-
Tampilkan postingan dengan label KLUB. Tampilkan semua postingan
Lawan Tim Divisi I Kalah,Lini Depan Timnas U-23 Parah!
![]() |
| Timnas U-23 - IST |
Itulah rekor memprihatinkan timnas U-23 asuhan Rahmad Darmawan yang dipersiapkan untuk SEA Games 2013. Yang lebih memalukan lagi, dalam uji coba terakhir kemarin sore di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta, Garuda Muda - julukan timnas U-23- ditundukkan tim Divisi I Persibat Batang 1-2 (1-1).
Timnas U-23 sebenarnya sempat unggul terlebih dulu lewat gol yang diciptakan Ricky Kayame di menit ke-19. Tapi, keunggulan itu hanya bertahan dua menit menyusul keberhasilan Persibat menyamakan kedudukan dua menit lewat gol eks penyerang Deltras Sidoarjo Engkus Kuswaha.
Penentu kekalahan timnas U-23 juga kembali lahir dari pemain yang pernah memperkuat Deltras, Djamel Romano Leeflang. Leeflang membobol gawang Garuda dua menit jelang waktu normal berakhir.
Padahal, kendati tampil dengan komposisi berbeda seperti ketika menumbangkan PSS Sleman 1-0 di laga Sabtu lalu (26/10), skuad yang diturunkan RD - sapaan akrab Rahmad Darmawan - tidak bisa dipandang sebelah mata. Dua pemain yang sudah berpengalaman di level timnas senior, Andik Vermansah dan Oktavianus Maniani, diturunkan pada 45 menit babak kedua.
RD tentu mengaku kecewa dengan penampilan yang disuguhkan anak asuhnya dalam pertandingan kemarin. Menurutnya, permainan Andik Vermansah dkk masih jauh dari harapan. "Terus terang, saya kecewa. Semua target gagal dicapai, permainan anak-anak pun tidak mampu melebar," ujarnya.
Target-target yang dimaksud RD tersebut menyangkut tiga elemen permainan. Yaitu, dari sisi kedisiplinan pemain dalam hal membangun formasi tim, penguasaan bola, dan variasi serangan. Selain itu, ketidak tenangan para pemainnya ketika berada di depan gawang pun jadi perhatian mantan pelatih Arema Cronus itu.
Perlu dicatat, saat menang atas PSS, satu-satunya gol yang tercipta lebih karena kelebihan berkat skill individu sang pencetak gol, Ferry Pahabol. Bukan hasil kerja sama tim. Secara keseluruhan, Garuda Muda memang tak punya striker sekelas Patrich Wanggai dan Titus Bonai, duet timnas SEA Games 2011.
"Yang jelas dari dua kali uji coba ini sudah cukup bagi kami untuk memberikan gambaran tim yang saya butuhkan," ungkap pelatih yang dikaitkan dengan beberapa klub di musim depan itu. Rencananya, hari ini timnas U-23 akan mengumumkan penciutan skuad menjadi 26 pemain untuk laga lawan Timor Leste (30/10).
RD juga harus mengatasi persoalan overconfidence anak asuhnya. Sebab, mereka terkadang bermain sedikit meremehkan jika melawan klub atau tim yang dianggap lemah. "Apalagi di pertandingan uji coba berikutnya akan lebih berat lagi," imbuhnya.
Sementara itu, pelatih Persibat Sasi Kirono menyebut minimnya variasi serangan menjadi salah satu penyebab tumbangnya timnas U-23. Di laga kemarin, Sasi mengaku memang menerapkan permainan bertahan dengan menutup celah di tengah lapangan. Strategi itu ternyata tidak bisa diimbangi dengan permainan melebar para penggawa timnas U-23.
"Yang jelas kami melihat permainan mereka (timnas U-23, Red) kurang fight," ujar mantan pemain Petrokimia Putra saat menjuarai Liga Indonesia 2002 itu. (Jawapos)
Pemain IPL Ini Kembali Dipanggil Timnas U-23
![]() |
| Ghozali Muharam - NET |
"Manajemen setuju saya dipanggil Timnas. Hari ini saya berangkat bergabung bersama teman-teman yang lain," kata Ghozali di Medan, Ahad (6/10).
Ghozali akan bergabung bersama pemain lainnya seperti Kurnia Meiga, Andik Vermansyah, Oktavianus Maniani, Alvin Ismail Tuasalamony, Saymsir Alam dan lainnya yang akan menjalani training center (TC) dibawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan di Universitas Negeri Yogyakarta, 6-27 Oktober 2013.
Ghozali yang bisa menggunakan nomor punggung 10 di Pro Duta FC ini mengaku bangga kembali dipanggil memperkuat "Merah Putih", dan kedua kalinya tampil diajang Sea Games. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan, untuk masuk dalam skuad Garuda muda.
"Ini yang kedua kali saya dipanggil Timnas untuk memperkuat Timnas di Sea Games. Persiapan fisik tidak ada yang fokus, karena latihan tiap hari dengan tim. Hanya persiapan mental saya yang utama," katanya.
Dipanggilnya pemain lincah dan enerjik ini mendapat restu Pro Duta FC, dan manajemen menyetujui terpilihnya Ghozali mewakili tim dalam skuad Merah Putih.
"Untuk merah putih, tidak mungkin manajemen menghalangi. Tentu kita perbolehkan pemain dipanggil Timnas. Ini juga suatu kebanggaan bagi tim," kata Manajer Tim Pro Duta FC Ansyari Lubis.
Disinggung hilangnya Ghozali memperkuat Pro Duta FC dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL), menurut Ansyari, hal tersebut tidak menjadi masalah buat tim. Karena ia masih memiliki pemain lainnya yang siap mengisi posisi yang ditinggalkan Ghozali seperti Girts Karlson dan Yusuf Effendi, Donny F Siregar.
"Namun tenaganya Ghozali tetap kita harapkan bisa memperkuat Pro Duta. Nanti tiga hari sebelum pertandingan Play Off, Ghozali akan balik ke klub. Artinya kita sudah koordinasi dengan coach Timnas," katanya.[antara]
Umuh Muchtar Dukung Wacana Kompetisi Dua Wilayah
![]() |
| Umuh Muchtar - NET |
Unifikasi dua kompetisi yang selama ini bersebrangan, Indonesia Super League (ISL) dan Indonesia Premier League (IPL) membuat jumlah klub peserta bertambah. Hal itu otomatis bakal membuat frekuensi pertandingan bakal bertambah.
Salah satu dampaknya adalah pembengkakan anggaran akomodasi klub peserta. Hal itulah yang menurut Manajer Persib, Umuh Muchtar harus dipikirkan bersama, termasuk oleh PSSI selaku organisasi dan PT. Liga Indonesia sebagai operator kompetisi.
Kompetisi musim depan sendiri akan diikuti 22 klub, artinya jika format kompetisi penuh yang dipakai, setiap klub akan melakoni total 42 pertandingan. Hal itu menurut Umuh, dipastikan akan membuat anggaran klub untuk sektor akomodasi bakal mengalami pembekakan. Terutama jika tim bertanding di luar pulau.
“Kalau memang formatnya mau diubah jadi dua wilayah, dari sisi anggaran pasti klub juga akan lebih efesien. Sebab dengan format kompetisi yang selama ini diterapkan saja, klub-klub sedikit terbebani karena harus mengeluarkan anggaran yang lumayan besar,” ucap Umuh.
Meski format dua wilayah jika diterapkan terkesan akan membuat Indonesia mundur satu langkah, namun, bagi Umuh ada banyak faktor yang membuat kompetisi sepakbola Indonesia harus menyesuaikan diri. Selain kondisi mayoritas klub yang belum benar-benar profesional. Kondisi geografis Indonesia yang letak wilayahnya saling berjauhan membuat kas klub bakal banyak terkuras.
Sisi positif lainnya yang menurut Umuh bisa diperoleh dari format dua wilayah adalah pemain tidak akan terlalu terkuras tenaganya. Sebab jumlah pertandingan dipastikan akan lebih sedikit dibandingkan format kompetisi penuh.[okezone]
Jika Nekat Naik Motor, Gaji Pemain Persib Ditahan
![]() |
| M.Farhan - SIMAUNG |
Direktur Marketing Persib Bandung M. Farhan mengungkapkan larangan tersebut tertuang dalam kontrak pemain. Hal itu sengaja dilakukan untuk melindungi pemain dari cedera.
Farhan menyebutkan tidak akan segan-segan untuk menghukum pemain yang ketahuan melanggar aturan tersebut. Manajemen Persib juga tidak segan menahan gaji pemain yang berani naik motor.
"Pemain tidak boleh naik motor. Pernah ada pemain yang ketahuan naik motor lalu jatuh. Gajinya kita tahan hingga dua bulan," kata M. Farhan, saat mengikuti diskusi bulanan yang digelar Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) di Bloeming Cafe FX Lifestyle Senayan Jakarta, Jumat (4/10).
Tak hanya naik motor, pemain-pemain Persib juga tidak diperbolehkan untuk mengendarai downhill. "Tidak boleh balapan, naik sepeda downhill juga tidak boleh," ungkap Farhan. (jawapos)
Umuh Protes Kasus Rasis Ditutup Komdis PSSI
![]() |
| Umuh Mochtar - NET |
Manajer Persib Umuh Muchtar menegaskan, dirinya sangat menyayangkan keputusan komdis yang menutup kasus ini. Padahal, kata Umuh, Djanur dan Messi sudah memenuhi panggilan komdis sebagai saksi.
Umuh sendiri menganggap jika komdis kurang respon dalam menyikapi dugaan pelanggaran ini. “Kita kan sudah datang, tapi sepertinya komdis tidak respon dan tidak ada niatan menyelesaikannya," kata Umuh.
Umuh menegaskan, bukti yang diminta pihak komdis sudah jelas ada pada ucapan. Maka itu, ia heran jika komdis meminta bukti dalam bentuk foto. “Ditanya tentang bukti berupa foto. Mau bukti bagaimana? itu kan ucapan," ungkapnya.
Selain itu, karena mentoknya penyikapan komdis dalam kasus ini, Umuh menilai tidak akan ada efek jera yang bisa mencegah aksi rasis lainnya di masa mendatang. "Karena kasus ini sudah diketahui, seharusnya komdis yang mengusut tapi kan tidak ada, jadi nggak akan ada efek jera," pungkasnya.
Diberitakan Radar sebelumnya, kasus pelecehan rasialisme tetap menjadi kasus pelanggaran yang tidak terhukum di Indonesia. Seperti terjadi dalam kasus yang menimpa gelandang serang Persib Bandung, Mbida Messi. Sempat mendapatkan perhatian publik, kasus tersebut resmi ditutup, Rabu (2/10).
Keputusan itu diumumkan setelah terjadi pertemuan antara kedua belah pihak di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta. Dari pihak Komdis diwakili langsung ketuanya, Hinca Panjaitan. Sementara pihak Messi diwakili Djanur dan Messi sendiri. (jawapos)
Persipura Taklukkan Santos 2-1
![]() |
| Persipura VS Santos - NET |
Didalam laga tersebut, tim juara Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 ini, memang begitu mendominasi permainan. Dan bahkan tim asuhan Jacksen F Tiago tersebut sebetulnya bisa membuat lebih dari dua gol.
Sementara Santos di awal babak pertama langsung menggebrak pertahanan Persipura. Dari kerjasama yang rapih diperagakan para pemain muda Santos. Lalu laga baru berjalan tiga menit Lobo yang merangsek ke daerah pertahanan Persipura berhasil memperdayai kiper Yoo Jae Hoon.
Tertinggal satu gol Persipura langsung meningkatkan serangan. Beberapa kali Boaz dan Ian Kabes mendapat peluang untuk menjebol gawang Santos. Dan hingga akhirnya pada menit 17 Boaz yang mendapat umpan jauh dari Kabes dengan sekali sentuhan berhasil memperdayai kiper lawan.
Selanjutnya Yohanes Ferinando Pahabol nyaris menambah keunggulan. Tapi sayang dia terjatuh sebelum mengarahkan bola ke gawang Santos. dan kedudukan sama kuat 1-1 tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Pada babak kedua, tim Persipura langsung mengendalikan permainan. Winger Ian Kabes yang beberapa kali memperoleh peluang, pada akhirnya berhasil menjebol gawang Santos menit 48. Ian Kabes yang merangsek sendirian ke daerah pertahanan Santos langsung melepaskan tembakan keras. Persipura unggul 2-1.
Santos yang tampak kesulitan kerap dipermainkan oleh pemain-pemain Persipura. Tapi bukan berarti Santos tanpa bahaya, karena mereka beberapa kali mampu melepaskan tembakan ke gawang Jae-Hoon Lobo dan Wilson paling sering masuk ke daerah pertahanan Mutiara Hitam.
Duel berjalan cukup dipenuhi atraksi teknik para pemain, tapi hingga tambahan waktu tiga menit tak juga menambah gol pada laga ini. Sampai laga ditutup dengan skor akhir 2-1 bagi Persipura. (mrbola)
Pro Duta FC Soroti Konsep Playoff IPL Ala PSSI
![]() |
| Pro Duta FC - NET |
"Kami hanya ingin memberi pemain-pemain muda ini iklim kompetisi. Kami ingin mereka banyak bertanding agar berguna bagi Timnas. Untuk apa kita konsisten membina pemain muda kalau mereka hanya sedikit bertanding?" ujar Media Officer Pro Duta, Handoyo Subosito, pada Bola.net.
"Kalau tujuannya hanya secepatnya menjadi juara, mending lempar koin saja untuk menentukan siapa juaranya. Nggak perlu ada kompetisi," sambung Handoyo.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan PT. LPIS dan klub-klub peserta IPL, Rabu (02/10), PSSI menawarkan opsi laga playoff untuk mencari tim IPL yang bakal bergabung dengan kompetisi unifikasi musim depan. 10 klub yang diakui PSSI -minus Semen Padang yang mendapat bye- bakal dibagi dua grup. Dari masing-masing grup akan dipilih tiga klub teratas. Enam klub dari dua grup plus Semen Padang selanjutnya akan menjalani proses verifikasi PSSI, untuk kemudian dipilih empat klub yang akan gabung dengan kompetisi unifikasi.
Sementara, Arema Indonesia bersama Persebaya 1927 dipastikan tidak akan tampil dalam playoff tersebut. Pasalnya, menurut PSSI, mereka bukan merupakan anggota federasi sepakbola Indonesia tersebut. Selain Arema dan Persebaya, playoff juga dipastikan tidak akan diikuti oleh Persibo, Persija dan Persema, yang sudah terlebih dahulu didiskualifikasi oleh Komisi Disiplin PSSI. (bolanet)
Persebaya Benarkan Andik Trial Ke Jepang
![]() |
| Andik Vermansyah - BOLANET |
Keberangkatan Andik ke Jepang ternyata sudah diketahui oleh manajemen Persebaya sejak lama. Menurut manajer Persebaya, Saleh Hanifah, Kamis (03/10) siang, Andik sudah meminta izin ke Kofu jauh-jauh hari, sebelum bergabung dengan Timnas U-23.
"Benar dia akan ke Jepang. Dia akan melakukan trial selama beberapa hari saja di sana," ucap Saleh kepada wartawan, Kamis siang.
Saleh mengaku kurang tahu proses ketertarikan Ventforet sehingga Andik mendapat kesempatan untuk bergabung dengan tim yang bermarkas di Yamanashi Chuo Bank Stadium, Kofu ini. "Itu urusan pribadi dia," imbuh Saleh.
Kabarnya, Andik tak akan langsung bergabung dengan tim utama Ventforet. Sebab, kompetisi J-League masih bergulir. Pemain 21 tahun ini akan dipantau saat tim cadangan Ventforet tanding lawan Shimizu S-Pulse. (bolanet)
Persebaya 1927 Tetap Izinkan Evan Dimas dan Andik Bela Timnas
![]() |
"Timnas adalah impian seluruh pemain. Kami tidak akan menghalangi mimpi pemain-pemain binaan kami," kata CEO Persebaya 1927 Cholid Goromah saat ditemui di Hotel Sahati, Kawasan Ragunan Jakarta Selatan,
Evan Dimas merupakan kapten Timnas U-19 yang saat ini sedang menggelar Training Camp (TC) jelang Pra Kualifikasi Asia, 8-12 Oktober di Jakarta. Pemain bernomor punggung 6 itu merupakan salah satu pemain timnas U-19 yang cukup bersinar di AFF Cup U-19 lalu.
Sementara Andik Vermansyah adalah salah satu pilar utama Timnas U-23 yang dipersiapkan ke SEA Games 2013 di Myanmar. Andik juga merupakan skuat timnas U-23 yang baru saja merebut medali perak di Islamic Solidarity Games (ISG).
"Kita tetap membiarkan Evan Dimas dan Andik Vermansyah masuk timnas. Kita mengutamakan pembinaan, apapun yang terjadi," ungkap Cholid. (jawapos)
LPIS: Buktikan Persebaya di Legal Formal
![]() |
| Widjayanto - NET |
Faktor historis masih dikedepankan oleh manajemen Persebaya 1927 yang dikomandani Cholid Ghoromah. Namun, keputusan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang diselenggarakan di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Maret lalu bisa mementahkan klaim Persebaya 1927. Di situ, justru Persebaya di ISL saat inilah yang asli.
"Hanya satu yang bisa dilakukan Persebaya untuk mendapatkan kembali hak di kompetisi, membuktikannya dari aspek legal formal. Kan aspek itu yang menjadi landasan PSSI untuk menentukan keabsahan klub di kompetisi musim depan. Kami yakin merekalah yang asli," ujar Managing Director PT Liga Prima Indonesia Sportindo (PT LPIS), operator yang menaungi IPL, Didied Poernawan Affandy, tadi malam.
PT LPIS mempertanyakan sikap PSSI yang tidak berkoordinasi dulu terkait dengan pencoretan Persebaya 1927 dan Arema IPL. Pun demikian format kompetisi baru yang mengakomodir cuma 11 klub IPL. Menurut Didied, yang bisa menyatakan Persebaya 1927 dan Arema IPL dicoret itu bukan PSSI atau Exco, melainkan Komisi Disiplin.
Sebab, itu sama seperti yang dialami oleh ketiga klub lainnya, Persibo Bojonegoro, Persija IPL, dan Persema Malang. "Yang jelas kalau sudah berbicara soal legal formal, ini sudah masuk ke dalam ranah hukum. Bukan lagi PT LPIS ataupun federasi dalam hal ini PSSI. Biarlah nanti yang jadi penentunya adalah pengadilan," ungkapnya.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh CEO LPIS, Widjajanto. Menurut Widja, berbekal dari keputusan Kongres yang menyerukan kompetisi, baik ISL dan IPL, harus diselenggarakan hingga berakhir. Kedua kompetisi itu jelas masih diakui dan berada di bawah PSSI, demikian juga dengan status keanggotaannya.
"Coba dicek saja di dalam situs FIFA, yang ada hanyalah Persebaya yang sekarang bermain di IPL. Dengan adanya keputusan meniadakan Persebaya ataupun Arema di dalam proses unifikasi, kami menilai ada sejumlah pihak yang kontra-produktif dengan semangat unifikasi itu sendiri," jelasnya.
Lebih lanjut, Widja berharap kompetisi IPL bisa tetap dilanjutkan. Bukan untuk kepentingan dari pihaknya, melainkan untuk mendukung upaya unifikasi liga itu sendiri. "Seharusnya dilihat dulu sampai ada empat besarnya. Kalau tiba-tiba mencoret klub seperti ini, lalu buat apa ada posisi empat besar itu?," tandasnya. (JAWAPOS)
Pihak Semen Padang Setuju IPL Dihentikan Sementara
![]() |
| Erizal Anwar - LPIS |
"LPIS tidak sanggup lagi menjalankan LPI sebagaimana mestinya, mereka juga kesulitan dana untuk melanjutkan kompetisi. Kasihan klub jika diteruskan, kompetisi akan berjalan dipaksakan," tegas Direktur Utama PT Semen Padang Kabau Sirah (SPKS), Erizal Anwar, saat dihubungi wartawa, Selasa (1/10).
Ia juga mengungkapkan, banyak klub IPL yang tidak sanggup lagi menyelesaikan kompetisi, karena terkendala dana. Namun mereka tidak berani untuk hengkang, karena khawatir terkena sanksi.
Terkait rencana pertemuan klub IPL, PSSI dan LPIS pada Rabu (2/10) besok, Erizal mengaku sudah menerima undangan pertemuan dari PSSI. Ia secara tegas akan datang di pertemuan yang digagas Sekjen PSSI tersebut.
"Saya akan datang pada pertemuan itu. Rapat itu penting untuk menentukan nasib kompetisi," ucapnya.(jawapos)
Jadwal Padat, Persib Terpaksa Tolak Ladeni Fulham U-21
![]() |
| Persib - NET |
Musim 2013, Persib memang disibukkan dengan empat turnamen sekaligus. Selain kompetisi utama, Indonesia Super League (ISL), tim kebanggaan warga Bandung dan Jawa Barat ini juga menjadi peserta dua turnamen pramusim. Yaitu Celebes Cup dan Inter Island Cup.
Hanya terpaut lima hari dari pertandingan terakhir ISL 2013 yang digelar di Papua, Persib langsung bertarung dalam Menpora Cup. Penampilan di turnamen gagasan Roy Suryo itu pun menunjukkan bahwa Firman Utina dkk sudah sangat kelelahan.
''Ini hajat MNC menggelar pertandingan persahabatan. Tadinya MNC merencanakan Persib akan melawan Fulham U21. Tapi kami dalam kondisi tidak siap saat ini karena baru selesai kompetisi kemarin. Bahkan kami pun sudah mulai meliburkan pemain,” ucap Pelatih Persib, Djadjang ‘Djanur’ Nurdjaman.
Sebagai pengganti Persib, MNC akhirnya membentuk tim seleksi. Bahkan, Djanur tetap dipercaya sebagai pelatih yang menukangi kesebelasan tersebut. Pertandingan antara tim seleksi pengganti Persib melawan Fulham U21, rencananya digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (1/10).
''Sayang juga kan kalau tidak ada lawan tanding, Fulham U-21 sudah siap menggelar pertandingan di Indonesia. Ya akhirnya MNC membentuk tim seleksi untuk melawan mereka,” tutur Djanur.
Dalam pembentukan tim tersebut, pemain Persib era 1980-an ini diberi kepercayaan untuk ikut memilih pemain. Djanur pun memboyong beberapa pilar Pangeran Biru untuk ikut menantang tim junior dari klub Liga Inggris berjuluk The Cottagers itu.
''Jumlah pemain di tim yang melawan Fulham U-21 nantinya sekitar delapan belas hingga dua puluh orang. Dari Persib sendiri, saya bawa lima orang,” ungkap Djanur.
Lima pemain yang dimaksud adalah kiper I Made Wirawan, defender Maman Abdurrahman dan Tony Sucipto, serta gelandang Firman Utina dan Atep. Kondisi kelelahan memang memaksa Persib menolak beberapa tawaran kompetisi dan laga persahabatan.
Padahal, sejumlah tim dari luar negeri pun sempat mengajukan proposal pada PT Persib Bandung Bermartabat untuk menjajal kualitas Sergio van Dijk dkk. Mayoritas klub yang ingin beruji coba, mengajukan waktu pertandingan pada kurun bulan Oktober.
''Saya terakhir diberitahu PT PBB ternyata lumayan banyak juga undangan pertandignan persahabatan untuk Persib, mulai dari luar Jawa sampai luar negeri. Kemarin juga ada dua klub negara tetangga yang intens menghubungi, tapi sepertinya tidak jadi, karena memang tim Persib sudah mulai libur,” pungkas Djanur[sindo]
Dipermainkan Wasit, Mariners Menyesal Ikut Final Menpora Cup
![]() |
| Asisten Pelatih Mariners, Phil Moss - GOAL |
"Jika melihat kepemimpinan wasit, saya kira lebih baik kami pulang ke Australia empat hari lalu dan tidak datang ke pertandingan ini," ujar Asisten Pelatih Mariners, Phil Moss, usai pertandingan.
"Pemain saya tak layak diperlakukan sedemikian rupa. Mereka meninggalkan anak istri mereka, jika mereka diperlakukan seperti ini, saya rasa lebih baik kita nggak datang ke pertandingan ini," sambungnya.
Sebelumnya, dua penalti Keith Kayamba Gumbs sukses membawa Arema Cronous menjadi jawara di ajang Menpora Cup. Di laga yang berakhir 2-1 bagi keunggulan Arema itu, Mariners hanya mampu mencetak satu gol melalui Marcos Flores.
Sementara itu, meski kalah, Moss mengaku anak asuhnya sudah mengeluarkan semua kemampuan terbaik mereka. Sayang, sambung pria berdarah Inggris ini, wasit membuat upaya mereka sia-sia.
"Pemain saya tak layak diperlakukan sedemikian rupa. Ini bukan hanya opini saya, namun semua orang yang paham pasti sependapat," sambungnya.
Sementara itu, sebagai runner-up Menpora Cup, Mariners berhak mendapat hadiah sebesar 250 juta Rupiah. Hadiah tersebut secara simbolis diserahkan oleh salah seorang Vice President MNC, Ray Wijaya, usai pertandingan tersebut. (bolanet)
Persebaya Gugat PSSI ke CAS (Badan Arbitrase Olahraga Internasional)
![]() |
| Persebaya - BOLA.NET |
Memang, dari informasi yang diterima oleh Jawa Pos, CEO Persebaya, Cholid Ghoromah berencana menggugat PSSI. Pasalnya, otoritas tertinggi sepak bola ini enggan menganggap Persebaya yang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) sebagai anggota PSSI.
Ya, karena status Green Force - julukan Persebaya- yang tidak mendapat pengakuan PSSI itu secara otomatis berdampak bagi status Evan Dimas, Kapten Timnas U-19 Indonesia, di Persebaya. Kendati telah bergabung dengan Persebaya awal musim ini, Evan belum bisa dimainkan karena statusnya belum disahkan oleh PSSI.
Informasi Persebaya akan memperkarakan masalah ini ke CAS tersebut juga diakui oleh secretary corporate Persebaya, Ram Surahman. "Saya juga tahu rencana itu. Tapi, sebaiknya untuk masalah ini Pak Cholid saja yang ngomong," ucap pria yang juga mantan wartawan itu.
Sayang, sampai tadi malam, Cholid yang juga mantan ketua Pengkot PSSI Surabaya ini tidak bisa dihubungi. Tapi, jauh sebelum ini, wacana gugatan Persebaya ke CAS ini juga pernah dilemparkan oleh Saleh Ismail Mukadar, Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia. Namun, entah kenapa wacana itu menguap begitu saja.
Sementara, terkait dengan polemik yang melanda Evan tersebut, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) yang dikenal aktif dalam membela nasib pemain pesepakbola nasional belum berani berkomentar. Alasannya, Evan belum menjadi pemain profesional, sehingga masih belum masuk bagian yang dia perjuangkan.
Hanya, melalui General Manager-nya, Valentino Simanjuntak, APPI berharap persoalan ini bisa segera menemui titik temunya. "Dan federasi harus tetap melindunginya. Jangankan untuk pemain yang belum profesional, pemain yang sudah profesional saja banyak yang masih belum mendapatkan perlakuan layak dari federasi," jelasnya. (jawapos)
La Nyalla : Sampai 2050 Pun Persebaya 1927 Tidak Akan Diakui PSSI
![]() |
| La Nyalla - NET |
Ditegaskannya, keberadaan Persebaya Surabaya yang tampil di ajang Indonesia Super League (ISL) musim 2013-2014, sudah dilegalkan dalam Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, Jakarta, 17 Maret lalu.
"Persebaya hanya ada satu. Sedangkan yang menggunakan nama 1927, sampai 2050 pun tidak akan diakui PSSI," terang La Nyalla.
Dilanjutkannya, PSSI segera membahas nasib Kapten tim nasional Indonesia U-19, Evan Dimas, notabene pemain Persebaya 1927. La Nyalla mengatakan, Evan tidak perlu khawatirkan masalah tersebut dan tetap fokus ke Timnas yang akan berlaga di Piala AFC U-19, Oktober mendatang.
CEO PT LPIS, Widjajanto, menyerahkan status Evan kepada PSSI dan berharap mendapatkan solusi yang tepat.
"Kami (PT LPIS) sudah menerima surat resmi dari PSSI mengenai status Evan Dimas. PT LPIS akan membatu Anggota Eksekutif (Exco) PSSI untuk urusan alih status Evan Dimas. Kami hanya bisa mematuhi putusan federasi dan pak Menpora Roy Suryo) juga sudah mengatakan kalau Timnas U-19 tidak boleh diganggu hingga tugasnya selesai. Kami hanya bisa berharap, menemukan solusi tanpa melanggar regulasi yang sudah ada," pungkasnya. (bolanet)
Makin Panas, Kasus Evan Dimas Dibawa ke Arbitrase Internasional
![]() |
| Evan Dimas - NET |
Pasalnya Persebaya 1927 yang merasa memiliki Evan Dimas akan mengajukan masalah ini ke Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).
CEO Persebaya 1927, Cholid Goromah mengatakan, Evan Dimas merupakan pemain yang dibina oleh Persebaya. Menjadi sangat aneh jika PSSI menolak mengesahkan pengalihan statusnya dari pemain amatir ke profesional.
"Persebaya 1927 itu terdaftar, dia ikut kompetisi sejak kepemimpinan Djohar Arifin," ujar Cholid saat dihubungi, Selasa (24/9).
Cholid menegaskan biarlah nanti CAS yang menilai Persebaya mana yang asli. "Biar pengadilan menentukan mana Persebaya yang sah, apapun hasilnya kami terima. Bulan depan mungkin sudah dapat hasilnya, dan kami akan terus perjuangkan," tegas Cholid.
Dia menanggapi pernyataan Sekjen PSSI Joko Driyono yang mengatakan tidak bisa mengesahkan status profesional Evan Dimas, karena merupakan pemain Persebaya 1927. Sesuai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret, Persebaya 1927 bukanlah Persebaya asli. (jawapos)
AFC CUP : Lawan East Bengal, Semen Padang Tanpa Beban
![]() |
| Semen Padang - NET |
Laga nanti dipastikan bakal berlangsung seru, mengingat kedua tim sama-sama optimistis merebut satu tiket semi-final. Menurut Jafri, pihaknya sudah melupakan kekalahan 1-0 di leg pertama perempat-final di Kolkatta India, pekan lalu.
“Kini kami sudah tempur, dan fokus pada pertandingan nanti. Persiapan sudah matang, baik strategi, dan juga mental. Anak-anak siap bermain lepas, semangat juang tinggi, dan tidak terburu-buru dalam permainan nanti. Walau kami butuh gol cepat, tapi akan bermain normal saja,” tutur Jafri.
Jafri juga menyebut tak akan memberi perhatian khusus pada pemain East Bengal, apakah itu Chidi Edeh, ataupun Ryuji Sueoka yang mencetak gol kemenangan East Bengal di laga pertama.
“Kita akan bermain kolektif saja, dan tak ada penjagaan istimewa untuk pemain lawan,” tegas Jafri.
Tekad yang sama dilontarkan kapten Ellie Aiboy. Pemain senior ini mengaku timnya tengah dalam kondisi bagus, dan motivasi berlipat untuk mengalahkan East Bengal.
“Bagi saya tidak ada kata yang tidak mungkin. Kami sudah siap. Timnas U-19 AFF sudah bikin sejarah, besok kenapa tidak giliran kami pula,” kata sang kapten berusia 34 tahun itu.
Sementara, kubu East Bengal tidak mau kalah gertak. Pelatih Marcos Antonio Falopa mengaku siap memberikan permainan menarik, dan merebut tiket semi-final, Namun begitu, pelatih asal Brasil itu mengakui duel kedua petang ini sulit, dan berat bagi pasukannya.
“Kami sangat respek kepada Semen Padang FC. Mereka tim bagus di semua lini. Makanya laga besok sore [hari ini] sulit, dan berat bagi kami,” ujarnya seperti diterjemahkan media Officer SPFC, Ronny Suhatril. (goal)
Oleh FIFA, Poin Arema Dikurangi Tiga
Seputar Timnas - PT Liga Indonesia melakukan pengurangan 3 poin terhadap klub Arema Indonesia dalam klasemen Indonesia Super League 2012/2013. Keputusan ini dilakukan oleh LIGA sebagai bentuk implementasi hukuman Komisi Disiplin FIFA.
Ya, hal ini sekaligus menindaklanjuti surat PSSI nomor 1825/UDN/1017/IX-2013 tertanggal 10 September 2013 tentang implementasi Keputusan Komisi Disiplin FIFA serta circulars dari FIFA.
Dalam surat tersebut, diterangkan bahwa Arema Indonesia dijatuhi hukuman oleh Komisi Disiplin FIFA terkait permasalahan pemain atas nama Jean Landry Poulangoye (Perancis) berupa denda sebesar CHF. 5000 serta hukuman tambahan berupa penngurangan 3 poin terhadap Arema Indonesia yang harus segera dijalankan karena Arema belum membayar denda yang telah diputuskan tersebut.
Terhadap keputusan tersebut, PSSI diwajibkan menjalankan dengan melakukan pengurangan 3 poin dalam kompetisi yang sedang diikuti oleh Arema, dan memerintahkan PT Liga Indonesia untuk segera melakukan implementasi hukuman tersebut.
“Kita memang harus mengimplementasikan hal ini, karena sebagai konsekuensi apabila PSSI tidak menjalankan hal tersebut, maka FIFA akan memberikan hukuman kepada Indoensia berupa tidak dapat ikut serta dalam seluruh kompetisi FIFA,” kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia.
Dengan demikian, poin Arema Indonesia, yang hingga laga ke-33, sudah mengoleksi 66 poin, berkurang menjadi 63 poin, sejak keputusan ini ditetapkan oleh LIGA, dan diinformasikan kepada klub Arema Indonesia pada Kamis (12/9)..
Tidak hanya melakukan pengurangan 3 poin, LIGA juga memberikan reminder kepada klub Arema Indonesia untuk segera melakukan pembayaran denda tersebut kepada FIFA dengan konsekuensi apabila tidak dilakukan pembayaran, maka klub Arema Indonesia akan mendapatkan sanksi tambahan berupa degradasi ke tingkat kompetisi yang lebih rendah (Divisi Utama).
Landry sendiri adalah sosok pemain Arema di tahun 2010. Dirinya dipecat sebelum musim memasuki separuh karena permainan jelek. Karena itulah, sosok pemain Prancis ini melaporkan Arema kepada FIFA. Usai tiga tahun, kasus ini baru tertangani oleh FIFA.
Sementara itu, dalam susunan klasemen resmi ISL, nilai Arema sudah diubah dari 66 menjadi 63.[PT.LIGA+WEAREMA]
Ya, hal ini sekaligus menindaklanjuti surat PSSI nomor 1825/UDN/1017/IX-2013 tertanggal 10 September 2013 tentang implementasi Keputusan Komisi Disiplin FIFA serta circulars dari FIFA.
Dalam surat tersebut, diterangkan bahwa Arema Indonesia dijatuhi hukuman oleh Komisi Disiplin FIFA terkait permasalahan pemain atas nama Jean Landry Poulangoye (Perancis) berupa denda sebesar CHF. 5000 serta hukuman tambahan berupa penngurangan 3 poin terhadap Arema Indonesia yang harus segera dijalankan karena Arema belum membayar denda yang telah diputuskan tersebut.
Terhadap keputusan tersebut, PSSI diwajibkan menjalankan dengan melakukan pengurangan 3 poin dalam kompetisi yang sedang diikuti oleh Arema, dan memerintahkan PT Liga Indonesia untuk segera melakukan implementasi hukuman tersebut.
“Kita memang harus mengimplementasikan hal ini, karena sebagai konsekuensi apabila PSSI tidak menjalankan hal tersebut, maka FIFA akan memberikan hukuman kepada Indoensia berupa tidak dapat ikut serta dalam seluruh kompetisi FIFA,” kata Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia.
Dengan demikian, poin Arema Indonesia, yang hingga laga ke-33, sudah mengoleksi 66 poin, berkurang menjadi 63 poin, sejak keputusan ini ditetapkan oleh LIGA, dan diinformasikan kepada klub Arema Indonesia pada Kamis (12/9)..
Tidak hanya melakukan pengurangan 3 poin, LIGA juga memberikan reminder kepada klub Arema Indonesia untuk segera melakukan pembayaran denda tersebut kepada FIFA dengan konsekuensi apabila tidak dilakukan pembayaran, maka klub Arema Indonesia akan mendapatkan sanksi tambahan berupa degradasi ke tingkat kompetisi yang lebih rendah (Divisi Utama).
Landry sendiri adalah sosok pemain Arema di tahun 2010. Dirinya dipecat sebelum musim memasuki separuh karena permainan jelek. Karena itulah, sosok pemain Prancis ini melaporkan Arema kepada FIFA. Usai tiga tahun, kasus ini baru tertangani oleh FIFA.
Sementara itu, dalam susunan klasemen resmi ISL, nilai Arema sudah diubah dari 66 menjadi 63.[PT.LIGA+WEAREMA]
Oktober, Persipura Akan Ujicoba Lawan Klub Brazil Santos
Seputar Timnas - Ketua umum Persipura Jayapura Benhur Tommy Mano mengatakan Boaz Salossa dan kawan-kawan akan menghadapi klub Santos asal Brazil dalam laga ujicoba atau persahabatan. "3 Oktober 2013 Persipura akan menghadapi tim Santos-U23 dalam laga ujicoba atau persahabatan di Yogyakarta," kata Benhur Tommy Mano di Jayapura, Papua, Kamis (12/9/13).
Menurutnya, laga ujicoba dengan salah satu klub asal Brasil yang terkenal itu merupakan suatu kesempatan besar bagi skuat Mutiara Hitam untuk menimba ilmu.
Untuk itu, Benhur berharap rencana ujicoba tersebut bisa dilaksanakan. "Harapan saya ujicoba ini bisa dilakukan. Sebagai ajang pemanasan bagi skuat Persipura dan juga menimba ilmu," tambahnya.
Dalam pertandingan Rabu (11/9/2013) malam, Persipura mengalahkan Persib Bandung di Stadion Mandala Jayapura. Skuat besutan Jacksen F Tiago itu menang tipis 1-0 lewat gol Yustinus Pae di menit ke-54.
Dengan hasil tersebut, Persipura kokoh di puncak klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) dengan poin 76. Pada pertandingan terakhir, Persipura akan menjamu Persita Tanggerang di Stadion Mandala Jayapura.[liputan6]
Menurutnya, laga ujicoba dengan salah satu klub asal Brasil yang terkenal itu merupakan suatu kesempatan besar bagi skuat Mutiara Hitam untuk menimba ilmu.
"Saya kira ini merupakan kesempatan bagi anak-anak Persipura untuk dapat ilmu langsung dari klub Brasil," ucapnya.
Untuk itu, Benhur berharap rencana ujicoba tersebut bisa dilaksanakan. "Harapan saya ujicoba ini bisa dilakukan. Sebagai ajang pemanasan bagi skuat Persipura dan juga menimba ilmu," tambahnya.
Dalam pertandingan Rabu (11/9/2013) malam, Persipura mengalahkan Persib Bandung di Stadion Mandala Jayapura. Skuat besutan Jacksen F Tiago itu menang tipis 1-0 lewat gol Yustinus Pae di menit ke-54.
Dengan hasil tersebut, Persipura kokoh di puncak klasemen sementara Indonesia Super League (ISL) dengan poin 76. Pada pertandingan terakhir, Persipura akan menjamu Persita Tanggerang di Stadion Mandala Jayapura.[liputan6]
Komdis PSSI Akan Didemo Viking Persib Club
Seputar Timnas - Kelompok suporter Persib Bandung yang menamakan diri Viking Persib Club akan berunjuk rasa ke kantor PSSI di Senayan, Jakarta. Belum diketahui kapan aksi tersebut akan dilakukan.
Seperti dikuti dari Liputan6.com, Kamis (12/9/13) petang WIB, dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Viking tengah mengumpulkan massa dengan pendaftaran Rp 70 ribu per orang bagi mereka yang ingin ikut aksi tersebut. Saat ini, Viking tengah mengajukan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya untuk berunjuk rasa di kantor PSSI.
Aksi Viking merupakan respons atas sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Persib dan Bobotoh (pendukung Persib). Komdis memberikan sanksi kepada Bobotoh berupa larangan mendukung langsung tim Maung Bandung di stadion saat laga tandang selama 12 bulan.
Tak hanya itu, Komdis juga menjatuhkan sanksi denda Rp 50 juta kepada manajemen Persib akibat tingkah laku buruk suporter tersebut. Sesuai Kode Disiplin pasal 75 ayat 8, yakni tingkah suporter ditanggung klub. Sanksi tersebut terkait kericuhan suporter dalam laga Persib melawan Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 28 Agustus silam. Pihak Persib sendiri sudah akan mengajukan banding terhadap sanksi tersebut.
"Langkah banding akan kita proses. Poinnya, pertama untuk sanksi denda dan sanksi Bobotoh yang tak boleh mendukung dalam laga tandang selama setahun," kata Kuswara S Taryono, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Selain berunjuk rasa, para Viking juga akan menggalang dana berupa uang logam dari semua distrik, baik seluruh Indonesia maupun luar negeri, seperti distrik Jepang, Singapura, Malaysia, Swiss, Inggris, Latvia, dan Ukraina. (liputan6)
Seperti dikuti dari Liputan6.com, Kamis (12/9/13) petang WIB, dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Viking tengah mengumpulkan massa dengan pendaftaran Rp 70 ribu per orang bagi mereka yang ingin ikut aksi tersebut. Saat ini, Viking tengah mengajukan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya untuk berunjuk rasa di kantor PSSI.
Aksi Viking merupakan respons atas sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Persib dan Bobotoh (pendukung Persib). Komdis memberikan sanksi kepada Bobotoh berupa larangan mendukung langsung tim Maung Bandung di stadion saat laga tandang selama 12 bulan.
Tak hanya itu, Komdis juga menjatuhkan sanksi denda Rp 50 juta kepada manajemen Persib akibat tingkah laku buruk suporter tersebut. Sesuai Kode Disiplin pasal 75 ayat 8, yakni tingkah suporter ditanggung klub. Sanksi tersebut terkait kericuhan suporter dalam laga Persib melawan Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 28 Agustus silam. Pihak Persib sendiri sudah akan mengajukan banding terhadap sanksi tersebut.
"Langkah banding akan kita proses. Poinnya, pertama untuk sanksi denda dan sanksi Bobotoh yang tak boleh mendukung dalam laga tandang selama setahun," kata Kuswara S Taryono, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).
Selain berunjuk rasa, para Viking juga akan menggalang dana berupa uang logam dari semua distrik, baik seluruh Indonesia maupun luar negeri, seperti distrik Jepang, Singapura, Malaysia, Swiss, Inggris, Latvia, dan Ukraina. (liputan6)
Langganan:
Postingan (Atom)




















