-
Tampilkan postingan dengan label Stadion. Tampilkan semua postingan
Insiden Sidoarjo Penyebab Laga Timnas U-19 Dipindah Ke SUGBK
![]() |
| Beberapa insiden di Stadion Gelora Delta Sidoarjo membuat laga dipindah ke Jakarta - GOAL |
Indonesia terkena sanksi konfederasi sepakbola Asia (AFC) berupa larangan bermain tanpa penonton saat laga kandang. Sanksi itu merupakan akumulasi dari ulah suporter semenjak laga tim nasional U-22 di Riau, dan kualifikasi Piala Asia 2015 pada Maret lalu.
PSSI sendiri tidak mau kecolongan dengan terulangnya insiden tersebut. Mengingat pertandingan kualifikasi Piala Asia akan langsung mendapat pengawasan ketat dari otoritas sepakbola Asia, Indonesia bisa terancam sanksi lagi jika kesalahan yang sama terulang.
Beberapa insiden saat partai final Piala AFF U-19 diantaranya loket tiket di stadion dibakar calon penonton lantaran merasa tidak puas, karena tiket dinyatakan sudah habis. Kemudian saat laga Garuda Jaya melawan Vietnam berlangsung, Stadion Gelora Delta yang hanya berkapasitas 31 ribu penonton terlihat penuh sesak. Disinyalir, penonton melebihi kapasitas stadion, karena penonton terlihat berdesak-desakan dan banyak yang berdiri.
Selain itu, pagar stadion di sisi utara dan tribun VIP Stadion Gelora Delta jebol akibat desakan penonton yang ingin menyaksikan perjuangan skuat Garuda Jaya, dalam mewujudkan impian meraih trofi Piala AFF, yang selama 22 tahun gagal terwujud.
“Memang semula kami bakal menggelar laga timnas U-19 di kualifikasi Piala Asia di tempat yang sama dengan Piala AFF kemarin. Tapi karena hal-hal itu, maka kami sudah sepakat untuk menggelarnya di Jakarta. Jadi mohon maklum,” kata Joko.
“Selain soal animo masyarakat, dan kapasitas stadion, terjadi beberapa permasalahan di Sidoarjo, khususnya saat final. Ada insiden loket dirusak, pagar penonton stadion dirobohkan, dan layar raksasa di luar stadion yang dirusak. Ini karena jumlah calon penonton melebihi kapasitas stadion.”
“Agar kejadian itu tidak sampai terulang, maka PSSI memutuskan menggunakan GBK sebagai stadion berlangsungnya pertandingan di kualifikasi Piala Asia. Kapasitas GBK yang memadai dapat menampung penonton dengan lebih nyaman.”
Pertandingan timnas U-19 di kualifikasi Piala Asia akan berlangsung pada 8 hingga 12 Oktober 2013. Skuat Garuda Jaya bergabung di Grup G bersama dengan Filipina, Korea Selatan (Korsel), dan Laos.
Terkait pemindahan ini, pelatih timnas U-19 Indra Sjafri mengaku tidak mempermasalahkannya. Ia menjelaskan, skuat Garuda Jaya siap bermain di mana saja saat melakoni pertandingan kualifikasi Piala Asia U-19.
“Kami siap bermain di mana saja, pemain sudah teruji. Kami akan mematuhi semua keputusan PSSI, dan kami siap melanjutkan latihan sekaligus bermain di Jakarta. Untuk hari ini [Minggu, 29/9] memang tidak ada latihan. Baru Senin [30/9] latihan akan dilanjutkan,” tegas Indra.
Terlepas dari masalah itu, Indra menilai laga kualifikasi Piala Asia cukup menantang. Selain ada juara bertahan Korsel, Indonesia juga tidak mau meremehkan kekuatan Laos dan Filipina, meski kualitas kedua tim terakhir itu sudah diketahui staf pelatih saat keduanya berpartisipasi di Piala AFF 2013.
“Kami sudah siap menghadapi siapa pun. Semua pertandingan di Kualifikasi Piala Asia cukup menantang, dan semua tim harus dikalahkan. Kami tidak gentar dengan nama besar Korsel, serta tak mau meremehkan kualitas Filipina dan Laos, meski kekuatan mereka sudah kami ketahui,” tandas Indra. (GOAL)
Stadion Kanjuruhan Kandidat Kuat Tuan Rumah Duel Indonesia Vs Macau
![]() |
| Stadion Kanjuruhan Malang - IST |
Informasi itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Joko Driyono, ketika ditemui di kantor PSSI, Jakarta, Selasa 10 September 2013. Menurut Joko, Malang dipilih agar setiap daerah memiliki kesempatan menggelar laga Timnas.
"Bisa dikatakan ini safari untuk timnas agar daerah lain bisa menyaksikan pertandingan secara langsung," kata Joko.
Pemilihan Malang sebagai venue juga didasarkan atas alasan efektifitas. Pasukan Garuda akan menggelar pemusatan latihan mulai 23 September 2013 nanti dan bertempat di Batu, Jawa Timur.
"Karena itu juga kami memilih Malang sebagai tempat digelarnya pertandingan," kata pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia tersebut.
Selain Malang, sebenarnya PSSI juga membidik beberapa tempat untuk bisa menyelenggarakan pertandingan persahabatan melawan Macau. Kota-kota yang berada di pulau Sumatera sempat masuk ke dalam nominasi.
"Sumatera punya potensi besar. Tadinya Palembang masuk ke dalam nominasi, tapi mereka sedang sibuk dengan Islamic Solidarity Games. Lalu, Kalimantan sempat masuk. Tapi jarak tempuh dari bandara ke stadion sangatlah jauh dan tidak memungkinkan," ungkap Joko.[viva]
Wenger : Atmosfer Di GBK Sangat Fantastis
![]() |
| Gooners asal Indonesia - JPNN |
"Sejak latihan kemarin (13/7) malam saya sudah senang. Atmosfer di GBK sangat fantastis," kata Wenger saat konferensi pers di VIP Barat SUGBK Senayan Jakarta, usai pertandingan.
Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya maupun pemain Arsenal sangat menikmati pertandingan tersebut. Tidak hanya berhasil menang besar, tapi juga karena Arsenal bisa memainkan banyak pemain muda.
"Ini malam yang sangat positif karena kami bisa menurunkan pemain muda," ungkapnya.(jawapos)
Kala GBK Berubah Menjadi Emirates Stadium
![]() |
| Foto Liputan6 |
Dalam laga yang digelar di Gelora Bung Karno itu, Indonesia sebenarnya mampu memberikan perlawanan sengit. Tapi sayang Indonesia harus menelan pil pahit ketika harus menerima kenyataan gawang mereka dibobol tujuh gol.
Di samping cerita kalah telaknya skuat Indonesia Dream Team, ada juga cerita di balik puluhan ribu suporter yang datang memadati semua sudut Stadion Gelora Bung Karno pada Minggu (14/7/13) malam.
Sebelum petandingan dimulai, puluhan suporter di Gelora Bung Karno, Senayan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang memang tidak dikumandangkan sebelum laga dimulai.
Di sisi lain, walaupun tidak penuh hingga ke bagian atas, tapi animo para Gooners, sebutan bagi para pendukung Arsenal, untuk menyaksikan penampilan dari Mikel Arteta dan kawan-kawan bisa diacungi jempol.
Hal itu terlihat ketika Theo Walcott berhasil mencetak gol pertama Arsenal, seluruh area GBK bergemuruh menyambut gol pertama dari tim asal London Utara itu. Puluhan ribu suporter yang mayoritas mengenakan kostum Arsenal sangat antusias menyambut gol tersebut.
Sambutan luar biasa dari suporter berlanjut di babak kedua, ketika masuknya Olivier Giroud, Lukas Podolski, Tomas Rosicky dan Bacary Sagna yang membuat serangan Arsenal semakin hidup. Dan, hasilnya dalam kurun tiga menit Giroud sukses membawa Arsenal unggul 4-0 berkat dua golnya.
Gelora Bung Karno kembali bergemuruh, seolah menjelma menjadi Emirates Stadium ketika skuat Meriam London mencetak dan merayakan tujuh gol mereka ke gawang Indonesia Dream Team. (lip6)
Wah...Dua Punggawa Arsenal Kagumi Stadion GBK
![]() |
| Lukas Podolski dan Jack Wilshere, |
Kicauan dua pemain Arsenal itu hampir serupa. Podolski dan Wilshere merasa puas dengan sesi latihan yang telah mereka ikuti. Mereka pun merasa takjub dengan atmosfir dukungan para suporter asal Indonesia.
"Good Training session! amazing stadium and great atmosphere , great to see you all! See you tommorow #Afc #Poldi," kicau Podolski.
"Good Training session! amazing stadium and great turn out from the fans, great to see you all! Hope to see more tomorrow!," tulis Wilshere beberapa jam sebelum Podolski.
Bersama rombongan Arsenal, Podolski dan Wilshere tiba di Jakarta pada Jumat (12/7/2013) kemarin. Sehari setelahnya, mereka dijadwalkan untuk menggelar klinik pelatihan di Stadion GBK. Lalu beberapa jam kemudian, pasukan The Gunners menggelar latihan terbuka yang dipantau secara langsung oleh manajer Arsene Wenger.
Minggu (14/7/2013), tepatnya pukul 20:30 WIB, kick off Arsenal kontra Timnas Indonesia Dream Team akan dimulai. Kemudian setelah laga uji coba itu, mereka masih akan mempersiapkan diri untuk melanjutkan rangkaian tur Asia mereka ke Vietnam dan Jepang.[LIPUTAN6]
Sebelum Lawan Arsenal, Timnas 3 Kali Jajal GBK
![]() |
| Timnas Jajal GBK - VIVA |
Berdasarkan jadwal yang dirilis Badan Tim Nasional (BTN), Timnas Indonesia akan menggelar tiga kali latihan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta. Yaitu Kamis 11 Juli jam 20.00 WIB, Jumat 12 Juli jam 20.00 WIB dan Jumat 13 Juli jam 21.00 WIB.
Sementara untuk jadwal open training Arsenal rencananya juga dilakukan SUGBK. Latihan akan digelar sejam pada Jumat 13 Juli pukul 20.00-21.00 WIB.
Pertandingan antara Indonesia Dream Team dengan Arsenal akan digelar 14 Juli pukul 20.45 WIB di SUGBK. Timnas sendiri akan menuju stadion pukul 18.45 WIB. [jawapos]
Langganan:
Postingan (Atom)






