Tampilkan postingan dengan label Timnas Senior. Tampilkan semua postingan
  • Prediksi Skor Indonesia VS Kirgistan Tgl 01 November 2013

    Ilustrasi - MRBOLA
    Seputar Timnas -  Prediksi Skor Indonesia VS Kirgistan Tgl 01 November 2013 . Uji coba pertandingan antara Indonesia VS Kirgistan akan menjadi uji coba terakhir sebelum melawan Cina 15 November 2013. Boaz dkk akan menjamu Kirgistan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada hari Jumat (01/11/2013). Timnas tak main-main dalam laga ini, pasalnya fisik pemain telah digenjot habis-habisan di Batu Malang.

    Timnas Kirgistan merupakan lawan tanding yang disiapkan Badan Tim Nasional menggantikan Mali yang gagal telaksana karena sesuatu hal. Mali adalah negara yang menempati peringkat ke-41 rangking FIFA tidak bisa menghadapi Indonesia.

    Sebuah negara pecahan Uni Soviet ini bermain untuk pertama kalinya di pertandingan internasional pada 26 September 1992 lalu. Dan duel Lawan timnas kali ini bisa dibilang lumayan berat dan keras, pasalnya kini Kirgizstan ada diposisi 150 dunai diranking FIFA, sedangkan Indonesia ada diposisi 162 dunia.

    akan tetapi anak asuh Jacksen optimis mampu mengalahkan Kirgizstan, kendati skuad garuda tidak dapat diperkuat striker andalannya yakni Greg Nwokolo yang didera cedera. Namun masih ada Boaz Salossa yang tak kalah tajam deng Greg.



    Head to head kedua tim

    - belum pernah bertemu



    5 Pertandingan terakhir Indonesia

    15 Okt 2013: Indonesia  [1-1] Cina

    14 Agu 2013 Indonesia  [2-0] Filipina

    25 Juli 2013: Indonesia [1-8] Chelsea

    20 Juli 2013: Indonesia [0-2] Liverpool

    14 Juli 2013: Indonesia  [0-7] Arsenal



    5 Pertandingan terakhir Kirgizstan

    15 Okt 2013: Kyrgyzstan [1-4] Tajikistan

    11 Okt 2013: Kyrgyzstan  [3-0] Kuwait

    06 Sep 2013: Belarus     [3-1] Kyrgyzstan

    15  Jun 2013: Moldova    [2-1] Kyrgyzstan

    12 Jun 2013: Estonia       [1-1] Kyrgyzstan





    Prediksi Skor Indonesia VS Kirgistan Tgl 01 November 2013:

    Indonesia [2-1] Kirgistan

  • Inilah Harga Tiket Pertandingan Indonesia vs Kyrgyzstan

    Antrian Tiket - Okezone
    Seputar Timnas - PSSI menyediakan 44 ribu tiket untuk pertandingan persahabatan Timnas Indonesia vs Kirgistan, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Jumat (1/11). Namun, tidak semua tiket disediakan untuk publik karena 2.800 tiket dikhususkan untuk undangan.

    PSSI menjual tiket dalam beberapa kategori. Paling mahal, tiket VVIP dijual dengan harga Rp 750 ribu, sementara termurah adalah kategori 2 yang dibanderol Rp 75 ribu.


    Ada 500 lembar tiket VVIP yang disediakan. VIP Timur 3.500 lembar, VIP Barat 3.200 lembar, tiket kategori 1 19.500 lembar dan kategori 2, 14.500 lembar.


    Direktur Marketing PSSI, Edhi Prasetyo menjelaskan, jumlah tiket yang disediakan hanya 50 persen dari kapasitas total SUGBK yang mencapai 88 ribu tempat duduk. "Kita menutup tribun atas untuk mengurangi beban kerja panpel dan saran dari pihak keamanan," kata Edhi dalam jumpa pers di Kantor PSSI Senayan Jakarta, Senin (28/10).


    Selain dijual secara langsung, PSSI juga menyediakan dalam bentuk online. Tiket online itu akan dijual melalui tiket.com, kiostick.com, dan tiketnonton.com. "Tiket yang dijual secara onliine dijual setengah dari jumlah tiket yang dijual secara langsung," kata Edhi.


    Selain itu, PSSI juga telah menunjukk The Jakmania untuk mengkoordinir tiket pertandingan. "Kami akan memberikan potongan harga tiket sebesar 10 persen untuk suporter dan alokasi tiketnya 10 persen dari tiket yang dijual ke publik. Kami hanya memberlakukan satu kali transaksi," papar Edhi. (jawapos)


    Harga tiket pertandingan Indonesia vs Kyrgyzstan:


    VVIP             Rp 750 ribu

    VIP Barat      Rp 500 ribu
    VIP Timur      Rp 250 ribu
    Kategori 1     Rp 200 ribu
    Kategori 2     Rp 75 ribu

  • Ujicoba Timnas Batal Lagi, Jacksen Kecewa Berat

    Jacksen - IST
    Seputar Timnas - Pelatih Timnas Indonesia, Jacksen F Tiago, mengaku kecewa pada pengurus PSSI, karena dibatalkannya rencana pertandingan ujicoba Timnas.

    "Saya sudah mendapat informasi bahwa ujicoba batal. Jangan tanya alasan batalnya laga ujicoba kepada saya. Itu ranahnya BTN atau PSSI,'' tutur Jacksen, Kamis (24/10/2013).


    Sebelumnya PSSI menjadwalkan dua laga ujicoba sebagai persiapan Timnas Indonesia menghadapi China pada kualifikasi Grup C Piala Asia 2015, yang akan dilangsungkan di China pada 15 November 2013.


    Namun laga ujicoba melawan Mali yang direncanakan akan digelar pada 4 November 2013 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, dipastikan batal. Sementara laga melawan Korea Utara pada 9 November belum bisa dipastikan bakal terlaksana.


    Jacksen mengatakan, Timnas Indonesia membutuhkan lawan ujicoba sebagai sarana memantapkan tim. Karena itu Jacksen F Tiago meminta PSSI bisa memenuhi program ujicoba untuk timnas.


    ''Yang terpenting kami dapat lawan ujicoba. Karena sebelumnya kami belum pernah ujicoba,'' katanya.


    PSSI sendiri kabarnya merencanakan negara pecahan Uni Soviet, Kirgystan, untuk menjadi lawan ujicoba bagi Timnas. Saat ditanya mengenai hal ini, Jacksen mengatakan timnay siap melawan siapa saja. "Kami siap dan tentunya akan senang kalau bisa terlaksana," tuturnya.[tribun]
  • Timnas Gagal Uji Coba Lawan Mali, Kyrgyzstan Jadi Alternatif

    Rencana menggelar uji coba internasional timnas senior kembali mengalami kendala. Setelah sebelumnya, gagal menggelar uji coba jelang melawan Cina, 15 Oktober lalu, kini timnas sedikit kesulitan untuk mendapatkan lawan uji coba untuk 4 November.

    PSSI sebelumnya mengatakan timnas pada tanggal tersebut direncanakan akan melawan Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Namun kabar terakhir yang dilontarkan Sekretaris Badan Tim Nasional, Sefdin Syaifudin, uji coba melawan Mali batal.

    Sefdin sendiri tidak merinci alasan pasti gagalnya uji coba melawan Mali. Namun begitu, pihaknya tetap berusaha untuk mencari lawan pengganti untuk beruji coba di tanggal yang sama. “Kemungkinan akan diganti dengan Kyrgyzstan,” kata Sefdin.

    Timnas juga mengagendakan satu uji coba lainnya melawan Korea Utara di Pyongyang, Korea Utara, 9 November nanti. “Korea Utara masih dalam tahap komunikasi, insya Allah jadi dan sesuai rencana,” Sefdin menambahkan.

    Dua uji coba tersebut dimaksudkan sebagai persiapan skuat “Garuda” sebelum bertandang ke Cina pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, 15 November mendatang. Empat hari kemudian skuat yang dilatih Jacksen Ferreira Tiago ini akan menjamu Irak di SUGBK.
  • Timnas Senior Tak Berencana Ubah Skuad

    Jacksen -  Merdeka
    Seputar Timnas - Komposisi pemain timnas senior Indonesia untuk laga lanjutan Prakualifikasi Piala Asia 2015 memang belum diumumkan. Kemungkinan sehari sebelum pemusatan latihan yang akan dimulai 23 Oktober pekan depan. Namun, diprediksi tidak akan banyak perubahan dalam 23 nama yang diusung sebelumnya.

    Hal tersebut ditegaskan oleh pelatih timnas senior, Jacksen Ferreira Tiago. Kepada Jawa Pos, pelatih yang membawa Persipura Jayapura menjadi juara di Indonesia Super League (ISL) 2013 itu menyatakan pihaknya tidak akan banyak melakukan perubahan. "Kalaupun ada, mungkin hanya satu atau dua saja, tidak lebih dari itu," ujar Jacksen, Jumat (18/10).

    Menurut Jacksen, pihaknya bersama High Performance Unit (HPU) dan Badan Tim Nasional (BTN) memang sudah melakukan evaluasi beberapa waktu lalu. Dari hasil evaluasi itu, diketahui posisi mana yang menjadi titik pembenahan Jacksen di saat masa persiapan sebelum melakoni laga berat di kandang Tiongkok, 15 November mendatang.

    Yang paling dekat tentu sebelum menghadapi dua kali uji coba di awal Nopember, menghadapi Mali (4/11) dan Korut (9/11). "Tapi kami masih belum bisa mengambil keputusan begitu saja. Banyak pertimbangan yang harus kami ambil untuk mengurangi dan menambah komposisi yang sudah ada ini," bebernya.

    Jacksen menuturkan, dirinya sebenarnya sudah menemukan kerangka permainan timnas senior sejak pertandingan uji coba menghadapi Filipina, Agustus lalu. Makanya, sangat riskan baginya untuk membongkar pasang skuadnya dengan porsi besar. Karena, dikhawatirkan hal tersebut bisa berpengaruh dengan permainan tim.

    Apalagi, ungkap Jacksen, ketika mampu menahan imbang Tiongkok di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta lalu, tidak ada persoalan besar di armadanya. Baik di dalam menyerang ataupun bertahan. Justru persoalan di luar teknis yang harus segera dibenahi olehnya.

    Terutama kepercayaan diri pemain. "Secara komposisi juga sudah cukup bagus. Sekarang yang mesti kami pikirkan adalah bagaimana supaya tim ini bisa membangun kerjasama lebih baik. Mereka hanya perlu dibesarkan saja kepercayaan dirinya," tutur pelatih berkebangsaan Brasil itu.

    Maksimal, Selasa pekan depan (22/10) atau sehari menjelang pemusatan latihan Jacksen sudah memberikan rekomendasi 23 nama yang dipanggil untuk berkumpul di Batu, Malang kepada pihak BTN. Sekretaris BTN, Sefdin Syaifudin mengatakan, pihaknya tetap akan menyerahkan kewenangan sepenuhnya kepada Jacksen. "Kami dari BTN tidak akan mencampurinya, semua terserah pelatih," pungkasnya. (jawapos)
  • Jacksen Berharap Laga Ujicoba Timnas Senior Tidak Batal Lagi

    Jacksen - NET
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia dijadwalkan melakoni dua laga ujicoba sebelum melanjutkan kiprahnya di Kualifikasi Piala Asia 2015. Pelatih Jacksen F. Tiago berharap ujicoba tersebut akan terlaksana sesuai jadwal.

    Badan Tim Nasional (BTN) telah menyiapkan dua lawan untuk timnas pada awal bulan depan. Timnas akan menghadapi Mali pada 3 atau 4 November dan berkunjung ke Korea Utara pada 9 November.

    Laga-laga ujicoba tersebut merupakan permintaan langsung dari Jacksen. Jacksen ingin timnya lebih siap sebelum berhadapan dengan China, Irak, dan Arab Saudi di Kualifikasi Piala Asia.

    "Memang itu adalah permintaan saya dengan BTN bahwa timnas harus dapat lawan ujicoba. Karena kami butuh lawan tanding sebagai persiapan menghadapi China dan Irak," ujar Jacksen saat dihubungi, Kamis (17/10/2013).

    Sebelum laga melawan China di Gelora Bung Karno pada Selasa (15/10) lalu, timnas Indonesia sebenarnya dijadwalkan berujicoba dengan Makau, Hong Kong, dan Timor Leste. Namun, rencana ujicoba tersebut batal semua. 

    "Harapan saya kali ini program kami bisa berjalan sesuai rencana tanpa terkendala apapun. Karena ujicoba ini sangat penting untuk tim," kata Jacksen.[detik]
  • PSSI Ambil Opsi Uji Coba Timnas Lawan Mali Pada 4 November

    Timnas Indonesia dipastikan tidak akan menggelar uji coba pada 3 November 2013. Menyusul, pada tanggal tersebut Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, yang akan digunakan sebagai tempat pertandingan tidak bisa digunakan lantaran dipakai untuk tes Calon Pegawai Negeri Sipil.

    Pada akhirnya, PSSI mengambil opsi untuk menggelar laga uji coba pada 4 November. Lawan yang akan dihadapi Boaz Solossa dan kawan-kawan adalah Mali.

    Dalam kurun waktu sepekan PSSI akan berkomunikasi intens dengan Federasi Sepakbola Mali mengenai perubahan jadwal ini. "Secara formal, Mali setuju. Tapi kan ada opsi menggelar pertandingan pada 2 dan 3 November. Pergeseran tanggal 4 akan kami finalisasi." ujar Joko Driyono, Sekjen PSSI.

    "Bukan hanya kaitan dengan Mali, tapi ada aspek komersial. Pertandingan yang digelar bukan pada akhir pekan, ada pengaruh ke aspek komersil," Joko menjelaskan.

    Uji coba tersebut sebagai bagian persiapan untuk bertandang melawan Cina pada lanjutan grup C kualifikasi Piala Asia 2015, 15 November mendatang. Selain itu, skuat "Garuda" juga dijadwalkan beruji coba dengan Korea Utara di Pyongyang, 9 November mendatang.
  • Jadwal Uji Coba Timnas Pada 3 November Belum Pasti

    Sekjen PSSI, Joko Driyono, membenarkan bahwa ada rencana untuk dua kali menggelar uji coba internasional bagi timnas senior Indonesia. Joko memaparkan uji coba tersebut digelar pada 3 dan 9 November.

    Untuk uji coba 3 November, lawan yang akan dihadapi rencananya adalah timnas Mali di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Namun uji coba tersebut masih belum pasti karena SUGBK pada 2 dan 3 November digunakan untuk pelaksanaan tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Sedangkan uji coba kedua yang rencananya diselenggarakan pada 9 November akan melawan timnas Korea Utara (Korut).

    “Kami masih mengupayakan untuk digelar pada 4 November. Sebab kalau digelar 5 November sangat sulit karena terlalu mepet dengan jadwal ke Korea Utara yang akan dimainkan pada 9 November. Sedangkan kalau pindah lokasi ke daerah lain juga tidak bisa karena faktor biaya,” ujar Joko.

    Sebelumnya, pelatih timnas, Jacksen Ferreira Tiago, sangat mengharapkan timnas bisa menggelar dua uji coba itu guna persiapan bertandang melawan Cina, 15 November mendatang. Para penggawa skuat “Garuda” juga telah dirancang untuk berkumpul kembali pada 23 Oktober di Batu, Jawa Timur, untuk persiapan dua uji coba itu.

    “Semoga apa yang kami rencanankan kali ini bisa terlaksana,” kata Jacksen. Seperti diketahui, jelang menghadapi Cina pada lanjutan grup C kualifikasi Piala Asia 2015, Selasa (15/10), timnas gagal menggelar uji coba internasional. Hasilnya, timnas hanya bermain imbang 1-1 dengan Cina.
  • Tak Jalani Uji Coba Pengaruhi Permainan Indonesia

    Jacksen F Thiago selaku arsitek tim nasional Indonesia mengakui bahwa gagalnya uji coba menjadi penyebab timnas Garuda bermain kurang baik pada laga kontra Cina yang berakhir imbang 1-1, Selasa (15/10).

    Kurang baik dalam hal ini adalah para pemain Indonesia kerap lamban dalam membaca permainan tim lawan dan sering kelimpungan mengantisipasi serangan dari Cina.

    "Tak ada uji coba (sebelum kontra Cina) itu berpengaruh, kami jadi sering terlambat mengantisipasi lawan dan mengatasi tekanan lawan," tutur sang arsitek yang juga melatih Persipura tersebut.

    Memang pada awalnya Indonesia direncanakan akan melakukan uji coba dengan lawan yang mirip dengan Cina, sebelumnya sempat direncanakan Makau, Korea Utara, Hong Kong, sampai Timor Leste. Namun pada akhirnya tidak ada yang jadi terlaksana.

    Namun Jacksen berujar bahwa sudah ada rencana untuk melakukan uji coba pada bulan November mendatang.

    "Saya sudah duduk dengan BTN (Badan Tim Nasional), kami sudah susun sebuah rencana untuk uji coba pada tanggal 3 November di Jakarta, dan 9 November di Korea Utara. Itu kalau Tuhan izinkan rencana kami," ujar Jacksen. Namun ia masih belum menyebutkan lawan mana yang akan dihadapi nanti.
  • Man Of The Match: Indonesia 1-1 Cina

    Boaz Solossa tampil sebagai penyelamat Indonesia saat bermain imbang 1-1 melawan Cina dalam matchday ketiga kualifikasi Piala Asia 2015 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Selasa (15/10) malam WIB.

    Di laga ini, tim Garuda sempat tertinggal lebih dulu melalui gol Wu Xi pada menit ke-36. Namun sepakan Boaz menyambut umpan sundulan Ahmad Bustomi di menit ke-67.

    Kendati demikian, performa terbaik dari penggawa Indonesia yang turun di laga ini diperlihatkan penjaga gawang I Made Wirawan. Sempat mengawali pertandingan dengan tidak bagus, I Made Wirawan makin membaik. Setidaknya aksi-aksi I Made Wirawan mampu menutup keroposnya lini pertahanan Indonesia.

    Sejumlah aksi penyelamatan dilakukan kiper Persib Bandung ini untuk mementahkan beberapa peluang dimiliki Cina. Di pertengahan babak pertama, I Made Wirawan mampu memotong umpan silang yang siap disantap barisan depan Cina.

    Gawang I Made Wirawan kebobolan di menit ke-36. Namun sebelumnya ia berusaha menutup ruang tembak bagi Yu Dabao. Striker Cina itu akhirnya memberikan umpan kepada Wu Xi yang berdiri bebas.

    Di awal babak kedua, I Made Wirawan mencegah Cina untuk menggandakan keunggulan. Kiper berusia 31 tahun itu mampu menepis tendangan keras Zhang Xizhe yang berdiri bebas.

    Penyelamatan gemilang kembali dilakukan I Made Wirawan saat membendung sepakan keras Jiang Ning. Tak heran bila sejumlah aksi penyelamatan sang kiper pantas menyandang yang terbaik di laga ini versi Goal Indonesia.
  • Indonesia & Cina Dalam Kondisi Baik Siap Tempur

    Cina yang akan dijamu Indonesia pada laga kualifikasi Piala Asia 2015, Selasa (15/10) esok, mengaku dalam kondisi bugar dan siap untuk bertanding. Cina sendiri telah rehat selama sembilan hari usai liga domestik mereka berakhir.

    Sang kapten negeri Tirai Bambu, Zheng Zhi, mengaku bahwa seluruh skuat yang datang ke Jakarta dalam kondisi sepenuhnya bugar.

    "Seluruh tim kami memiliki jeda yang bagus usai liga selama sembilan hari sehingga kami benar-benar berada dalam kondisi yang bugar untuk menghadapi Indonesia," tegas Zheng Zhi pada jumpa pers di hotel Sultan, Jakarta (14/10).

    Sedangkan bagi kubu tuan rumah sendiri, Jacksen F Thiago memastikan tidak ada pemain yang cedera dan mereka dalam kondisi siap tempur esok.

    "Tidak ada yang cedera, kami tentu berharap menjadi pemenang. Kami punya waktu persiapan lebih lama, kami manfaatkan untuk ambil momentum," jelas Jacksen.

    Indonesia Super League memang lebih dulu usai, dan pemain telah berkumpul selama 15 hari di Batu, Malang, untuk melaksanakan pelatnas. Dan skuat yang dibawa ke Jakarta seluruhnya dipastikan bebas cedera.

    "Sebagus apapun Cina kami pasti siap, seratus persen yakin kami bisa melakukan yang terbaik untuk bangsa Indonesia besok," tegas Jacksen dengan tenang namun yakin. 
  • Cina Main Bola Atas, Indonesia Akan Lebih Agresif

    Indonesia bersiap menghadapi Cina pada lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015, Selasa (15/10) esok. Indonesia harus menutup laga dengan kemenangan bila masih ingin berlaga di Australia di putaran final Piala Asia 2015 nanti.

    Namun kita tahu bahwa Indonesia memiliki persiapan yang kurang dari segi bertanding, laga terakhir timnas senior adalah kala menumpaskan Filipina beberapa bulan lalu. Sang arsitek, Jacksen F Thiago mengaku tim sudah siap dengan skemanya dan akan bermain lebih agresif.

    "Sejauh ini kami tetap akan bermain normal saja, ya seperti gaya tim ini sebelumnya. Dengan dukungan mobilitas pemain yang tinggi, kami ingin bermain lebih agresif," ujar pelatih yang juga menukangi Persipura Jayapura di sela-sela sesi latihan.

    "Permainan bola lambung Cina harus diwaspadai. Kami sudah melakukan simulasi untuk mengantisipasi hal tersebut," kata Jacksen.

    Cina memang gemar bermain lewat kedua sisi mereka yang cepat dan mengirimkan umpan silang ke kotak pinalti lawan, hal itu pun sudah terbaca oleh Jacksen.

    Di sisi lain pemain sayap Cina, Wu Lei, mengakui bahwa tim negeri Tirai Bambu memang unggul dari segi fisik dan akan memanfaatkan hal tersebut.

    "Kami tahu kami unggul di postur tubuh, pasti kami akan memanfaatkan bola-bola atas untuk mengalahkan mereka (Indonesia)," sahut Wu Lei yang merupakan andalan Cina di sisi kanan. Selain nama Wu Lei, Indonesia patut mewaspadai Zheng Zhi (gelandang), Yu Dabao (striker). Juga perlu diingat bahwa Indonesia akan main tanpa dukungan penonton di stadion lantaran sanksi pihak AFC.
  • Tiga Pemain Andalan Indonesia Hadapi Cina

    Indonesia akan menghadapi ketangguhan wakil Asia Timur, Cina dalam lanjutan babak kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C pada Selasa (15/10), di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta.

    Kendati hanya memiliki persiapan minim jelang laga tersebut, pelatih skuat Garuda Jacksen F.Tiago diyakini telah menyiapkan strategi khusus guna meladeni permainan cepat yang kerap diperagakan oleh Gao Lin dan kawan-kawan.

    Dari 24 nama yang telah ditetapkan untuk laga menghadapi Cina, setidaknya ada tiga pemain yang bisa menjadi tumpuan Indonesia untuk laga nanti. (gk-53)


    Greg Nwokolo | Arema, 27, Striker
    STATISTIK
    CAPS: 3
    GOL: 1
    PROFIL SINGKAT
    Penyerang kelahiran Nigeria ini merupakan tumpuan baru tim nasional Indonesia saat ini. Bermain impresif serta membuka rekening golnya bersama timnas saat laga ujicoba internasional terakhir menghadapi Filipina. Dengan kecepatan yang dimilikinya, diperkirakan akan mampu merepotkan pertahanan Cina.


    Ahmad Bustomi | Mitra Kukar, 28, Gelandang
    STATISTIK
    CAPS: 19
    GOL: -
    PROFIL SINGKAT
    Jenderal lini tengah Indonesia, perannya begitu penting di tubuh tim. Selain bertugas memotong serangan lawan, gelandang Mitra Kukar tersebut juga mengemban tugas dalam mendistribusikan bola, dan menjadi pembangun serangan awal skuat Garuda ke benteng pertahanan Cina.


    Boaz Solossa | Persipura, 27, Striker
    STATISTIK
    CAPS: 26
    GOL: 7
    PROFIL SINGKAT
    Di era Jacksen F.Tiago, penyerang andalan Persipura ini tak hanya memainkan peran sebagai penyerang utama. Menarik untuk mencermati pergerakan tanpa bolanya yang kerap membuka ruang bagi para pemain lain untuk melakukan serangan. Hal yang wajib diwaspadai oleh Cina.
  • Tak Kunjung Nongol, Duo Wanggai Dicoret Dari Timnas Senior

    Duo Wanggai - IST
    Seputar Timnas - Pemusatan latihan/training centre (TC) tim nasional Indonesia senior di kawasan Batu, Malang, Jawa Timur, Kamis (10/10), diwarnai pencoretan pemain. Pemain yang tercoret adalah Imanuel Wanggai dan Patrich Wanggai yang sama-sama memperkuat Persipura Jayapura.

    Asisten pelatih Timnas senior Yeyen Tumena menerangkan jika keduanya sudah absen sejak TC digelar pada Jumat (4/10). "Mereka tidak memberikan penjelasan apa-apa. Karena itu, tim pelatih akhirnya memutuskan untuk mencoret keduanya," kata Yeyen Tumena.

    Dilanjutkannya, tim pelatih tidak ingin terganggu dengan pencoretan tersebut. Sebab, laga lawan China dalam lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015 Grup C, semakin dekat alias pada 15 Oktober mendatang.

    "Kami sudah menentukan penggantinya, yakni Ahmad Jufrianto dari Sriwijaya FC dan Juan Revi dari PSS Sleman," tuturnya.

    Tim pelatih juga telah mencoret penyerang Persib Bandung, Sergio van Dijk akibat cedera di bagian paha. Guna mengisi posisi kosong tersebut, lalu digantikan M. Nur Iskandar asal klub Semen Padang. [bolanet]
  • Hadapi Timnas Indonesia, China Tanpa Dua Pilar

    Piala Asia 2015
    Seputar Timnas - Timnas China dipastikan tak diperkuat dua pilarnya kala menghadapi skuad Indonesia dalam Kualifikasi Piala Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta, 15 Oktober mendatang. Kedua pemain itu adalah Zhao Xuri dan Sun Ke.

    Meski demikian, pelatih timnas Indonesia senior Jacksen F Tiago, tak mau terpengaruh dengan kondisi lawan. "Kami tidak peduli sama sekali dengan kondisi China karena kami tidak mau persiapan yang saat ini terganggu. Lebih baik kami fokus dengan persiapan tim sendiri," kata Jacksen, Kamis (10/10).

    Zhao Xuri diberitakan cedera lutut saat merayakan gol bersama klubnya, Guangzhou Evergrande. Sementara Sun Ke yang merupakan sayap lincah klub Jiangsu Sainty didera penyakit radang paru-paru. Keduanya besar kemungkinan absen saat melawat ke kandang Indonesia.

    Sebagai gantinya, pelatih China Fu Bo memanggil bek Beijing Guoan, Lang Zheng dan sayap Guizhou Renhe, Qu Bo. Kini, mereka sudah bergabung bersama timnas mereka. Fu Bo juga sedang menunggu kesiapan tiga pilar lainnya seperti Zhang Linpeng, Feng Xiaoting dan Rong Hao untuk bisa memperkuat tim.

    "Kami menilai, siapa pun yang absen di kubu China tidak masalah bagi mereka. Mereka sudah terbiasa dengan masalah itu. Selama beberapa kali uji coba, cuma lima pemain China yang tak tergantikan di line up," ujar pelatih asal Brasil tersebut.

    Jacksen mengaku bersyukur bahwa persiapan yang dilakukan di Batu, Jawa Timur, berjalan sesuai rencana. Pemain tidak ada yang bermasalah dengan kebugaran. Juga tidak ada satu pun pemain yang cedera. Rencananya, Boaz Solossa dan kawan-kawan akan mengakhiri training camp (TC) di Batu hingga Sabtu besok. Selanjutnya, mereka akan terbang ke Ibu Kota guna persiapan menghadapi China.[merdeka]
  • Hari Ini Tiket Roma Vs Indonesia XI Resmi Dijual


    Seputar Timnas - Satu lagi klub besar Eropa akan mengunjungi Indonesia. Setelah Arsenal, Liverpool dan Chelsea, giliran tim papan atas Seri A, AS Roma dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia, 14 November 2013. AS Roma akan bertanding melawan tim Indonesia selection XI, di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. 

    Senin, 7 Oktober 2013 tiket AS Roma Vs Indonesia XI kabarnya resmi dijual untuk umum. Untuk harga tiket dijual cukup bervariasi, mulai dari Rp.60.000 untuk kelas tribun dan Rp.1.000.000 untuk VVIP

    CEO AS Roma, Italo Zanzi mengatakan kunjungan ke Indonesia merupakan komitmen nyata dari AS Roma yang ingin memperluas jaringan di Asia. "Pertandingan ini adalah langkah yang sangat penting untuk membangun eksistensi kami di Indonesia dan Asia," kata Zanzi. 

    Menurut Zanzi, Indonesia ialah salah satu negara yang memiliki Romanisti -sebutan fans AS Roma- terbesar, oleh karena itu AS Roma ingin memberikan pengalaman untuk Romanisti Indonesia menyaksikan Francesco Totti cs bermain di Jakarta. 

    Sementara itu, CEO Nine Sport, Arief Wicaksono mengatakan sangat senang bisa mendatangkan AS Roma ke Indonesia. "AS Roma akan datang ke Jakarta dengan beberapa pemain inti mereka," ucap Arief 

    Kedatangan AS Roma ke Jakarta 14 November 2013 cukup mengherankan. Jika biasanya klub Eropa berkunjung pada masa libur kompetisi musim panas, Roma datang saat Seri A masih digulirkan. 10 November 2013, empat hari sebelum laga kontra Indonesia XI di Jakarta, Roma masih akan menjalani pekan ke 12 Seri A melawan Sassuolo.

    Akan tetapi, setelah itu Roma akan melalui masa jeda kompetisi cukup lama, yakni hampir dua minggu. AS Roma baru akan berlaga lagi pada pekan ke 13 Seri A, yaitu 24 November, menantang Cagliari. 

    Sementara itu, sehari sebelum pertandingan AS Roma Vs Indonesia XI, akan ada uji coba internasional, yang mempertemukan Italia kontra Jerman, 15 November 2013. Hal ini membuat status pemain AS Roma yang membela tim nasional Italia diragukan untuk bisa datang ke Jakarta, seperti Daniele De Rossi. [tempo]

    Data Tambahan:




  • Berikut Ini Harga Tiket Legenda United VS Indonesia Senior

    Timnas Legend VS MU Legend - NET
    Seputar Timnas - Indonesia kembali dimeriahkan dengan kedatangan sejumlah mantan pesepakbola dunia yang tergabung dalam United Red. Paul Palker dkk bakal berkunjung ke Jakarta untuk menggelar pertandingan eksebisi melawan pemain-pemain Indonesia pada 23 Oktober mendatang di Stadion Gelora Bung Karno.

    Para pemain yang akan datang ke Jakarta antara lain Michael Owen, Quinton Fortune, Louis Saha, dan Jesper Blomqvist. Sayangnya, nama-nama beken seperti Eric Cantono dan David Beckham tidak akan datang.

    "Saya menjanjikan semua akan datang dan memberikan permainan terbaik kami, meski tak berlatih bersama,"  ujar Parker dalam konferensi pers di FX, Senayan, Kamis (26/9)

    "Kami akan datang satu hari sebelum pertandingan, 22 September 2013. Kami tidak ada persiapan datang ke Indonesia tidak ada persiapan khusus," jelasnya.

    Untuk harga tiket sendiri berkisar antara Rp50 ribu untuk yang termurah hingga Rp1 juta bagi yang termahal.[sindo]

    Berikut harga tiket laga antara Indonesia Red kontra United Red:

    VVIP: Rp 1.000.000,-
    VIP Barat: Rp 450.000,-
    VIP Timur: Rp 350.000,-
    Kelas 1: Rp 200.000,-
    Kelas 2: Rp 140.000,-
    Kelas 3: Rp 50.000,-
  • 2 Pemain Dari Klub Yang Tak Di Akui PSSI Di Panggil Timnas Senior

    Taufik dan Andik - NET
    Seputar Timnas - Meski tak diakui PSSI, namun pemain-pemain Persebaya 1927 tetap mendapat tempat di timnas senior. Terakhir, pelatih timnas Jacksen F Tiago memanggil dua pemain Persebaya 1927 untuk menghadapi China di Pra Kualifikasi Piala Asia 2015, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan Jakarta, 15 Oktober mendatang.

    Kedua pemain Persebaya 1927 itu adalah Andik Vermansyah dan M Taufik. Bersama 22 pemain lainnya, Andik dan Taufik akan mengikuti Training Centre (TC) di Agrowisata Batu, Jawa Timur, 4 - 12 Oktober 2013.

    Dalam rilis yang disampaikan Badan Tim Nasional (BTN) ke wartawan, timnas senior baru akan berangkat ke Jakarta ada 12 Oktober 2013. (abu/jpnn)

    Berikut 24 pemain timnas senior yang disiapkan menghadapi China di Pra Piala Asia:
    1. Choirul Huda (Persela Lamongan)
    2. I Made Wirawan (Persib Bandung)
    3. Dian Agus Prasetyo (Barito Putra)
    4. Yustinus Pae (Persipura)
    5. Ruben Sanadi (Persipura)
    6. Slamet Nur Cahyono (Persiba Bantul)
    7. Raphael Maitimo (Mitra Kukar)
    8. Ahmad Bustomi (Mitra Kukar)
    9. Vendri Mofu (Semen Padang)
    10. Boaz Solossa (Persipura Jayapura)
    11. Titus Bonay (Semen Padang)
    12. Patrick Wanggai (Persipura Jayapura)
    13. Zulham Zamrun (Mitra Kukar)
    14. M.Robby (Persisam Samarinda)
    15. Firdaus Ramadhan (Persita Tangerang)
    16. Sergio Van Dijk (Persib Bandung)
    17. Fachruddin (Persepam Madura United)
    18. Imanuel Wanggai (Persipura Jayapura)
    19. Toni Sucipto (Persib Bandung)
    20. Victor Igbonefo (Arema Indonesia)
    21. Hasyim Kipuw (Arema Indonesia)
    22. Greg Nwokolo (Arema Indonesia)
    23. Taufik (Persebaya 1927)
    24. Andik Vermansyah (Persebaya 1927)

    Coach: Jacksen F Tiago
  • 5 Pemain Naturalisasi Yang Gagal Bersinar

    Para pemain Naturalisasi - IST
    Seputar Timnas - Timnas Indonesia di era kini tidak hanya diperkuat oleh para pemain nasional, namun juga beberapa pemain naturalisasi. Hanya saja tidak semua pemain naturalisasi tersebut bisa memiliki kesempatan mengenakan seragam Merah Putih dan menjadi tumpuan Timnas.

    Siapa sajakah para pemain naturaliasi yang belum bersinar bersama Timnas Indonesia itu? Berikut uraiannya seperti yang dilansir Liputan6.

    1.   Kim Jeffrey Kurniawan



    Kim akhirnya resmi mengganti status kewarganegaraannya dari Jerman menjadi Indonesia. Namun sayang posturnya yang mungil, membuat pemain yang beroperasi di lini pertahanan ini tak kunjung mendapat tempat di Timnas Indonesia.

    2. Jhonny van Beukering




    Beukering tercatat hanya tampil beberapa kali bersama Timnas Indonesia, diantaranya pada laga uji coba melawan Timor Leste dan Malaysia di ajang Piala AFF 2012. Setelah dua penampilan tersebut, Van Beukering belum pernah masuk ke skuat Garuda senior lagi.

    3 . Ruben Wuarbanaran


    Pria kelahiran Belanda 24 tahun silam ini menanggalkan statusnya sebagai warga negara Belanda. Sempat sekali bermain untuk Timnas Indonesia U-23, sampai saat ini ia belum pernah sekalipun bermain untuk Timnas Senior.

    4. Tonnie Cusell

    Pemain yang bernama lengkap Tonnie Harry Cusell Lilipaly ini resmi menjadi WNI pada 2011. Berposisi sebagai seorang gelandang, kemampuan Cusell ternyata masih kurang mengkilap jika dibandingkan Ahmad Bustomi ataupun Muhammad Taufiq.

    5. Joey Suk


    Pemain yang satu ini belum bersinar di timnas bukan karena masalah fisik atau indisipliner. Joey Suk sebenarnya memiliki skill di atas rata-rata dan sangat layak untuk bermain bagi Timnas Senior.

    Sempat dipanggil untuk mengikuti seleksi Timnas U-23 yang diproyeksikan untuk Sea Games lalu, namun sayang klubnya Go Ahead Eagles tak memberikan ijin dengan alasan membutuhkan tenaga Joey.
  • Prediksi Skor Indonesia XI VS Fulham U-21 Tgl 01 Oktober 2013

    Ilustrasi - Ian Calico
    Seputar Timnas - Walau minim persiapan, Indonesia XI bertekat menaklukkan Fulham U-21 dalam laga friendly match di Stadion Maguwoharjo, hari Selasa (1/10/2013) malam ini. Bagi Indonesia XI yang dinakhodai Djajang Nurjaman, mengatakan bahwa kesempatan ini merupakan peluang emas dalam pengembangan talenta pemain sepak bola Indonesia.

    Djanur akan menurunkan skuad Indonesia XI dengan perpaduan pemain dari berbagai tim. Sebagian di antara mereka adalah pemain asal PSS Sleman serta kombinasi pemain dari berbagai klub ini dilakukan sesuai dengan permintaannya dan MNCTV selaku promotor laga dan melihat potensi pemain di masing-masing tim, ini termasuk PSS Sleman.
    Menurut Djajang baha Fulham adalah tim besar meskipun U-21. Maka Djajang menargetkan agar timnya tidak dipermalukan di kandang sendiri, namun berharap timnya bisa menang.
    Perihal penggunaan pemain PSS Sleman, eks pelatih Pelita Jaya ini mengaku dilakukan untuk menambah kemeriahan pertandingan,pasalnya laga digelar di Sleman.
    Disisi lain pelatih Fulham U-21, yakni Kit Symons memang mengaku sama sekali tidak memahami tim Indonesia XI. Akan tetapi dengan beberapa referensi yang dia himpun, ada harapan pertandingan yang digelar mampu memberi pelajaran bagi tim mudanya.

    5 Pertandingan terakhir Indonesia

    14 Agu 2013 Indonesia        [2-0] Philippines
    25 Juli 2013:  Indonesia       [1-8] Chelsea
    20 Juli 2013: Indonesia        [0-2] Liverpool
    14 Juli 2013: Indonesia        [0-7] Arsenal
    07 Jun 2013: Indonesia       [0-3] Belanda

    5 Pertandingan terakhir Fulham U-21

    27 Sep 2013: Fulham U21         [0-0] Arsenal U21
    16 Sep 2013: Reading U21        [1-2] Fulham U21
    31 Agu 2013: Fulham U21         [4-4] Wolverhampton U21
    26 Agu 2013: Norwich City U21  [0-1] Fulham U21
    17 Agu 2013: Fulham U21         [1-0] Middlesbrough U21

    Prediksi Skor Indonesia XI VS Fulham U-21 Tgl 01 Oktober 2013:

    Indonesia XI [1-3] Fulham U-21

  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan