah asuhan Rahmad juga, Indonesia nyaris memperoleh medali emas. Namun, skuad Garuda kalah oleh Malaysia dalam adu penalti di final.

    Sejak dilaksanakan mulai 1977, tim sepakbola Indonesia baru dua kali mendapatkan medali emas di SEA Games, yaitu pada SEA Games 1987 di Jakarta dan 1991 di Manila, Filipina. Perolehan medali emas sepakbola SEA Games didominasi Thailand, yang meraih medali emas 11 kali sepanjang penyelenggaraan SEA Games.[tempo]


  • RD Sudah Kantongi 30 Pemain Timnas U-23

    Rahmad Darmawan - NET
    Seputar Timnas - Pelatih timnas U-23 Rahmad Darmawan sudah mengantongi 30 nama yang akan dipilih berkostum Garuda di SEA Games 2013. Gambaran didapat setelah menggelar seleksi selama tiga tahap sejak Juni lalu.

    Hanya saja, pelatih yang akrab disapa RD tersebut belum bersedia menyebutkan nama-nama pemain yang dikehendakinya. Dia masih akan memantau lagi di ajang Islamic Solidarity Games (ISG) Palembang, 22 September - 1 Oktober mendatang.  

    "Sejauh ini gambaran pemain sudah kami miliki dan lebih mengerucut lagi. Kami akan panggil 30 nama, meski yang dipakai dalam ISG hanya 23 pemain," kata RD, Selasa (20/8). 
    Dijelaskan, ajang ISG sekaligus dijadikan moment untuk beruji coba internasional. RD ingin melihat materi pemain lebih mendalam supaya tahu titik kelemahan dan kelebihan secara tim. 

    "Di ISG nanti, kami akan melihat lebih spesifik lagi gambaran pemain yang sudah kami dapat, baik kelemahan maupun kelebihannya. Kami tak punya target khusus karena ISG akan jadi ajang uji coba internasional sebelum SEA Games. Sehingga di event itu, diharapkan para pemain mampu meningkatkan performa mereka," ungkapnya.

    Meski ISG dibuka pada 22 September, namun cabang sepak bola akan diselenggarakan lebih awal, yakni 19 September. Rencananya, para pemain akan dikumpulkan tiga hari sebelum pertandingan atau 16 September mendatang. 

    "Pemanggilan ini juga menjadi bagian dari langkah kami untuk melihat kemampuan para pemain. Sedangkan, kuota untuk SEA Games, entry by name dilakukan dua minggu sebelumnya. Dari 30 pemain yang ada, hanya 20 pemain saja yang didaftarkan," ujar mantan pelatih Persija Jakarta, Sriwijaya FC dan Persipura Jayapura ini.[suaramerdeka]


  • Jelang ISG, Timnas U-23 Gelar Pemustan Latihan di Palembang

    Timnas U-23 - NET
    Seputar Timnas - Guna mempersiapkan skuad menuju gelaran Islamic Solidarity Games (ISG) 2013, Tim Nasional Indonesia U-23 di bawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan melakukan pemusatan latihan di kota Palembang.

    Menurut jadwal yang disusun Badan Tim Nasional (BTN), Garuda Muda awalnya akan mulai masuk training camp di Yogyakarta, 11 September nanti. Namun, atas pertimbangan waktu dan tempat, pemusatan latihan dialihkan ke Palembang, kota tempat ISG akan digelar.

    "BTN telah memutuskan jadwal latihan kami diubah. Jika awalnya 11 September di Yogyakarta, akhirnya ditentukan pemusatan latihan anak-anak (timnas U-23) dipindah ke Palembang, biar lebih dekat dan efektif," demikian coach RD kepada wartawan, Selasa (20/8/2013) WIB.

    Di ajang yang diikuti oleh sejumlah negara Islam tersebut, mantan pelatih Sriwijaya FC itu tak memasang target khusus. Ia menjadikan laga itu sebagai pematangan mental dan permainan menghadapi Sea Games 2012.

    "Tujuan kami jelas. Meraih medali emas di Sea Games 2013. Oleh karena itu, ISG besok saya gunaka untuk memberikan kesempatan para pemain menunjukan performa terbaik dan tentunya mematangkan permainan tim," ia menambahkan.

    ISG akan dihelat pada 22 September hingga 1 Oktober mendatang di Palembang. Ajang ini akan diikuti oleh sejumlah negara Islam, diantaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Arab Saudi, Qatar, Iran, Bahrain, Uni Emirat Arab, Mesir Kuwait, dan Yaman. [inilah]


  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan