Tampilkan postingan dengan label Sriwijaya FC. Tampilkan semua postingan
  • Pelatih Mogok Karna Belum Digaji, SFC Tunjuk Subangkit Untuk Gantikan

    Kas Hartadi - Ilustrasi
    Seputar Timnas - Manajemen Sriwijaya FC akhirnya menunjuk Subangkit (Pelatih SFC U-21) sebagai caretaker untuk mendampingi tim utama SFC yang akan menjalani sisa 2 laga dalam lanjutan Indonesia Super League (ISL)

    Hal ini diungkapkan Manager tim Sriwjaya FC, Robert Heri saat dihubungi VIVAbola, di Palembang, Selasa 10 September 2013. Subangkit disiapkan menghadapi Persiba Balikpapan dan Barito Putra pada 15 dan 18 September 2013 mendatang. 

    "Subangkit kita tunjuk mendampingi tim Senior sebagai antisipasi, karena kita tetap ingin melanjutkan dua laga sisa ISL," ungkap Robert.

    Robert menjelaskan, pihaknya juga telah mendaftarkan Subangkit dan beberapa punggawa Sriwijaya FC (SFC) U-21 ke PT Liga Indonesia untuk dibawa ke tur Kalimantan. "Kita masih menunggu surat balasannya," jelasnya.

    Robert menambahkan penunjukan Subangkit sebagai Pelatih mendampingi tim Senior bukan berarti Kas Hartadi di pecat. Punjukkan tersebut dilakukan sementara waktu atau menghabiskan sisa kompetisi di musim ini.

    "Status Subangkit hanya sementara saja untuk menghabiskan sisa kompetisi, bukan sebagai pelatih Sriwijaya di musim depan," tegasnya.

    Sebelumnya, Pelatih Sriwijaya Kas Hartadi melakukan aksi mogok latihan bersama beberapa pemain lainnya. Hal ini dikarenakan belum cairnya gaji dan sisa Down Payment (DP) 30 persen sehingga memutuskan untuk tidak ikut ke tur Kalimantan sebelum ada penyelesaian kasus tersebut.[viva]

  • Suporter Sriwijaya Kumpulkan Koin untuk Bayar Gaji Ponaryo Dkk

    Aksi kumpulkan koin - VIVA
    Seputar Timnas - Ratusan Suporter Sriwijaya FC yang mengatasnamakan Suporter Peduli Sriwijaya FC (SPSFC) melakukan aksi Koin Peduli SFC. Ini diadakan sebagai rasa kepedulian terhadap masalah keuangan pemain, pelatih dan ofisial Sriwijaya yang mogok latihan dan bertanding karena belum menerima gaji dan uang sisa Down Payment (DP) di awal musim.

    Kordinator aksi Aan Ariadin mengatakan, aksi ini dilakukan atas dasar kepedulian pihaknya atas masalah keuangan yang menimpa pelatih, sejumlah pemain, dan ofisial Sriwijaya FC, tanpa adanya unsur lain. 

    "Kita melakukan aksi ini sebagai kecintaan kita terhadap Sriwijaya FC. Miris sekali di mana sebuah klub besar di Indonesia bisa menunggak gaji pemain, pelatih dan ofisial," ujar Aan Ariadin seperti dilansir dari Vivanews di asrama haji, Palembang, Senin 9 September 2013.

    Aan menjelaskan,  aksi ini akan dilakukan hingga seminggu ke depan sampai koin yang terkumpul dari masyarakat. Suporter dan seluruh elemen pencinta Sriwijaya dianggap mencukupi untuk melunasi gaji dan DP pemain, pelatih dan ofisial.

    "Aksi ini akan kita lakukan hingga satu minggu ke depan, dan siap menampung uang recehdari masyarakat Sumsel khususnya yang peduli terhadap Sriwijaya FC. Selama satu Minggu ini kita akan mengerahkan anggota kita di setiap lampu merah yang ada di kota Palembang untuk mengumpulkan uang receh dari pengendara motor dan mobil," jelasnya.

    Aan menambahkan, pihaknya mengingatkan kepada masyarakat Sumsel khususnya yang peduli kepada Sriwijaya FC pihaknya hanya menerima uang koin saja dan tidak membatasi berapapun besar nilainya tersebut.

    "Kita hanya menerima uang receh saja, jadi bagi yang ingin menyumbang silahkan menyumbangkan uang recehannya kepada kita. Kita membuka posko di simpang 5 DPRD Sumsel setiap hari selama 1 minggu, dari jam 1 siang hingga jam 4 sore," ucapnya. [viva]

  • Sriwijaya FC Siapkan Rp 3 Miliar Untuk Eks Striker Inter

    Adriano Leite Ribeiro
    Seputar Timnas - Status tidak memiliki klub dan menurunnya kualitas membuat harga Adriano Leite Ribeiro diprediksi turun tajam. Sampai akhir 2012 lalu, harga mantan pemain Timnas Brasil tersebut berkisar di angka 225 ribu pound atau sekitar Rp 3,4 miliar. Harga Adrino diprediksi bisa tembus di bawah angka Rp 3 miliar pada pertengahan 2013, bahkan akan lebih rendah lagi pada musim kompetisi 2014.

    Atas dasar itulah, manajemen Sriwijaya FC memasukkan nama Adriano dalam daftar incaran pemain musim depan. "Hingga kini, kita masih mempertimbangkan akan merekrut Adriano atau tidak," kata Dodi Reza Noerdin, Presiden Sriwijaya FC, Sabtu (6/7/13).

    Dodi menambahkan, tahapan untuk memutuskan apakah akan mengontrak Adriano atau tidak, masih panjang. Sebab, masih perlu tahap penjajakan, negosiasi harga, melihat kebutuhan tim dan kondisi terakhir pemain, serta rapat dengan manajemen maupun tim pelatih.

    "Untuk saat ini masih kita pertimbangkan. Jika Adriano benar-benar kebutuhan tim, maka kami akan siapkan dana antara Rp 2-3 miliar untuk mendatangkannya ke Palembang," ucap Dodi.

    Pendapat senada diungkapkan Direktur Teknik dan SDM PT SOM Hendri Zainuddin. Bahkan, tingkah laku buruk mantan pemain Inter Milan dan AS Roma itu di luar lapangan tak dikhawatirkan akan terbawa-bawa ke Palembang.

    "Di Palembang tidak seperti di luar negeri, di sini Adriano akan baik-baik saja. Namun, sebelum memutuskan akan merekrut Adriano atau tidak, kami terlebih dahulu akan melihat kondisi terakhirnya," jelas.(liputan6)




  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan