Tampilkan postingan dengan label Jacksen F. Tiago. Tampilkan semua postingan
  • Ujicoba Timnas Batal Lagi, Jacksen Kecewa Berat

    Jacksen - IST
    Seputar Timnas - Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago, mengaku kecewa pada pengurus PSSI, karena dibatalkannya rencana pertandingan ujicoba Timnas.

    "Saya sudah mendapat informasi bahwa ujicoba batal. Jangan tanya alasan batalnya laga ujicoba kepada saya. Itu ranahnya BTN atau PSSI,'' tutur Jacksen, Kamis (24/10/2013).


    Sebelumnya PSSI menjadwalkan dua laga ujicoba sebagai persiapan Timnas Indonesia menghadapi China pada kualifikasi Grup C Piala Asia 2015, yang akan dilangsungkan di China pada 15 November 2013.


    Namun laga ujicoba melawan Mali yang direncanakan akan digelar pada 4 November 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dipastikan batal. Sementara laga melawan Korea Utara pada 9 November belum bisa dipastikan bakal terlaksana.


    Jacksen mengatakan, Timnas Indonesia membutuhkan lawan ujicoba sebagai sarana memantapkan tim. Karena itu Jacksen F Tiago meminta PSSI bisa memenuhi program ujicoba untuk timnas.


    ''Yang terpenting kami dapat lawan ujicoba. Karena sebelumnya kami belum pernah ujicoba,'' katanya.


    PSSI sendiri kabarnya merencanakan negara pecahan Uni Soviet, Kirgystan, untuk menjadi lawan ujicoba bagi Timnas. Saat ditanya mengenai hal ini, Jacksen mengatakan timnay siap melawan siapa saja. "Kami siap dan tentunya akan senang kalau bisa terlaksana," tuturnya.[tribun]
  • PSSI Siap Cari Pengganti Jacksen-RD

    Jacksen dan RD - VIVA
    Seputar Timnas - Akhir tahun ini timnas Indonesia tidak akan memiliki stok pelatih lagi. Baik untuk di level timnas senior, ataupun timnas U-23. Pasalnya, kebersamaan pelatih Jacksen Ferreira Tiago dan Rahmad Darmawan dalam jajaran kepelatihan bakal berakhir Desember mendatang. PSSI pun mulai mencari penggantinya.

    Maklum, PSSI tidak memberikan kontrak jangka panjang kepada kedua pelatih yang membesut tim beda level itu. Untuk Jacksen, statusnya sebagai pelatih di timnas senior sudah berakhir usai pertandingan kelima ketika timnas senior menghadapi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 19 Nopember mendatang.

    Praktis, Jacksen tinggal menyisakan dua laga lagi. Selain menghadapi Irak, timnas senior masih harus melawan Tiongkok, 15 Nopember nanti. Jika Jacksen sudah tinggal kurang dari satu bulan lagi, maka RD "sapaan akrab Rahmad Darmawan " masih cukup lama. Maksimal, RD menangani timnas U-23 hingga berakhirnya SEA Games, 22 Desember mendatang.

    PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Joko Driyono mengatakan, pihaknya sudah memiliki ancang-ancang untuk menentukan penggantinya. "Sudah, kami sudah memikirkan pergantian itu dan kami baru akan mengambil langkah begitu kontrak kedua pelatih itu berakhir," ujar Joko ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/10).

    Secara terbuka, Joko menyatakan bahwa pihaknya bukan hanya sebatas memikirkan perubahan itu. Melainkan sudah sampai pada tahap menyiapkan calon-calon yang bakal menjadi pengganti Jacksen ataupun RD. Hanya, pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia itu tidak bersedia membeberkannya.

    Untuk calon pemegang kursi panas pelatih di timnas senior, banyak rumor yang beredar nama Alfred Riedl bakal kembali menjadi arsitek timnas Merah Putih. Setidaknya untuk pertandingan terakhir dalam babak Prakualifikasi Piala Asia 2015 menghadapi Arab Saudi, 5 Maret 2014 mendatang.

    "Nanti pasti akan kami umumkan siapa pelatihnya. Yang jelas terbuka semua kemungkinan, entah itu pelatih asing ataupun lokal. Untuk sekarang ini, kami tegaskan bahwa PSSI tidak akan menghalangi jika Jacksen atau RD untuk melakukan ikatan kerja sama dengan pihak lain," imbuhnya.

    Setelah pertandingan menghadapi Irak nanti, Jacksen dikabarkan bakal semakin serius menatap kepindahannya ke salah satu klub kontestan China League One (kasta kedua liga Tiongkok), Tianjin Songjiang. Sementara RD banyak dihubungkan dengan klub debutan Indonesia Super League (ISL), Persebaya. (jawapos)
  • Jacksen Berharap Laga Ujicoba Timnas Senior Tidak Batal Lagi

    Jacksen - NET
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga ujicoba sebelum melanjutkan kiprahnya di Kualifikasi Piala Asia 2015. Pelatih Jacksen F. Tiago berharap ujicoba tersebut akan terlaksana sesuai jadwal.

    Badan Tim Nasional (BTN) telah menyiapkan dua lawan untuk timnas pada awal bulan depan. Timnas akan menghadapi Mali pada 3 atau 4 November dan berkunjung ke Korea Utara pada 9 November.

    Laga-laga ujicoba tersebut merupakan permintaan langsung dari Jacksen. Jacksen ingin timnya lebih siap sebelum berhadapan dengan China, Irak, dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia.

    "Memang itu adalah permintaan saya dengan BTN bahwa timnas harus dapat lawan ujicoba. Karena kami butuh lawan tanding sebagai persiapan menghadapi China dan Irak," ujar Jacksen saat dihubungi, Kamis (17/10/2013).

    Sebelum laga melawan China di Gelora Bung Karno pada Selasa (15/10) lalu, timnas Indonesia sebenarnya dijadwalkan berujicoba dengan Makau, Hong Kong, dan Timor Leste. Namun, rencana ujicoba tersebut batal semua. 

    "Harapan saya kali ini program kami bisa berjalan sesuai rencana tanpa terkendala apapun. Karena ujicoba ini sangat penting untuk tim," kata Jacksen.[detik]
  • Jacksen Sudah Pegang Kunci Permainan China, Benarkah?

    Jacksen - MERDEKA
    Seputar Timnas - Pelatih tim nasional Indonesia, Jacksen F Tiago, mengaku sudah mempelajari kekuatan China, yang akan menjadi lawan skuad Garuda pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015. Hal tersebut disampaikan Jacksen setelah menyaksikan video rekaman tiga pertandingan China. 

    China dalam empat pertandingan terakhir berhasil mengalahkan Thailand (5-1), Australia (4-3), dan dua kali imbang saat melawan Jepang (3-3) serta Korea Selatan (0-0). Jacksen mengatakan, China saat ini memang menjadi salah satu tim kuat di Asia dan timnas akan berusaha maksimal saat menghadapi mereka pada 15 Oktober mendatang. 

    "Saya mendapatkan tiga video rekaman pertandingan China. Informasi sudah kita dapat, tinggal bagaimana sekarang ini tim pelatih menyiapkan materi latihan," ungkap Jacksen saat dihubungi Kompas.com di Jakarta, Minggu (25/8/2013).

    Jacksen mengatakan, skuadnya akan memaksimalkan waktu yang tersisa sebelum pertandingan melawan China berlangsung. Menurut pelatih yang juga menangani Persipura Jayapura tersebut, berbagai informasi yang dia dapat dari rekaman video China akan diterapkan saat timnas beruji coba dengan Hongkong pada 29 Agustus mendatang. 

    "Setelah kita kumpul, informasi itu akan kita berikan kepada para pemain dan kemudian kita susun rencana bersama," kata Jacksen.

    Indonesia diharapkan bisa meraih poin saat melawan China. Saat ini, tim Merah Putih menjadi juru kunci klasemen Grup C di bawah Arab Saudi, China, dan Irak. Itu setelah mereka kalah 0-1 dari Irak dan 1-2 dari Arab Saudi.[kompas]


  • Demi Timnas, Jacksen Terbang Ke Negeri China

    Jacksen F. Tiago - NET
    Seputar Timnas - Persiapan matang terus dilakukan pelatih timnas Indonesia Jacksen F Tiago, jelang laga menghadapi China pada 15 Oktober 2013. Setelah mengagendakan beberapa laga uji coba, Jacksen juga terbang ke China untuk memantau langsung kekuatan tim Tirai Bambu tersebut.

    Pelatih berusia 45 tahun itu, mengaku bakal mengambil beberapa rekaman pertandingan timnas China untuk dipelajari. Hal ini dimaksud untuk mencari kelemahan dari sang calon lawan guna dioptimalkan Boaz Solossa dkk.

    "Saya ke China ada tujuan. Saya mau melihat permainan mereka dan mengambil rekaman pertandingan. Ini bagus untuk jadi pembelajaran timnas," terang Jacksen saat dihubungi oleh wartawan.

    "Saya sebenarnya mengambil liburan ke Hongkong. Tapi demi timnas, saya berangkat ke China," lanjutntya.

    Indonesia tergabung dalam Grup C kualifikasi Piala Asia bersama China. Arab Saudi dan Irak. Dalam dua laga sudah dijalani, Indonesia menelan dua kekalahan dari Irak dan Arab Saudi. Saat ini, indonesia berada di urutan buncit dengan emapt laga tersisa.

    Laga melawan China bisa dipastikan laga hidup mati bagi Indonesia. Hasil imbang atau menang wajib guna menjaga peluang lolos ke babak selanjutnya.[OKEZONE]


  • Perihal Greg Nwokolo, Jacksen Tunggu Proses Hukum

    Greg Nwokolo (tengah) - VIVA
    Seputar Timnas - Pelatih tim nasional Indonesia senior, Jacksen F. Tiago memberikan, dukungan penuh kepada penyerang tim nasional Indonesia, Greg Nwokolo untuk dapat menyelesaikan kasus kasus percobaan pemerkosaan yang diduga dilakukan kepadanya.

    Namun pelatih asal Brasil 45 tahun itu tidak menjamin posisi penyerang naturalisasi asal Nigeria itu. Apabila terbukti bersalah maka Greg Nwokolo dipastikan tidak dapat tampil pada laga Pra Piala Asia 2015 antara Indonesia melawan China pada 15 Oktober mendatang.

    “Saya meminta kepada Greg supaya tenang menghadapi tuduhan tersebut. Saya akan melihat proses hukum terlebih dahulu, sebelum memutuskan posisi Greg di timnas,” kata pelatih Persipura Jayapura itu, Senin (19/8/2013).

    Mantan pemain Persebaya Surabaya itu mengatakan, pemanggilan pemain untuk mengikuti pelatnas jelang laga menghadapi Cina akan dilakukan pada 20 September mendatang.

    “Saya sebagai pelatih tidak mau memberikan beban terhadap karier dia di timnas. Sangat tidak adil apabila mencoret seorang pemain, apabila belum terbukti,” tuturnya.

    Pada Jumat (16/8/2013), seorang wanita bernama Rahelia Geby melaporkan Greg Nwokolo kepada Kepolisian Resor (Polres) Jakarta Selatan dengan tuduhan melakukan percobaan pemerkosaan.

    Dalam surat laporan polisi bernomor LP/1631/K/VIII/2013/Restro Jakarta Selatan, Geby menuduh Greg mengajaknya ke kediaman Greg di daerah Cilandak Barat, Jakarta. Kuasa hukum Geby kemudian menuduh Greg telah melakukan tindak penganiayaan, yaitu pasal 351 KUHP. [tribunnews]


  • Debut Stefano Lilipaly di Timnas Dipuji Jacksen

    Stefano Lilipaly - VIVA
    Seputar Timnas - Stefano Lilipaly menjalani debutnya bersama Timnas Indonesia saat menghadapi Filipina di laga persahabatan di Stadion Manahan Solo Jawa Tengah, Rabu (14/8) malam. Penampilan gelandang Almere City itu terbilang bagus meski tidak menyumbangkan gol.

    Lilipaly berperan besar pada lahirnya gol pertama Indonesia yang dicetak Greg Nwokolo di menit 31. Dengan instingnya yang tajam, Lilipaly mengirim umpan tanpa melihat kawan yang tanpa diduga pemain lawan mampu menemukan Greg di mulut gawang Filipina. Greg pun dengan leluasa menceploskan bola ke gawang yang kosong.

    Pelatih Timnas Indonesia Jacksen F Tiago mengaku cukup puas dengan penampilan Lilipaly. Jacksen memuji kepiawaian Lilipaly yang mampu memecah konsentrasi lawan.

    "Lilipaly bisa pecahkan konsentrasi lawan. Saya kira dia bermain dengan sudah cukup bagus," kata Jacksen, usai pertandingan.

    Jacksen mengakui kerjasama Lilipaly dengan pemain lain masih kurang bagus. Tapi saling pengertian Lilipaly dengan pemain lain akan terjalin jika sudah lama bermain bersama.

    "Kerjasamanya dengan rekan di lapangan memang butuh waktu. Semoga makin sering Lilipaly bersama kami, ia akan makin mengerti," ujarnya. (jpnn)


  • Jacksen F. Tiago Ingin Beri Kado HUT Republik Indonesia

    Jacksen F.Thiago - GOAL
    Seputar Timnas - Laga melawan Filipina memang sekadar uji coba. Namun uji coba tim nasional senior bertemu Filipina di Stadion Manahan, Solo, Rabu (14/8), memiliki makna istimewa. Laga digelar menjelang peringatan ke-68 Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. 

    Pelatih timnas Jacksen F. Tiago pun ingin memberi kado untuk ulang tahun Indonesia. Hadiah istimewa itu tak lain kemenangan dalam uji coba melawan Filipina. Terutama setelah dalam tiga uji coba sebelumnya, timnas dengan beragam sebutan itu mengalami kekalahan telak. Diawal dengan kekalahan dari Arsenal (7-0), Liverpool (2-0) dan terakhir Chelsea (8-1). 

    "Di uji coba sebelumnya, kami memang beda kelas. Lagipula, kesalahan ada pada saya yang lebih menekankan pertahanan. Akibatnya, penyerang kami kurang bertaji," ujar Jacksen yang juga mengarsiteki Persipura Jayapura. 

    "Di laga uji coba melawan Filipina ini tidak kalah penting. Saya ingin meraih kemenangan untuk memberikan kepercayaan lebih kepada pecinta sepak bola di Indonesia. Saya ingin menang untuk pertama kalinya di timnas. Saya sudah sering menang bersama Persipura. Saya juga ingin merasakan kemenangan bersama timnas. Ini juga menjadi kado bagi Indonesia yang akan berulang tahun," kata pelatih asal Brasil ini. 

    Hanya, Jacksen tidak ingin meremehkan Filipina. Menurutnya, kini sepak bola Filipina sudah selevel dengan Indonesia. Ini menunjukkan kualitas kedua tim tak jauh berbeda. 

    "Filipina saat ini sudah selevel dengan Indonesia meski dari sisi peringkat FIFA, Indonesia masih lebih baik. Terpenting, pemain harus bisa menunjukkan peningkatan level lebih baik dibanding laga uji coba sebelumnya melawan tim Eropa," tandas dia.

    Jadwal timnas sendiri mengalami perubahan. Gara-garanya, pesawat Garuda yang membawa sebagian pemain timnas mengalami penundaan akibat kerusakan mesin di Jakarta. Penerbangan itu pun mengalami delay, Minggu (11/8). Padahal, pemain dijadwalkan mengikuti sesi fitnes di hotel tempat menginap timnas.  

    "Kami seharusnya mulai latihan pada pukul 17.00 WIB. Jadwalnya memang fitnes di hotel. Tapi pemain yang berangkat dari Jakarta mengalami keterlambatan tiba di Solo karena pesawatnya ada sedikit masalah. Jadi jadwal fitnes pun dihapuskan," jelas Jacksen. [GOAL]

  • Jacksen Genjot Fisik Pemain Timnas

    Jacksen - LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Pelatih Tim Nasional Indonesia Jacksen F. Tiago, menggenjot latihan fisik para pemain Timnas sebelum menghadapi pertandingan persahabatan melawan Filipina di Stadion Manahan Solo, Rabu (14/8) mendatang.

    "Kami mengutamakan latihan fisik terhadap pemain Timnas, karena kondisi stamina mereka banyak yang menurun sehabis liburan Lebaran," kata Jacksen F. Tiago, usai latihan di Stadion Manahan Solo, Senin seperti dikutip ANTARA.

    Menurut Jacksen F. Tiago, pihaknya harus melihat kondisi fisik pemain sehabis liburan Lebaran ini, sehingga diperlukan latihan peningkatan stamina untuk memulihkan. M. Robby dan kawan kawan kemudian baru melangkah ke latihan tehnik individu maupun kerja sama tim.

    Menurut dia, pemain Timnas yang sudah bergabung di Solo sebanyak 22 pemain, sedangkan satu pemainnya yang belum masuk Stefano Lilypaly (Almere City). Namun, Stefano telah berangkat dari Belanda menuju ke Indonesia, Senin ini.

    "Stefano Lilypaly dijadwalkan bergabung dengan Timnas di Solo, Senin ini. Sehingga, dia diharapkan sudah bisa mengikuti program latihan di Solo, Selasa (13/8)," kata Jacksen.

    Ia menjelaskan, pada program latihan pemain Timnas di Solo, Andik Vermansyah dan kawan kawan diutamakan stamina bisa kembali pulih untuk beruji coba dengan Timnas Filipina yang memiliki kekuatan hampir sama dengan Indonesia.

    "Kami berharap dengan pertandingan uji coba melawan Filipina ini, Timnas memiliki agresifitas dalam menyerang lawan meningkat," katanya.

    Jacksen menjelaskan, Timnas fokusnya bukan dalam pertandingan uji coba melawan Filipina atau klub Arsenal sebelumnya, tetapi melawan Tim China dalam babak kualifikasi grup AFC Cup 2015.

    Menurutnya, dengan banyaknya pertandingan uji coba tersebut ia bisa melihat munculnya sebuah tim yang dibangun menjadi kuat.

    Menyinggung soal lapangan Stadion Manahan Solo, Jacksen menjelaskan, bahwa kondisi rumput lebih bagus dan Timnas diharapkan dapat leluasa menampilkan permainan baik induvidu maupun kerja sama tim. 

    Selain itu, kata Jacksen, pertandingan Timnas di Kota Solo ini, juga akan mendapat dukungan penonton yang sangat besar. Karena, penonton di Solo memiliki antusias tinggi terhadap tim sepak bola yang bukan hanya timnas, tetapi juga klub asal lokal.

    Pemain Timnas yang bergabung mengikuti latihan di Stadion Manahan Solo, yakni: 

    1. Andik Vermiansyah (Persebaya 1927), 
    2. Greg Nwokolo (Arema Malang), 
    3. Victor Igbonefo (Arema Malang), 
    4. M.Robby (Persisam Samarinda), 
    5. Firdaus Ramadhan (Persita Tangerang) , 
    6. Andritany (Persija), 
    7. I Made Wirawan (Persib Bandung), 
    8. Dian Agus Prasetyo (Barito Putra), 
    9. Hasim Kipuw (Arema Malang), 
    10. Yustinus Pae (Persipura), 
    11. Ruben Sanadi (Persipura), 
    12. Slamet Nur Cahyono (Persiba Bantul), 
    13. Raphael Maitimo (Mitra Kukar), 
    14. Taufiq (Persebaya 1927), 
    15. Ahmad Bustomi (Mitra Kukar), 
    16. Vendri Mofu (Semen Padang), 
    17. Boaz Solossa (Persipura Jayapura), 
    18. Titus Bonay (Semen Padang), 
    19. Patrick Wanggai (Persipura Jayapura) , 
    20. Ferdinand Sinaga (Persisam Samarinda), dan 
    21. Abduhrahman (Sriwijaya FC).
  • Jacksen: Saya Akan Konsentrasi Latih Timnas Senior

    Jaksen F.Thiago (kanan)
    Seputar Timnas - Setelah sukses mengantarkan Persipura Jayapura menjadi jawara Indonesia Super League musim 2012/13, Jacksen F Tiago kini bisa fous dengan jabatannya sebagai pelatih timnas senior Indonesia. Jacksen mengaku lega, satu pekerjaannya sudah terselesaikan dengan baik.

    Tim Mutiara Hitam telah memastikan menjadi juara ISL 2012/13 setelah menundukan Persiwa Wamena dengan skor 2-0. Mereka masih menyisakan 4 laga sisa lagi yang akan dijalani untuk mengakhiri kompetisi.

    "Dengan kepastian ini (meraih gelar juara Persipura), saya akan lebih berkonsentrasi melatih timnas senior," kata Jacksen.

    Menurut pelatih berusia 45 tahun ini, program perekrutan pemain akan lebih mudah dijalani. Pasalnya, dia bisa lebih fokus dan memiliki banyak waktu dalam memantau para pemain yang diproyeksikan untuk menghuni skuad Tim Merah Putih.

    "Saya akan bisa lebih fokus mempersiapkan timnas, dan juga sudah memiliki waktu lebih banyak untuk memantau pemain yang akan direkrut," terang Jacksen.

    "Saya tetap berdoa agar Tuhan juga menyertai timnas untuk berprestasi sesuai harapan bangsa Indonesia," sambung pelatih asal Brasil ini.

    Tugas Jacksen bersama timnas, kembali dimulai pada 10 Agustus 2013 mendatang. Jacksen akan mempersiapkan skuad timnas untuk menghadapi Filipina dalam sebuah partai uji coba yang akan digelar di Stadion Manahan, Solo, 14 Agustus 2013. 

    Setelahnya, Vietnam dan Hong Kong akan diproyeksikan untuk menjadi lawan timnas berikutnya. Dan puncaknya, timnas akan menghadapi Cina pada 15 Oktober 2013 nanti dalam tajuk Pra Piala Asia 2015.[viva]


  • Jacksen: Bintangnya Adalah Tim Persipura

    Jacksen F.Thiago - LIPUTAN6
    Bolatainment - Keberhasilan Persipura Jayapura meraih trofi Indonesia Super League (ISL) musim 2012-2013 membuat sang pelatih Jacksen Ferreira Tiago bangga dengan timnya. "Bintangnya adalah tim Persipura," kata pelatih berusia 45 tahun ini kepada Liputan6.com melalui pesan singkat Rabu (31/7/13) malam.

    "Karena perjuangan mereka (pemain) semua kesuksesan ini berhasil kami raih."

    Persipura mengukuhkan diri sebagai kampiun usai menaklukkan tim saudara, Persiwa Wamena, 2-0 di Stadion Pendidikan, Wamena. Kedua gol Tim Mutiara Hitam masing-masing dicetak kapten tim Boaz Solossa pada menit ke-63 dan Patrich Wanggai di menit ke-72.

    Berkat raihan tiga poin tersebut, Persipura mengoleksi 73 poin dari 30 pertandingan. Raihan poin mereka tidak lagi dapat dikejar kompetitor mereka.

    Saingan terdekat Persipura adalah Arema dan Persib Bandung yang berada di peringkat dua dan tiga dengan jumlah poin sama, 56 poin. Keduanya memang masih memiliki 5 pertandingan sisa, namun kalau pun mampu memenangkan semua laga, keduanya maksimal hanya mengoleksi 71 poin.

    Ini adalah kali ketiga Jacksen mempersembahkan gelar juara bagi Persipura. Sebelumnya, pelatih asal Brasil itu melakukan di musim kompetisi 2008-2009 dan 2010-2011.(lip6)




  • Jacksen F Tiago Pantau Tambahan Pemain Timnas

    Jacksen F. Tiago - Liputan6
    Seputar Timnas - Tim­nas Indonesia akan men­jalani laga ujicoba melawan Filipina pada 14 Agustus mendatang di Solo, Jawa Tengah, sebagai persiapan menghadapi kualifikasi Piala Asia 2015.

    Pelatih Jacksen F Tiago (JFT) mengaku sedang me­mantau para pemain yang akan dipanggil melalui kom­petisi.

    "Timnas selanjutnya akan berujicoba melawan Filipina. Sekarang kami sedang mem­persiap­kan nama-nama pe­main. Tapi nanti akan di­umum­kan pada tanggal 3 atau 4 Agustus," ujar Jacksen, Selasa (30/7).

    Pelatih asal Brasil itu menjelaskan bahwa materi pemain melawan Filipina kemungkinan akan mengalami sedikit perubahan dari partai-partai ujicoba sebelumnya. Hal itu dilakukan sebagai bagian seleksi guna mendapatkan skuat inti menghadapi China pada pertandingan kualifikasi Piala Asia 15 Oktober mendatang.

    "Untuk itu kami dari tim pelatih telah menyiapkan tim pemantau untuk mengamati partai pertandingan yang sedang digelar selama bulan puasa ini. "Saya ingin melihat pe­main-pemain lainnya selama kom­petisi berjalan. Karena semua tahu pemain-pemain sangat bagus. Saya ingin menggali lebih banyak," terangnya.

    Sementara itu Sekjen PSSI Joko Driyono mengungkapkan, serangkaian uji coba sudah disiapkan untuk timnas U-23 dan U-19 menjelang keikut­sertaan mereka di SEA Ga­mes 2013 di Myanmar, dan Piala AFF U-19 di Jawa Timur.

    Dalam keterangannya ke­pada wartawan, Joko menga­takan, timnas U-23 akan berhadapan dengan Brunei Darussalam di Yogyakarta pada 15 Agustus. Sedangkan timnas U-19 menghadapi Arab Saudi dan Timor Leste.

    Pertandingan antara tim­nas U-23 dan Brunei dilang­sungkan satu hari setelah duel timnas senior melawan Filipina.

    “Kami sekarang ber­kon­sentrasi terhadap per­siapan tim junior. Sejumlah agenda uji coba sudah disiapkan untuk timnas U-23 dan U-19. Timnas U-23 akan berhadapan dengan Brunei di Yogyakarta pada 15 Agustus,” ujar Jok­dri, sapaan Joko.(harianhaluan)


  • Berikut Alasan Jacksen Pakai 4 Gelandang Tengah Saat Lawan Liverpool

    Ahmad Bustomi - VIVA
    Seputar Timnas - Indonesia XI menampilkan formasi yang sangat berbeda ketika mereka menghadapi Liverpool di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu 20 Juli 2013. Pelatih Indonesia XI, Jacksen F Tiago, memasang empat gelandang untuk menjadi jangkar di lini tengah tim.

    Raphael Maitimo, M. Taufiq, dan Ahmad Bustomi, bertugas untuk memutus aliran bola dan menjaga kedalaman pertahanan di lini tengah. Sedangkan Vendri Mofu, diplot menjadi penghubung serangan ke lini depan timnas.

    Strategi ini terbukti cukup efektif. Beberapa kali, Indonesia XI mampu mengancam gawang Liverpool. Titus Bonai tampil sangat garang dengan sprint-sprint pendeknya.

    Sedangkan Sergio van Dijk mampu mendapatkan ruang tembak yang cukup terbuka untuk melakukan sepakan jarak jauh. Di pertengahan babak pertama, Sergio bahkan mampu mengancam gawang Simon Mignolet. Sayang, bola masih melebar ke sisi kanan mistar gawang.

    Kinerja empat gelandang di lini tengah ternyata mampu membuat para bek sayap tampil lebih percaya diri. Hasim Kipuw serta Ruben Sanadi berkali-kali melakukan overlap. Dan ketika ada serangan balik, dengan cepat gelandang-gelandang tersebut langsung menutup ruang kosong yang ditinggalkan mereka.

    "Ini adalah hasil evaluasi. Saya melihat ada potensi yang bisa dimaksimalkan dari dua laga uji coba sebelumnya. Dan ini adalah upaya serius kami untuk memperbaiki tim," kata Jacksen.

    Pada laga itu, Boaz Solossa justru dicadangkan. Untuk masalah ini, Jacksen memiliki alasan khusus. "Kondisi kesehatannya kata tim dokter tidak memungkinkan. Jadi kami jaga kondisi dia dulu," ungkap pelatih asal Brasil ini.

    "Pemain lebih percaya diri. Sebenarnya itu kunci dari permainan kami," sambung dia.[viva]


  • Inilah Ujian Berat Ketiga Skuat Jacksen

    Liputan 6
    Seputar Timnas - Lagi, ujian berat harus dijalani Indonesia XI. Skuat besutan Jacksen F Tiago ini kembali menghadapi klub Liga Premier. Setelah 14 Juli silam melawan Arsenal, Sabtu (20/7/13) malam WIB, Boaz Solossa dan kawan-kawan akan menantang Liverpool di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

    Saat menghadapi Arsenal, Indonesia yang memakai nama Indonesia Dream Team kalah tujuh gol tanpa balas. Sebelumnya, skuat Garuda juga takluk dari Timnas Belanda 3-0.

    Dua laga kebobolan 10 gol tentu menjadi pekerjaan rumah bagi Jacksen. Pelatih asal Brasil itu pun langsung fokus membenahi lini pertahanan sebelum melawan Liverpool.

    "Pertahanan kita jelas akan banyak mendapatkan tekanan. Makanya harus segera diantisipasi dengan membuat pertahanan yang kokoh," Selain itu, Jacksen juga memperbaiki kelemahan dalam penguasaan bola dan organisasi permainan.

    Sementara bagi Liverpool, melawan Indonesia merupakan laga pertama yang dijalani dalam tur pramusim klub Liga Premier itu. Meski bukan main di kandang, skuat asuhan Brendan Rodgers itu dipastikan akan mendapatkan dukungan dari puluhan ribu Liverpudlian, sebutan untuk pendukung Liverpool.

    Bagi para pemain Liverpool, laga persahabatan ini menjadi ajang unjuk diri kepada Rodgers agar masuk tim utama. Mereka berharap tidak ditaruh di bangku cadangan saat Liga Premier bergulir pada 17 Agustus mendatang.

    Melawan Liverpool, stamina sepertinya masih akan menjadi kendala pemain Indonesia. Saat kontra Arsenal, stamina Boaz dan kawan-kawan kedodoran pada 20 menit terakhir babak kedua. Jika ini kembali terjadi, bukan tak mungkin jika gawang Kurnia Meiga akan kembali kebanjiran gol.(LIP6)
  • Inilah Bedanya Liverpool dan Arsenal Menurut Jacksen

    Jacksen F. Tiago- LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Tim Indonesia XI akan kembali menjajal kekuatan klub Liga Premier. Setelah Arsenal, Sergio van Dijk dan kawan-kawan akan bentrok dengan Liverpool di Stadon Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, 20 Juli nanti.

    Pelatih Jacksen F. Tiago tidak ingin kembali timnya dipermalukan. Pelatih Persipura Jayapura pun mempersiapkan dengan matang pertandingan ini. Ia mengaku sudah tahu perbedaan antara Arsenal dan Liverpool.

    "Ada yang tulis komentar saya yang menyebut Liverpool lebih jelek dibandingkan Arsenal. Padahal waktu itu saya bilang Liverpool punya permainan berbeda. Mereka lebih kuat dalam hal pressing terhadap lawan, kami harus siap dengan itu," katanya saat jumpa pers di Hotel Mulia, Jakarta, Kamis (18/7/13).

    Pelatih asal Brasil tersebut juga mengungkapkan dirinya meminta pemain untuk fokus dalam hal penguasaan bola.

    "Lawan Arsenal tampak sekali kita tidak berani menguasai bola. Setelah terjadi pergantian pemain di babak dua, tampak sekali permainan kami sangat kendor," [liputan6]


  • Jacksen Terpukul Timnas Dibantai 0-7 Oleh Arsenal

    Jacksen F. Tiago - LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Kekalahan Indonesia Dream Team terhadap Arsenal sudah diprediksi sebelumnya. Tapi kalah dengan skor telak 0-7 jauh dari harapan Pelatih Timnas Indonesia Jacksen F Tiago. Pelatih asal Brazil itu mengaku terpukul.

    "Kita sangat terpukul dengan skor yang telak ini. Mereka sangat berpengalaman tapi tidak mengira akan mencetak gol 3, 4 dan seterusnya dengan mudah," kata Jacksen Tiago pada sesi konferensi pers usai pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, Senayan (14/7).

    Kekalahan tersebut, kata Jacksen, membuat mental bertanding anak asuhnya turun. Dan di pertandingan mendatang melawan Liverpool (20 Juli) dan Chelsea (25 Juli) adalah menjadi tugas utamanya untuk kembali mengangkat moril pemain.

    Jacksen juga menyoroti banyaknya kesalahan umpan dari pemain-pemainnya. Hal itu disebabkan pemainnya tidak percaya diri dalam penguasaan bola.

    "Pemain tidak pede menguasi bola, terlalu respek pada tim besar. Karena Arsenal kita grogi," ungkapnya. (jawapos)


  • Jacksen: Gaya Arsene Wenger Tidak Membosankan

    Jacksen F. Tiago - LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Pelatih Indonesia Dream Team, Jacksen F Tiago memberikan pujian terhadap pelatih Arsenal, Arsene Wenger. Menurut Jacksen, Wenger merupakan pelatih yang memiliki filosofi kuat dalam menekankan gaya permainan.

    Di mata Jacksen, Wenger salah satu pelatih di Premier League yang bisa menerapkan gaya permainan seperti timnas Brasil. Bahkan, ia mengatakan Wenger pelatih favoritnya setelah Sir Alex Ferguson.

    "Wenger satu-satunya pelatih yang tidak mempedulikan tim kalah atau menang," tutur Jacksen dalam jumpa pers di SUGBK, Sabtu 13 Juli 2013.

    "Gaya permainan Wenger seperti Timnas Brasil. Tidak membosankan. Setiap akhir pekan, saya mencari jadwal pertandingan Arsenal yang pertama. Kalau pertandingan tim (Premier League) yang lain baru 20 menit menonton saya sudah mengantuk," Jacksen melanjutkan.

    Jacksen ikut memuji kemampuan Wenger dalam mencari bakat tersembunyi."Dia bisa mencari pemain pelosok dunia. Dia salah satu pelatih yang bisa menjadi panutan," sambung Jacksen.

    Sayang, dalam jumpa pers SUGBK, tidak ada perwakilan dari pihak Arsenal, termasuk Arsene Wenger. Jacksen beralasan, absennya Arsenal dalam jumpa pers jelang pertandingan telah disepakati dengan pihak promoto pada hari Jumat lalu, 13 Juli 2013.[viva]


  • Jacksen: Lawan Arsenal, Tak Boleh Lakukan Kesalahan

    Jacksen F. Tiago - LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Pelatih Indonesia Dream Team, Jacksen F Tiago fokus ke lini pertahanan saat menghadapi Arsenal di pertandingan persahabatan, Minggu 14 Juli 2013 besok. Para pemainnya pun diharapkan bisa tak melakukan kesalahan.

    "Jelas fokus saya di barisan pertahanan. Karena dari sana, saya membangun tim," ujar Jacksen dalam jumpa pers di SUGBK, Sabtu 13 Juli 2013.

    Meski mengisyaratkan bakal memainkan permainan bertahan, Jacksen menyatakan akan tetap berusaha menampilkan permainan menyerang

    "Tapi bukan berarti kami tidak bermain menyerang.  Tergantung siapa lawannya. Sebab, setiap lawan punya gaya bermain yang sangat berbeda.," sambung pelatih asal Brasil itu.

    Dia mengaku telah mempelajari permainan Indonesia saat menghadapi Belanda beberapa waktu lalu. Dia berharap, pemain tidak mengulangi kesalahan serupa saat melawan Arsenal.

    "Saya tidak ingin, kami memainkan long-pass (umpan panjang). Sebisa mungkin tidak membuat kesalahan.Kami harus punya visi bermain saat memegang bola. Kalau memegang bola kami harus mampu menekan. Saya berharap lebih intensif dalam menekan."

    Namun, Jacksen menyadari betul, lawan yang dihadapi jauh di atas Indonesia. "Ada suatu kebanggaan kami bisa mendapat lawan tim dari luar negeri. Ini memang sangat kontras, tapi menjadi momen yang baik untuk membangun fondasi tim. Tapi dalam pertandingan nanti kami tidak ingin kalah dan mengalah. "

    Jacksen juga menambahkan, pertandingan melawan Arsenal menjadi ajang  tepat bagi sejumlah pemain baru yang baru bermain di level timnas untuk unjuk gigi. Jacksen bersyukur diberi kesempatan memilih pemain setelah ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia.

    "Saya ingin memberi kesempatan kepada mereka untuk bermain. Saya tahu, bakat dan talenta yang dimiliki mereka. Saya tahu, mereka sanggup melakukannya." beber Jacksen.[viva]


  • Jacksen: Lawan Arsenal Partai Hiburan Yang Bermanfaat

    Jacksen F. Tiago - LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Pelatih tim Indonesia Dream Team Jacksen F. Tiago mengaku tidak terlalu mempelajari karakter permainan Arsenal yang akan menjadi lawan Ahad (14/7/13) besok. Menurut pelatih asal Brasil itu, partai kontra The Gunners adalah hiburan yang bermanfaat.

    "Saya mempelajari Cina dan saya mempersiapkan tim saya untuk menghadapi Cina," kata pelatih berusia 45 tahun itu. "Arsenal cuma bagian dari masa persiapan kita untuk menghadapi Cina. Menurut saya, melawan Arsenal adalah partai hiburan yang bisa dimanfaatkan untuk mengasah kemampuan kerja sama tim."

    Bagi Jacksen, tujuan utama laga kontra klub Liga Premier itu adalah bagaimana konsep permainan yang ia inginkan saat menghadapi Cina pada Kualifikasi Piala Asia 2015 November mendatang bisa berjalan sesuai harapan. "Kami lebih fokus pada konsep permainan," kata Jacksen.

    Meski demikian, Jacksen berharap anak-anak asuhnya bisa tampil maksimal dalam menjalankan teknik serta strategi permainan yang telah dipelajari selama latihan. "Saya rasa semua materi latihan sudah pas, tinggal para pemain bisa tampil maksimal pada laga nanti," ucapnya.

    Sabtu (13/7/13), Indonesia Dream Team akan menjalani latihan terakhir sebelum bertemu Arsenal. Jacksen akan mengasah materi latihan yang sudah dipelajari di latihan sebelumnya. (lip6)


  • Jacksen Merasa Seperti Main di Liga Premier

    Jacksen F. Tiago - LIPUTAN6
    Seputar Timnas -  Pelatih Tim Indonesia Dream Team, Jacksen F. Tiago merasa tengah tampil di Barclays Premier League (BPL), menyusul akan datangnya Arsenal, Liverpool dan Chelsea ke Jakarta. Pernyataan tersebut disampaikan saat sesi latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Kamis (11/7/13) malam.

    "Kami rasanya seperti sedang bermain di Liga Inggris," ucap pelatih asal Brasil itu dengan senda gurau. "Siapa tahu setelah uji coba ini, kami akan dilirik klub-klub Liga Inggris."

    Menurut Jacksen, rangkaian uji coba ini memang dirasakan sulit, menyusul lawan-lawan yang bakal dihadapi adalah tim elite eropa. Kendati demikian, pelatih yang juga membesut Persipura Jayapura itu akan tetap berusaha menerapkan konsep permainan yang ingin ia ditampilkan.

    "Mengenai pertandingan melawan Arsenal nanti, saya harap kita semua bisa berpikir rasional," kata Jacksen. "Yang terpenting adalah kami bisa membangun konsep permainan yang diinginkan."

    Setelah melawan Arsenal hari Minggu (14/7/13) mendatang, berikutnya giliran Liverpool yang bakal dihadapi pada 20 Juli, kemudian Chelsea 25 Juli. (Lip6)


  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan