Tampilkan postingan dengan label Timnas U-23. Tampilkan semua postingan
  • Prediksi Skor Indonesia U23 VS Timor Leste U23 Tgl 30 Oktober 2013

    Indonesia VS Timor Leste - IST
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi Timnas Timor Leste U-23 tanggal 30 Oktober 2013 pada ajang persahabatan menjelang Sea Games 2013. Pertandingan Indonesia U23 VS Timor Leste akan berlangsung di Stadion Maguwoharjo Sleman dan akan ditayangkan live oleh RCTI mulai pukul 19.00 WIB yang pasti akan diramaikan oleh puluhan ribu warga Yogyakarta.

    Kunia Meiga Hermansyah dkk akan berjibaku menghadapi timnas negara bekas pecahan Indonesia. bebrapa hari sebelumnua, anak asuh RD ini memeperoleh hasil buruk saat Garuda Muda selepas kalah atas Persibat 2-1 , ini adalah pukulan telak bagi skuad asuhan RD yang kalah dengan tim divisi satu yang levelnya jauh dari para punggawa timnas.

    Tim ini adalah tim yang menjadi runner up ajang Islamic Solidarity Games beberapa bulan lalu di Palembang, diharapkan mampu bermain kompak dan mampu memenangkan laga melawan Timor Leste. Bilamana kalah maka  RD mesti banyak melakukan banyak perubahan, pasalnya laga ini mencerminkan kondisi tim yang diperkuat oleh Andik Vermansyah dkk.

    Sejarah pertemuan dengan Timor Leste terjadi Piala Asia U-22 di Pekanbaru Riau tgl 07 Juli 2012 lalu, kala itu Timnas Indonesia mampu mengalahkan Timor Leste dengan skor 2-0. Namun kini melawan Timor Leste bukan perkara mudah, pasalnya negara baru ini dalam beberapa tahun ini memang dalam kondisi memajukan sepakbola, dengan sering melakukan uji coba. Bisa dipastikan Timor Leste akan memberikan perlawanan keras kepada Andik dkk.



    Head to head kedua tim

    - Tidak ada data


    5 Pertandingan terakhir Indonesia U23

    27 Okt 2013: Indonesia U23   [1-2]  Persibat

    26 Okt 2013: Indonesia U23   [1-0]  PSS Sleman

    27 Sep 2013: Indonesia U23   [7-6]  Turki U23

    25 Sep 2013: Indonesia U23   [1-2]  Palestina U23

    19 Sep 2013: Indonesia U23   [1-0]  Maroko U23



    5 Pertandingan terakhir Timor Leste U23

    05 Nov 2011: Brunei U23             [1-2] Timor-Leste U23

    07 Nov 2011: Timor-Leste U23    [2-1] Philippines U23

    09 Nov 2011: Vietnam U23          [2-0] Timor-Leste U23

    13 Nov 2011: Timor-Leste U23    [0-3] Laos U23

    15 Nov 2011: Myanmar U23        [1-0] Timor-Leste U23





    Prediksi Skor Indonesia U23 VS Timor Leste U23 Tgl 30 Oktober 2013:

    Indonesia U23 [2-0] Timor Leste U23

  • Timnas U-23 vs Timor Leste, PSSI Lepas 29.600 Lembar Tiket, Inilah Daftar Harganya

    Timnas U-23 - GOAL
    Seputar Timnas - Selain merilis daftar tiket untuk laga uji coba timnas senior melawan Kyrgyzstan di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (1/11), PSSI lewat Direktur Marketingnya, Edy Prasetya mengumumkan tiket untuk pertandingan uji coba yang melibatkan timnas U-23 melawan Timor Leste di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Rabu (30/10).

    Jumlah tiket yang dilepas untuk pertandingan tersebut jauh lebih sedikit dibandingkan pertandingan timnas senior di Jakarta. Kapasitas Stadion Maguwoharjo, menjadi penyebab.

    Seperti yang disampaikan Edy, pihaknya hanya melepas 29.600 lembar tiket. Total sebanyak 200 lembar dilepas untuk undangan, sementara sisanya dibagi ke dalam 4 kelas.

    Untuk tribun VIP Bawah, PSSI melepas sebanyak 4500 lembar tiket, sementara VIP Atas sebanyak 1800 lembar. Adapun kategori tribun Timur sebanyak 9500 lembar, tribun Utara dan Selatan berjumlah 13.600 lembar.

    “Seperti di Jakarta, suporter diberi diskon 10 persen,” kata Edy Prasetya di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (28/10).

    Tiket termahal sendiri dipatok dengan harga 75 ribu rupiah, sementara termurah yakni 30 ribu rupiah.[sportsatu]

    Berikut rincian harga tiket:

    • VIP Bawah – Rp 75 ribu
    • VIP Atas – Rp 50 ribu
    • Tribun Timur – Rp 40 ribu
    • Tribun Utara dan Selatan – Rp 30 ribu
  • Lawan Tim Divisi I Kalah,Lini Depan Timnas U-23 Parah!

    Timnas U-23 - IST
    Seputar Timnas - Dalam uji coba, memang menang-kalah bukan prioritas utama. Tapi, kalau dalam 11 kali uji coba hanya memetik lima kemenangan dan menelan lima kekalahan, sudah sepantasnya sinyal kuning dinyalakan. Apalagi, dari total 11 kali tryout tersebut, hanya sekali bisa mencetak lebih dari satu gol dalam satu pertandingan.  

    Itulah rekor memprihatinkan timnas U-23 asuhan Rahmad Darmawan yang dipersiapkan untuk SEA Games 2013. Yang lebih memalukan lagi, dalam uji coba terakhir kemarin sore di Stadion Universitas Negeri Yogyakarta, Garuda Muda - julukan timnas U-23- ditundukkan tim Divisi I Persibat Batang 1-2 (1-1).

    Timnas U-23 sebenarnya sempat unggul terlebih dulu lewat gol yang diciptakan Ricky Kayame di menit ke-19. Tapi, keunggulan itu hanya bertahan dua menit menyusul keberhasilan Persibat menyamakan kedudukan dua menit lewat gol eks penyerang Deltras Sidoarjo Engkus Kuswaha.

    Penentu kekalahan timnas U-23 juga kembali lahir dari pemain yang pernah memperkuat Deltras, Djamel Romano Leeflang. Leeflang membobol gawang Garuda dua menit jelang waktu normal berakhir.

    Padahal, kendati tampil dengan komposisi berbeda seperti ketika menumbangkan PSS Sleman 1-0 di laga Sabtu lalu (26/10), skuad yang diturunkan RD - sapaan akrab Rahmad Darmawan - tidak bisa dipandang sebelah mata. Dua pemain yang sudah berpengalaman di level timnas senior, Andik Vermansah dan Oktavianus Maniani, diturunkan pada 45 menit babak kedua.

    RD tentu mengaku kecewa dengan penampilan yang disuguhkan anak asuhnya dalam pertandingan kemarin. Menurutnya, permainan Andik Vermansah dkk masih jauh dari harapan. "Terus terang, saya kecewa. Semua target gagal dicapai, permainan anak-anak pun tidak mampu melebar," ujarnya.

     Target-target yang dimaksud RD tersebut menyangkut tiga elemen permainan. Yaitu, dari sisi kedisiplinan pemain dalam hal membangun formasi tim, penguasaan bola, dan variasi serangan. Selain itu, ketidak tenangan para pemainnya ketika berada di depan gawang pun jadi perhatian mantan pelatih Arema Cronus itu.

    Perlu dicatat, saat menang atas PSS, satu-satunya gol yang tercipta lebih karena kelebihan berkat skill individu sang pencetak gol, Ferry Pahabol. Bukan hasil kerja sama tim. Secara keseluruhan, Garuda Muda memang tak punya striker sekelas Patrich Wanggai dan Titus Bonai, duet timnas SEA Games 2011.       

    "Yang jelas dari dua kali uji coba ini sudah cukup bagi kami untuk memberikan gambaran tim yang saya butuhkan," ungkap pelatih yang dikaitkan dengan beberapa klub di musim depan itu. Rencananya, hari ini timnas U-23 akan mengumumkan penciutan skuad menjadi 26 pemain untuk laga lawan Timor Leste (30/10).

    RD juga harus mengatasi persoalan overconfidence anak asuhnya. Sebab, mereka terkadang bermain sedikit meremehkan jika melawan klub atau tim yang dianggap lemah. "Apalagi di pertandingan uji coba berikutnya akan lebih berat lagi," imbuhnya.

    Sementara itu, pelatih Persibat Sasi Kirono menyebut minimnya variasi serangan menjadi salah satu penyebab tumbangnya timnas U-23. Di laga kemarin, Sasi mengaku memang menerapkan permainan bertahan dengan menutup celah di tengah lapangan. Strategi itu ternyata tidak bisa diimbangi dengan permainan melebar para penggawa timnas U-23.

     "Yang jelas kami melihat permainan mereka (timnas U-23, Red) kurang fight," ujar mantan pemain Petrokimia Putra saat menjuarai Liga Indonesia 2002 itu. (Jawapos)
  • Berikut 30 Pemain Timnas U-23 Untuk SEA Games Myanmar 2013

    Rahmad Darmawan - IST
    Seputar Timnas - Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia U-23 Rahmad Darmawan telah menetapkan 30 nama pemain untuk dilakukan entry by name sesuai technical hand books SEA Games 2013.

    26 nama dari 30 pemain yang sudah bergabung di pemusatan latihan nasional di Yogyakarta juga akan disiapkan untuk ujicoba melawan Timnas Timor Leste dan tryout ke Hongkong pada 12 dan 14 November mendatang.

    "Garuda Muda" akan turun di ajang SEA Games 2013 di Myanmar pada Desember mendatang. Kurna Meiga dan kawan-kawan dibebankan dapat meraih medali emas setelah pada SEA Games 2011 harus puas meraih perunggu usai dikandaskan Malaysia di partai final.[beritasatu]

    Berikut nama-nama pemain Timnas Indonesia untuk SEA Games Myanmar 2013:
    1. Kurnia Meiga Hermansyah (Arema Indonesia)
    2. Andretani Ardhyasa (Persija Jakarta)
    3. Shahar Ginanjar (Persib Bandung)
    4. Alfin Ismail Tuasalamony (CS Vise)
    5. Andri Ibo (Persidafon)
    6. Manahati Lestusen (CS Vise)
    7. Diego Robbie Michiels (Sriwijaya FC)
    8. Fandry Imbiri (Persipura)
    9. Syahrizal (Persija Jakarta)
    10. M Syaifuddin (PBR)
    11. Roni Esars Feliks Beroperay (Persidafon)
    12. Dedi Kusnandar (Arema Indonesia)
    13. Risky Ahmad Sanjaya Pellu (PBR)
    14. Egi Melgiansyah (Arema Indonesia)
    15. Nelson Alom (Persipura)
    16. Yohanes Ferinando Pahabol (Persipura)
    17. Ramdani Lestaluhu (Sriwijaya FC)
    18. Bayu Gatra Sanggiawan (Persisam Samarinda)
    19. Andik Vermansah (Persebaya 1927)
    20. Dendi Santoso (Arema Indonesia)
    21 Oktovianus Maniani (Barito Putera)
    22. Syakir Sulaiman (Persiba Balikpapan)
    23 Fandi Eko Utomo (Persela Lamongan)
    24. Aldaier Makatindu (Persisam Samarinda)
    25. Sunarto (Arema Indonesia)
    26. Yandi Sofyan Munawar (Arema Indonesia)

    Tambahan 4 pemain yang akan didaftarkan di Sea Games
    27. Stefano Lilipaly (Almeire)
    28. David Laly (Persidafon)
    29. Novri Setiawan (Sriwijaya FC)
    30. Rasyid Assahid Bakri (PSM Makasar)

  • RD Lihat Kekompakan Timnas U-23 di Dua Uji Coba

    RD bersama anak didiknya - VIVA
    Seputar Timnas - Pemusatan latihan Timnas U-23 Proyeksi SEA Games Myanmar 2013, di Jogjakarta sudah memasuki minggu ketiga. Progress positif ditunjukkan pasukan Garuda Muda baik dari sisi fisik maupun kekompakan sebagai sebuah tim dalam permainan .

    Saat ini, pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan sedang menyiapkan ke- 37 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan. Mereka diasah kekompakan dan transisi strategi permainan untuk menghadapi dua kali laga uji coba di Jogja melawan klub lokal.


    "Kami sudah masuk fase pemantapan sebagai sebuah tim. Dan kami siapkan untuk fase uji coba pada Sabtu (26/10) dan Minggu (27/10)," katanya, kemarin (23/10).

    Klub lokal yang akan dihadapi dalam pertandingan uji coba nanti adalah klub Divisi Utama, PSS Sleman pada Sabtu. Sementara Minggunya, Kurnia Meiga dkk akan menghadapi klub Divisi I, Persibat Batang. Untuk lokasi pertandingan itu, Rahmad belum memastikan.

    Rahmad mengaku sedang mematangkan pakem permainan timnya, terutama melihat sejauh mana pemain-pemain ini memahami cara bermain yang diinginkan. Jika selama latihan mereka dinilai sudah bagus dan menunjukkan perkembangan positif, kini Rahmad ingin melihat sejauh apa perkembangan pemainnya dalam pertandingan sesungguhnya.

    "Saya ingin lihat bagaimana aplikasinya di pertandingan, melawan tim lain," terang pelatih yang gemar bertopi tersebut.
       
    Pola permainan yang saat ini sedang dimatangkan Rahmad adalah 4-2-3-1dan 4-3-3.  Formasi ini menurutnya adalah pakem permainan yang akan digunakan dalam menghadapi lawan-lawan di SEA Games nanti. Alternatifnya, pelatih 46 tahun itu juga menyiapkan pola 4-4-2 jika menghadapi lawan dengan karakter tertentu.

    Nah, formasi berbeda ini nanti akan diterapkan oleh Rahmad kepada timnya dalam dua kali uji coba kontra PSS dan Persibat. Tapi, dia belum menjelaskan secara rinci mana strategi yang akan dipakai pada laga pertama maupun kedua.

    "Pemain sudah memahami cara bermain. Nanti, akan kami coba memakai pola mana, dengan melihat karakter lawan. Jika diperlukan, perubahan-perubahan ini harus dilakukan dengan baik," tuturnya.

    Sementara itu, pemain mengaku sudah siap untuk menjalani sesu uji coba melawan klub lokal. Salah satunya adalah Rasyid Assahid Bakri. Gelandang klub PSM Makassar itu memang tidak mengikuti pemusatan secara penuh karena harus membela klubnya dalam Playoff IPL.

    "Tapi saya lusa (25/10) sudah di Jogja. Gabung Timnas lagi untuk persiapan uji coba itu. Secara keseluruhan pemain sudah siap, pola yang diterapkan pelatih pun pemain sudah memahami," terang dia. (jawapos)
  • RD Masih Pusingkan Lini Depan

    Rahmad Darmawan - VIVA
    Seputar Timnas - Kurang dari dua pekan lagi entry by name untuk cabang olahraga sepakbola SEA Games 2013 bakal ditutup. Tepatnya pada 1 Nopember mendatang. Akan tetapi, sampai saat ini timnas Indonesia U-23 yang diproyeksikan berlaga di SEA Games malah belum menemukan komposisi ideal.

    Terutama untuk pemain yang berada di posisi penyerang. Berkaca dari pengalaman ketika gagal menjuarai Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 lalu, lini depan Indonesia masih kurang ganas. Malah cenderung tumpul. Tidak adanya bomber bertipikal pembunuh menjadi pekerjaan rumah pelatih Rahmad Darmawan.

    Pelatih yang akrab disapa RD tersebut hanya punya empat stok pemain depan. Di antaranya Sunarto, Aldaier Makatindu, Agung Supriyanto, ataupun Syamsir Alam. Dua nama yang disebut terakhir malah belum bisa memberi kontribusi gol bagi timnas Garuda Muda. Pemanggilan dua striker Papua, Ferinando Pahabol dan Ricky Kayame juga masih dalam pengamatan.

    "Lini depan yang menjadi fokus pembenahan kami. Sejauh ini memang sudah ada Kayame ataupun Feri Pahabol. Tetapi kami masih harus melihat dulu bagaimana perkembangannya pada beberapa hari ke depan. Toh persiapan kami masih panjang sebelum entry by name itu," ujar pelatih yang musim lalu membesut Arema Cronous itu.

    Meskipun kekurangan pemain yang bertipikal killer, RD tetap mencari solusi lainnya. Seperti dengan mempertajam strategi menyerang para pemainnya. Itupun masih belum mampu berhasil secara optimal. Terutama dalam hal penyelesaian akhir yang sering tidak tenang dan cenderung terburu-buru.

    Menurutnya, yang sekarang dibutuhkan para armada Garuda Muda ini hanyalah sedikit lebih tenang di saat menyerang. "Karena pada beberapa latihan terakhir, terutama dalam penyerangan, pemain masih sering terburu-buru. Harusnya kan mereka bisa sedikit lebih tenang lagi," ungkap RD.

    Upaya untuk menambah daya gedor itu sebenarnya bisa dilakukan dengan memboyong pilar timnas U-19. Seperti yang banyak diberitakan sebelumnya, tiga key player Garuda Jaya seperti gelandang serang Evan Dimas Darmono, penyerang Ilham Udin Armayn dan pemain bertahan Muhammad Hargianto diinginkan RD. Kembali gabungnya Andik Vermansah bisa menjadi asa bagi timnas U-23. (jawapos)
  • Pemain IPL Ini Kembali Dipanggil Timnas U-23

    Ghozali Muharam - NET
    Seputar Timnas - Badan Tim Nasional (BTN) memanggil striker Pro Duta FC Ghozali Muharam Siregar untuk memperkuat tim nasional U-23 yang dipersiapkan mengikuti Sea Games XXVII 2013 di Myanmar

    "Manajemen setuju saya dipanggil Timnas. Hari ini saya berangkat bergabung bersama teman-teman yang lain," kata Ghozali di Medan, Ahad (6/10).

    Ghozali akan bergabung bersama pemain lainnya seperti Kurnia Meiga, Andik Vermansyah, Oktavianus Maniani, Alvin Ismail Tuasalamony, Saymsir Alam dan lainnya yang akan menjalani training center (TC) dibawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan di Universitas Negeri Yogyakarta, 6-27 Oktober 2013.

    Ghozali yang bisa menggunakan nomor punggung 10 di Pro Duta FC ini mengaku bangga kembali dipanggil memperkuat "Merah Putih", dan kedua kalinya tampil diajang Sea Games. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan, untuk masuk dalam skuad Garuda muda.

    "Ini yang kedua kali saya dipanggil Timnas untuk memperkuat Timnas di Sea Games. Persiapan fisik tidak ada yang fokus, karena latihan tiap hari dengan tim. Hanya persiapan mental saya yang utama," katanya.

    Dipanggilnya pemain lincah dan enerjik ini mendapat restu Pro Duta FC, dan manajemen menyetujui terpilihnya Ghozali mewakili tim dalam skuad Merah Putih.

    "Untuk merah putih, tidak mungkin manajemen menghalangi. Tentu kita perbolehkan pemain dipanggil Timnas. Ini juga suatu kebanggaan bagi tim," kata Manajer Tim Pro Duta FC Ansyari Lubis.

    Disinggung hilangnya Ghozali memperkuat Pro Duta FC dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL), menurut Ansyari, hal tersebut tidak menjadi masalah buat tim. Karena ia masih memiliki pemain lainnya yang siap mengisi posisi yang ditinggalkan Ghozali seperti Girts Karlson dan Yusuf Effendi, Donny F Siregar.

    "Namun tenaganya Ghozali tetap kita harapkan bisa memperkuat Pro Duta. Nanti tiga hari sebelum pertandingan Play Off, Ghozali akan balik ke klub. Artinya kita sudah koordinasi dengan coach Timnas," katanya.[antara]
  • Berikut 23 Nama Skuad Timnas U-19 di Ajang Kualifikasi Piala AFC

    Skuad Timnas U-19 - Bolanet
    Seputar Timnas - Badan Tim Nasional merilis 23 nama pemain yang akan memperkuat Timnas U-19 Indonesia di ajang kualifikasi Piala AFC U-19, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 8-12 Oktober 2013.

    Asa beberapa nama yang sempat dicoret saat gelaran Piala AFF U-19 lalu, seperti Dio Permana kini dipanggil kembali. 

    Berikut daftar lengkap penggawa Timnas U-19 untuk kualifikasi Piala AFC U-19.

    1. Ravi Murdianto (GK) - 08/01/1995
    2. Rully Desrian (GK) - 19/12/1996
    3. Awan Setho Raharjo (GK) - 20/03/1997
    4. Febly Gushendra (D) - 24/02/1995
    5. Muhamad Sahrul Kurniawan (D) - 05/06/1995
    6. Putu Gede Juni Antara (D) - 07/06/1995
    7. Hansamu Yama Pranata (D) - 11/01/1995
    8. Muhammad Fatchu Rochman (D) - 28/06/1996
    9. Dimas Sumantri (D) - 17/11/1995
    10. Mahdi Fahri Albaar (D) - 27/09/1996
    11. Muhammad Hargianto (MF) - 24/07/1996
    12. Dio Permana (MF) - 07/06/1995
    13. Zulfiandi (MF) - 17/07/1995
    14. Paulo Oktavianus Sitanggang (MF) - 17/10/1995
    15. Evan Dimas (MF) - 13/03/1995
    16. Hendra Sandi Gunawan (MF) - 10/02/1995
    17. Yabes Roni Malaifani (F) - 06/02/1995
    18. Dinan Yahdian Javier (F) - 06/04/1995
    19. Ilham Udin Armaiyn (F) - 10/05/1995
    20. Maldini (F) - 01/07/1996
    21. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh (F) - 26/10/1995
    22. Muhammad Dimas Drajad (F) - 30/03/1997
    23. Angga Febriyanto Putra (F) - 04/02/1995
  • Jika Dipanggil Timnas U-23, Evan Dimas Siap

    Evan Dimas - NET 
    Seputar Timnas - Gelandang timnas U-19 Indonesia, Evan Dimas Darmono, menyatakan siap jika dipanggil untuk mengikuti pelatnas timnas U-23. Hal itu dituturkannya saat ditanyakan wartawan mengenai peluangnya yang akan dipanggil pelatih timnas U-23, Rahmad Darmawan.

    Kapten timnas U-19 itu disinyalir sebagai salah satu dari dua pemain yang diminati Rahmad untuk mengikuti pelatnas timnas yang diproyeksikan menuju SEA Games 2013 di Myanmar itu. Selain Evan Dimas, ada nama bek Hansamu Yama Pranata. 

    "Sampai saat ini, belum ada pemberitahuan. Kalau diminta, saya sih siap-siap saja. Itu timnas U-23, jadi pasti akan kasih yang terbaik," kata Evan Dimas di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (3/10).

    Evan Dimas mengakui sudah siap bersaing dengan para pemain yang level usianya berada di atasnya. "Memang berbeda usia. Saat ini, saya 18 tahun. Yang, jadi masalah mungkin kalau di luar lapangan. Pasti ada rasa canggung dengan senior. Tapi di lapangan pasti berbeda, saya akan menunjukkan yang terbaik,” tegas pemain kelahiran Surabaya, 13 Maret 1995 itu.
  • Indra Sjafri: Tak Ada Pemain Yang ke Timnas U-23

    Skuad Timnas U-19 - NET
    Seputar Timnas - Pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan masih mencari amunisi baru untuk mengisi skuadnya, yang dipersiapkan menghadapi ajang SEA Games 2013 di Myanmar. Sebanyak 38 pemain bakal kembali dipanggil RD untuk mengikuti seleksi.

    Setelah membawa Timnas U-23 menjadi runner-up di ajang Islamic Solidarity Games (ISG), kemarin, RD bakal kembali menggelar pemusatan latihan 6 Oktober dan selanjutnya menggelar uji coba dengan tim-tim lokal di penghujung Oktober.

    Di antara nama-nama baru, RD menegaskan dirinya tertarik untuk menjajal dua pemain yang bersinar di Piala AFF U-19, yang berposisi di lini tengah dan belakang. Demikian, RD belum mau membeberkan nama-nama pemain incarannya itu.

    Pelatih Timnas U-19 Indra Sjafri sendiri dalam beberapa kesempatan wawancara mengatakan anak didiknya masih butuh waktu untuk berkembang di level mereka saat ini, agar para pemain lebih matang ketika harus terjun di level yang lebih senior.

    Saat ditanya, mengenai kemungkinan anak asuhnya bakal dipanggil untuk seleksi Timnas U-23, Indra Sjafri hanya menjawab singkat. “Tidak ada pemain yang ke Timnas U-23,” kata pelatih Indra Sjafri singkat dalam pesan singkatnya kepada okezone, Senin (30/9/2013).

    Pemain Timnas U-19 juga tengah menggelar seleksi di Sidoarjo Jawa Timur hingga 1 Oktober, selanjutnya mereka bertolak ke Jakarta menggelar pemusatan latihan. Evan Dimas dkk yang baru saja menjuarai Piala AFF U-19, itu harus mempersiapkan diri menghadapi partai-partai kualifikasi Piala Asia U-19 di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan , Jakarta pada 8-12 Oktober.

    Indonesia diagendakan menghadapi Laos pada 8 Oktober, Filipina pada 10 Oktober dan Korea Selatan pada 12 Oktober. Indra Sjafri menargetkan, Timnas U-19 lolos dari fase kualifikasi ini.[okezone]
  • Penampilan Andik Di Puji Pelatih Maroko

    Andik - NET
    Seputartimnas-  Pelatih timnas Maroko, yakni Benabich Hassan sangat mengapresiasi perjuangan para pemain Timnas Indonesia U-23 dalam partai final cabang olahraga Sepakbola Islamic Solidarity Games (ISG) III, di Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, hari Minggu malam 29 September 2013.

    Timnas Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat penalti Alfin Tuasalamony pada menit ke-9. Tetapi dua gol Maroko di babak kedua akhirnya membuat tuan rumah harus puas merebut emas.

    Apresiasi tinggi diberikan kubu Maroko. Menurutnya, dari penampilan "Garuda Muda" yang dimotori Andik Vermansyah amat berbahaya.

    "Walaupun Indonesia kalah. Akan tetapi mereka memiliki para pemain yang mempunyai semangat juang tinggi Dan apalagi pemain bernomor punggung 21," ujar Hassan pada jumpa pers usai final.

    "Dia sangat bagus dan mempunyai kecepatan luar biasa saat menguasai bola serta beberapa kali merepotkan barisan pertahanan Maroko. Walau berbadan mungil, Namun dia tidak gentar berduel dengan bek kami yang berbadan lebih besar," lanjut pelatih Maroko itu memuji.

    Saat timnya tertinggal pada babak pertama,Hassan menjelaskan anak asuhnya berusaha untuk mengejar ketertinggalan. Dan kemampuan bangkit terus menguasai pertandingan di babak kedua menjadi kunci keberhasilan timnya untuk membalikkan keadaan.

    "Saya langsung intruksikan kepada para pemain. Tujuannya untuk terus memberikan tekanan ke pertahanan lawan dan hasilnya dibabak kedua para pemain bisa menguasai pertandingan dan menceploskan dua gol ke gawang Indonesia," ungkapnya. [net]
  • Kalah Atas Maroko,RD Akui Lawan Lebih Baik

    Timnas U-19 - IST
    Seputar Timnas - Antiklimaks di partai puncak ditunjukkan tim Indonesia U-23 dalam final sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) III, di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, tadi malam (29/9). Sempat unggul 1-0, mereka harus takluk dari Maroko dengan skor 1-2. 

    Kegagalan Indonesia di partai puncak ISG ini seakan mengulang memori Indonesia di even-even besar. Berhasil mengalahkan lawan di kualifikasi grup, justru saat kembali bertemu di final, Indonesia malah kalah.
         
    Gol Indonesia dalam pertandingan final tadi malam dicetak oleh Alfin Tuasalamony melalui titik penalti pada menit ke-8. Sementara, gol Maroko dicetak oleh El Hassony Aymane pada menit ke-70 dan El Karti Walid pada menit ke-81.
         
    Permainan Indonesia di laga final tadi malam sejatinya tidak kalah. Menggunakan formasi tak berbeda jauh dengan semifinal saat melawan Turki. Bermain dengan 4-1-4-1, Indonesia terlihat lebih bertahan dan menunggu Maroko keluar menyerang.
        
    Memegang kendali permainan, Maroko mencoba terus menekan pertahanan Indonesia dengan ball possession yang mereka peragakan. Namun, gol justru datang bagi Indonesia setelah pemain belakang lawan melakukan kesalahan.

    Alfin berhasil mengeksekusi tendangan Penalti pada menit ke-8. Hadiah diberikan kepada Indonesia setelah Bayu Gatra dilanggar oleh penjaga gawang, Maroko, Benachour Badreddin. Indonesia unggul 1-0 sampai turun minum.

    Memasuki babak kedua, Indonesia mempertahankan permainan. Sementara, Maroko mulai melakukan perubahan strategi. Pada menit ke-55 Essaidy Yosef nyaris menjebol gawang Kurnia Meiga, tapi tiang masih menyelamatkan gawan Indonesia.

    Belum maksimal, Maroko memasukkan El Hassony Aymane. Masuknya El Hassony, membuat permainan Maroko lebih hidup." Dan, petaka bagi Indonesia pun datang pada menit ke-70, berawal dari tendangan bebas, antisipasi yang tidak sempurna dari pemain belakang Indonesia membuat bola jatuh ke kaki El Hassony. Sekali sepak, gol pun tercipta untuk Maroko. 1-1.

    Daya tahan fisik Indonesia memang terlihat cukup menurun dibanding Maroko yang bermaterikan pemain-pemain U-20. Pada menit ke-81, kekhawatiran pelatih Rahmad Darmawan pun terbukti.

    Karena konstrasi yang menurun, El Karti Walid berhasil mengecoh Manahati Lestussen yang kurang ketat menjaganya. Sekali gocek, pemain bernomor punggu 18 itu berhasil menjebol gawang Kurnia Meiga. 1-2 untuk Maroko.

    Tertinggal, Indonesia sebenarnya memiliki dua kali kesempatan dari kaki Andik Vermansah. Sayang, sepakan pemain asli Persebaya Surabaya itu dua kali membentur tiang. Sampai peluti panjang dibunyikan, skor 1-2 bertahan untuk kemenangan Maroko.

    Kegagalan Indonesia ini, cukup menyesakkan. Mengingat, permainan apik di semifinal menurun pada laga final ini. Yang layak disorot adalah bagaimana konsntrasi pemain Indonesia pada menit-menit akhir.
          
    Meski sebelumnya Rahmad sudah mengantisipasi karena gol-gol yang diciptakan oleh pemain Maroko rata-rata terjadi di menit-menit akhir permainan, ternyata pemain Indonesia kecolongan juga.
         
    "Saya akui Maroko mendominasi banyak sekali kesempatan dan variasi serangan. Tapi, strategi ini yang kami siapkan. Baru ini yang bisa kami lakukan untuk tim ini," katanya dalam sesi jumpa pers tadi malam.
         
    Rahmad menjelaskan bahwa timnya tidak bermain terlalu buruk. Sebab, dengan compact defense dan counter attack yang diperagakan, ada beberapa peluang yang belum bisa dimaksimalkan.
         
    "Ada gol, ada beberapa kali terburu-buru final pass terhadap pemain lain. Tapi, ini memang belum paten. Di ISG ini saya hanya ingin melihat potensi pemain. Karena ini belum persiapan, kami masih mencoba membangun tim ini," ujarnya.
         
    Setelah tampil di Islamic Solidarity Games (ISG ) ini, Timnas selanjutnya akan diliburkan selama lima hari. Selanjutnya mereka akan mengikuti pemusatan latihan di Jogjakarta untuk persiapan menuju SEA Games mulai 6 Oktober mendatang. Nantinya, bakal ada 35 nama yang akan dipanggil oleh Rahmad dari 38 nama yang didaftarkan.
        
    Sementara itu, pelatih Maroko Banabicha Hassan menyebut timnya lebih mampu melakukan organiasi permainan dan taktik yang lebih baik. "Kami datang kesini untuk menang. Kami memulai dengan kelelahan, tapi kami mengakhiri dengan keberhasilan. Kami unggul dan lebih terorganisasi di taktik, karena itu kami menang," tegasnya.(jawapos)

  • RD Agendakan Ujicoba di Tiga Negara Asia Untuk Timnas U-23

    Rahmad Darmawan - NET
    Seputar Timnas - Gagal mempersembahkan emas untuk Indonesia di Islamic Solidarity Games (ISG) tidak membuat pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan pesimistis untuk merebut emas di SEA Games 2013. Pelatih yang juga membesut Arema Indonesia itu sudah membuat jadwal ujicoba di dalam dan luar negeri.

    Setelah ISG Timnas Indonesia U-23 diliburkan dan akan kumpul lagi untuk Training Centre (TC) di Jogyakarta mulai tanggal 6 Oktober. Di TC tersebut RD-sapan akrab Rahmad Darmawan-mengagendakan tiga ujicoba dengan klub lokal.

    "Kita ada agenda uji coba melawan tim lokal yakni di tanggal 26, 27 Oktober serta 3 November," papar RD di situs resmi PT Liga Indonesia, Senin (30/9).

    Timnas U-23 juga berencana untuk menggelar ujicoba di luar negeri. Yakni, 7-9 November di Hong Kong dan Guangzhou, Tiongkok serta 12-14 November di Yordania.

    "Setelah itu kita akan kembali ke Indonesia tepatnya 10 hari menjelang Sea Games. Mungkin ada satu ada dua uji coba lagi sebelum berangkat ke Myanmar," ungkapnya.[jawapos]
  • Kalah Atas Maroko, Artis Porno Ini Caci Maki Timnas U-23

    Vicky Vette - IST
    Seputar Timnas - Kekalahan Tim Nasional Indonesia U-23 dari Maroko saat laga final Islamic Solidarity Games (ISG) Palembang 2013. Garuda Muda menyerah 2-1 dari Maroko di final yang digelar di Stadion Jakabaring, Palembang, tak hanya membuat kecewa rakyat Indonesia. Bahkan bintang porno asal Norwegia, Vicky Vette sangat kecewa atas kekalahan tersebut.

    Awalnya wanita 48 tahun ini saat laga baru dimulai dengan semangatnya dia mendukung, Andik Vermansyah dkk, dan saat Indonesia mencetak gol dia menulis dalam akun twitternya.


    #ISG2013 #U23 Halftime Score Update ~ #INA Indonesia 1 - 0 Maroko (Alfin Ismail 9') ... #jebret ... rt!

    Namun, saat Maroko langsung menghentak pertahanan Indonesia yang digalang Manahati Lestusen dkk. Dan membuahkan hasil lewat gol sundulan El Hassouni usai memanfaatkan tendangan sudut dari sisi kiri gawang Meiga. Vicky menulis

    #Sialan..... #INA #Indonesia 1 - 1 #Maroko rt

    Klimaknya, saat aksi etika El Katri Walid mencetak gol kedua bagi Maroko lewat akselerasinya di dalam kotak penalti Meiga. Maroko pun berbalik unggul 2-1.



    Ini bukan yang pertama kalinya vette beri kementar lewat media online dan jejaring sosial untuk perjuangan timnas Indonesia. di arena sea games 2011 lalu, aktris kelahiran norwegia ini juga beri dukungan perjuangan timnas Indonesia.

    Yang sangat fenomenal, dia arena piala aff 2010 lantas, Vette tunjukkan dukungannya pada Irfan Bachdim serta kawan-kawan unggah fotonya kenakan kostum timnas indonesia di jejaring sosial twitter.[sindo]
  • ISG: Maroko Siap Beri Ultimatum Ke Indonesia

    Timnas U-23 - ANTARA
    Seputar Timnas - Sikap serius jelang laga final Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 ditunjukkan tim Maroko, usai menang atas Arab Saudi, skor 1-0, pada pertandingan semi-final di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Jumat (27/9). Mereka pun memberikan ultimatum kepada timnas U-23 bakal membalas kekalahan pada laga perdana penyisihan grup B, 19 September lalu.

    "Kami ke ISG bukan sebagai turis. Tapi untuk menjalani pertandingan sebaik mungkin. Kami di sini untuk menjadi yang terbaik," kata Lakhouil Mohamed, asisten pelatih Maroko, dalam sesi jumpa pers usai laga Maroko-Arab Saudi, Jumat (27/9) malam.

    Lakhouil mengakui timnas U-23 Indonesia merupakan lawan yang berat. "Kami hanya memiliki satu hari untuk istirahat. Jadi kami akan fokus kepada psikologi dan kesehatan pemain jelang laga nanti. Indonesia bukan lawan yang mudah, mereka memiliki pemain yang baik. Tapi kami akan tampil lebih baik daripada minggu lalu," Lakhouil menegaskan.

    "Bagi kami, semua tim yang lolos ke final adalah pemenang," pungkas Lakhouil. Maroko akan menghadapi timnas U-23 di final ISG yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (29/9) nanti.[GOAL]
  • Menang Adu Penalti Atas Turki, Indonesia ke Final ISG

    Timnas U-23- ANTARA
    Seputar Timnas - Tim nasional Indonesia U-23 melaju ke final cabang sepak bola Islamic Solidarity Games 2013 setelah sukses mengalahkan Turki 7-6 dalam adu penalti di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Jumat (27/9/2013). Adu penalti dilakukan setelah kedua kubu bermain imbang tanpa gol sampai akhir babak tambahan. 

    Di partai puncak skuad Garuda Muda akan menghadapi pemenang antara Maroko dan Arab Saudi. Kedua negara tersebut baru akan bertanding beberapa saat lagi di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring.

    Pertandingan sudah berlangsung alot sejak menit-menit awal pertandingan. Indonesia yang mengandalkan kecepatan Andik Vermansah di sisi sayap kanan beberapa kali menemui kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan Turki.

    Peluang terbaik Indonesia di babak ini diperoleh Ramdani Lestaluhu pada menit ke-21. Sayang, umpan silang Andik tidak dapat diteruskannya dengan baik sehingga bola hanya menyamping tipis di sisi kanan gawang Turki.

    Selepas turun minum, Indonesia terlihat lebih menguasai jalannya pertandingan. Akan tetapi, Turki memperoleh peluang emas pertamanya setelah wasit menunjuk titik putih karena Ramdani Lestaluhu dianggap melakukan pelanggaran terhadap Melih Rahman Nisanci di kotak terlarang pada menit ke-64.

    Namun, kesempatan itu dapat digagalkan oleh kiper Indonesia, Kurnia Meiga. Dengan tenang, kiper asal Arema Indonesia itu mampu memblok tendangan penalti Yakup Alkan yang mengarah lemah ke arah kiri gawang.

    Kedua kubu terus melancarkan serangan untuk mencetak gol ke gawang masing-masing lawan. Akan tetapi sejumlah peluang yang diperoleh tidak dapat dikonversikan menjadi gol sehingga skor imbang tanpa gol pun bertahan hingga akhir babak normal. 

    Pada babak tambahan, kedua kubu bergantian menciptakan peluang. Namun, lagi-lagi sejumlah peluang yang diperoleh Indonesia maupun Turki sepanjang babak ini tidak dapat menemui sasaran sehingga laga pun harus dilanjutkan ke babak adu penalti. 

    Pada babak adu penalti, Syamsir Alam, Diego Michiels, Manahati Lestusen, Alfin Tuasalamony, Fandi Eko Utomo, Bayu Gatra, dan Dedi Kusnandar tampil baik sebagai eksekutor penalti Indonesia. Sementara, Sunarto yang baru masuk pada akhir-akhir babak tambahan gagal. 

    Di kubu Turki, Erdi Guncan, Ibrahim Hircin, Okan Baydemir, Oguzan Durmus Cesmeli, Ali Say dan Orkun Dervisier sukses menaklukkan Kurnia Meiga. Namun, kegagalan Yakup Akan dan Rasimcan Degirmenci membuat adu penalti berakhir 7-6 untuk kemenangan Indonesia. 

    Susunan pemain:
    Turki: 12-Hayrullah Mert Akyuz, 2-Orkun Dervisier, 3-Ibrahim Hircin, 5-Rasimcan Degirmenci, 6-Ozan A Onal, 7-Ahmet Guney (17-Oguzan Durmus Cesmeli, 78), 8-Ali Say, 9-Yakup Akan, 10-Erdi Guncan, 14-Okan Baydemir, 15-M Rahman Nisanci
    Pelatih: Ersoy Sandalci

    Indonesia: 1-Kurnia Meiga, 13-Manahati Lestusen, 19-Andi Ibo, 5-Alfin Tuasalamony, 16-Diego Michiels, 11-Dedi Kusnandar, 23-Bayu Gatra, 21-Andik Vermansah (15-Sunarto 120), 2-David Laly (17-Syahroni, 87'), 7-Ramdhani Lestaluhu (8-Fandi Eko Utomo 94), 6-Syamsir Alam

    Pelatih: Rahmad Darmawan
  • ISG: Melaju ke Semifinal, Timnas U-23 Ditantang Turki

    Timnas U-23 - NET
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia U-23 berhasil melaju ke semifinal Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 meskipun di laga terakhir, Rabu (26/9) malam, skuat Rahmad Darmawan ditekuk Palestina 1-2. Timnas U-23 menduduki peringkat kedua Grup B setelah mengumpulkan poin tiga dari dua pertandingan.

    Syamsir Alam dan kawan-kawan berada di bawah Maroko yang menduduki puncak klasemen karena menang selisih gol. Dengan demikian Indonesia di partai semifinal akan menantang Turki yang menjadi juara Grup A.

    Kiprah Turki di ISG kali ini sebenarnya juga tidak terlalu meyakinkan. Mereka harus bersusah-payah memetik hasil seri melawan Suriah untuk memastikan diri ke semifinal. Menang atas Irak di partai perdana, Turki harus puas bermain imbang di dua laga selanjutnya melawan Arab Saudi dan Suriah. Kepastian skuat Tolunay Kafkas menjadi juara grup juga berkat pertolongan Irak yang di partai lain menahan imbang Arab Saudi.[republika]
  • Indra Sjafri Fokus Hadapi Korea Selatan Di Kualifikasi Piala Asia U-19

    Timnas U-19 - TRIBUN
    Seputar Timnas - Indra meliburkan pemain selama empat hari usai tampil sebagai juara Piala AFF U-19 sebelum kembali menjalani pelatnas. Pelatih tim nasional Indonesia U-19 Indra Sjafri kini sedang fokus mencari strategi yang tepat untuk meredam permainan agresif Korea Selatan di kualifikasi Piala Asia 2014 di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, pada 8-12 Oktober 2013.

    Indonesia masuk ke dalam Grup G bersama Korea Selatan, Laos, dan Filipina di kualifikasi ini. Usai mengukir sejarah manis dengan merengkuh trofi Piala AFF 2013, kini skuat timnas U-19 diistirahatkan selam empat hari.

    Menurut Indra, di atas kertas timnya bisa mengimbangi permainan Laos dan Filipina. Namun tentang Korsel, pihaknya masih terus memikirkan strategi apa yang cocok untuk meredam permainan ofensif mereka.

    Agar bisa berlaga di putaran final, punggawa Garuda Muda harus terlebih dulu sukses di babak penyisihan grup. Minimal mereka harus menyabet posisi runner-up terbaik.

    Indra mengaku tidak akan menggunakan muka baru di kualifikasi nanti. Ia lebih memilih mempertahankan skuat juara yang ada, ditambah beberapa pemain yang sempat mengikuti Pelatnas di Sidoarjo.

    “Saat ini, seluruh staf dan pemain mendapat waktu libur empat hari. Tim kemudian akan kembali berkumpul pada tanggal 28 September, dan memulai latihan untuk menghadapi kualifikasi Piala Asia di Sidoarjo,” ujar Indra kepada Goal Indonesia.

    “Dari sekarang, kami tim pelatih sudah berpikir bagaimana mengatasi Korea Selatan. Sekarang biar pemain menikmati momen indah dulu. Setelah 22 tahun tidak juara, akhirnya Indonesia bisa berprestasi. Gelar ini tak hanya milik pemain dan ofisial saja, namun seluruh bangsa Indonesia," tegasnya.

    Sebetulnya, selain Indonesia, Laos, Filipina, dan Korsel, Grup G dihuni lima tim. Namun satu kontestan lagi, Guam, menarik diri berpartisipasi dengan alasan yang kurang jelas, sehingga Grup G akhirnya hanya berisi empat kontestan.

    Masing-masing juara grup, lima dari zona Barat dan empat dari wilayah timur, serta enam tim peringkat terbaik, otomatis akan lolos ke putaran final Oktober 2014. Ditambah tuan rumah Myanmar, akan ada 16 tim yang berlaga di putaran final Piala Asia U-19.

    Sementara itu, kebahagiaan double dirasakan oleh salah satu punggawa Timnas U-19, Ilham Udin Armaiyn. Tak hanya biaya menuntut ilmu yang akan ditanggung Badan Tim Nasional (BTN), Ilham juga dikabarkan bakal mendapat bonus Rp100 juta dari Ketua DPD Partai Golkar Maluku Utara, Ahmad Hidayat Mus.

    Bonus uang tunai tersebut, akan diserahkan Ketua DPD Partai Golkar Malut yang juga Bupati Kepulauan Sula itu pada 27 September 2013, atau bertepatan dengan pembukaan kejuaraan sepak bola AHM Cup di Ternate. Penghargaan diberikan, sebagai bentuk apresiasi kepada Ilham sebagai putra daerah yang mengharumkan nama Indonesia. (goal)

  • Prediksi Skor Indonesia U23 VS Palestina U23 Tgl 25 Sep 2013

    Ilustrasi - Ian Calico
    Seputar TimnasTimnas U-23 wajib meraih kemenangan atau setidaknya imbang untuk mengamankan tempat di semifinal saat menghadapi Palestina pada penyisihan Grup B pertandingan sepak bola Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 diPalembang, Rabu malam (25/9/13).
    Kini Tim Garuda Muda berada di posisi dua klasemen Grup B dengan tiga poin selepas mengalahkan Maroko 1-0 pada pertandingan sebelummnya. Sedangkan, Maroko berada di puncak klasemen berkat kemenangan 3-1 atas Palestina.
    Walau sudah mengumpulkan tiga poin, namun posisi Indonesia masih rawan tergusur oleh Palestina. Sebab tim asal Timur Tengah ini dipastikan akan bermain habis-habiskan saat menghadapi tim tuan rumah guna memastikan diri untuk lolos ke semifinal.
    Dan perjuangan Palestina untuk lolos ke putaran berikutnya juga tidak mudah karena tim asuhan pelatih Feras Abu Radwan itu harus menang minimal dengan 2-0 sebab Indonesia menang tipis 1-0 atas Maroko.
    Bila pertandingan berakhir dengan imbang atau menang, dipastikan Indonesia dipastikan akan menjadi pemuncak klasemen Grup B dan disusul oleh Maroko dengan perolehan tiga angka.

    5 Pertandingan terakhir Indonesia U23

    19 Sep 2013: Indonesia U23   [1-0]  Maroko U23
    15 Agu 2013: Indonesia U23   [1-1]  Brunei U23
    13 Juli 2013:  Singapura U23   [1-0]  Indonesia U23
    07 Jun 2013:  Indonesia U23   [1-1]  Singapura U23
    21 Nov 2011:  Indonesia U23   [1-1]  Malaysia U23

    3 Pertandingan terakhir Palestina U23

    08 Nov 2010: Palestine U23             [0-0] Jordan U23
    13 Nov 2010:  Korea Republic U23  [3-0] Palestine U23
    10 Nov 2010:  Palestine U23           [0-3] Korea DPR U23

    Prediksi Skor Indonesia U23 VS Palestina U23 Tgl 25 September 2013

    Indonesia U23 [2-1] Palestina U23

  • 3 Nama Skuad Timnas U-19 Berpotensi Gabung Timnas U-23

    Evan Dimas Dkk - BOLANET
    Seputar Timnas - Keberhasilan Timnas U-19 menjuarai Piala AFF U-19 juga menjadi perhatian pelatih Timnas U-23, Rahmad Darmawan. Dari beberapa pemain, ada tiga nama yang menurutnya layak untuk ditarik ke skuad Proyeksi SEA Games Myanmar 2013.

    Tiga pemain itu antara lain, Hansamuyama, Ilhamudin Armaiyn, dan Evan Dimas Darmono. Mereka dinilai oleh RD, panggilan akrab Rahmad Darmawan, memiliki skill dan kontribusi yang lebih dari pemain-pemain lainnya.

    "Saya menonton pertandingan. Ada tiga pemain yang punya potensi, ada kemungkinan kami memanggil mereka," katanya, tadi malam (23/9).

    Tapi, Rahmad mengaku belum bisa memastikan kapan dirinya memanggil pemain-pemain tersebut. Sebab, penambahan pemain untuk U-23 baru akan dibicarakan setelah pelaksanaan Islamic Solidarity Games (ISG). Kemungkinan, kepastian baru bisa diumumkan pada awal Oktober mendatang.

    Menurut dia, dengan kondisi tim yang ada saat ini, dan melihat kemampuan pemain-pemain itu, pelatih 46 tahun tersebut menilai tak ada salahnya untuk mengambil opsi. Hanya, dia tidak bisa memutuskan sepihak.

    "Kalau mencoba kan tak ada salahnya. Karena itu, kami akan membahas tentang ini juga dengan BTN," terangnya.

    Sejauh ini, Rahmad mengakui jika timnya memang masih belum sepenuhnya maksimal. Karena itu, di ISG ini bukan jaminan bagi pemain-pemainnya untuk bisa aman dan menjadi pilihan. Bagi Rahmad, pemain muda memang layak dicoba dan dipercaya.

    Hanya, melihat level usia dan lawan yang kan dihadapi, dia harus berbikir dan berhitung lebih jauh lagi. Alasannya, pertandingan di U-23 dan U-19 tentu tekanannya akan berbeda. Selain itu, beban targetnya pun bisa lebih berat lagi.

    "Dengan usia mereka, sebelumnya mereka dapat lawan sama. Sekarang yang mereka lawan kalau di U-23 akan lebih berat," terangnya. (jawapos)
  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan