Tampilkan postingan dengan label Bobotoh. Tampilkan semua postingan
  • Komdis PSSI Akan Didemo Viking Persib Club

    Seputar Timnas - Kelompok suporter Persib Bandung yang menamakan diri Viking Persib Club akan berunjuk rasa ke kantor PSSI di Senayan, Jakarta. Belum diketahui kapan aksi tersebut akan dilakukan.

    Seperti dikuti dari Liputan6.com, Kamis (12/9/13) petang WIB, dari sumber yang tak ingin disebutkan namanya, Viking tengah mengumpulkan massa dengan pendaftaran Rp 70 ribu per orang bagi mereka yang ingin ikut aksi tersebut. Saat ini, Viking tengah mengajukan surat pemberitahuan ke Polda Metro Jaya untuk berunjuk rasa di kantor PSSI.

    Aksi Viking merupakan respons atas sanksi yang dijatuhkan Komisi Disiplin (Komdis) PSSI kepada Persib dan Bobotoh (pendukung Persib). Komdis memberikan sanksi kepada Bobotoh berupa larangan mendukung langsung tim Maung Bandung di stadion saat laga tandang selama 12 bulan.

    Tak hanya itu, Komdis juga menjatuhkan sanksi denda Rp 50 juta kepada manajemen Persib akibat tingkah laku buruk suporter tersebut. Sesuai Kode Disiplin pasal 75 ayat 8, yakni tingkah suporter ditanggung klub. Sanksi tersebut terkait kericuhan suporter dalam laga Persib melawan Persija Jakarta di Stadion Maguwoharjo, Sleman, 28 Agustus silam. Pihak Persib sendiri sudah akan mengajukan banding terhadap sanksi tersebut.

    "Langkah banding akan kita proses. Poinnya, pertama untuk sanksi denda dan sanksi Bobotoh yang tak boleh mendukung dalam laga tandang selama setahun," kata Kuswara S Taryono, Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB).

    Selain berunjuk rasa, para Viking juga akan menggalang dana berupa uang logam dari semua distrik, baik seluruh Indonesia maupun luar negeri, seperti distrik Jepang, Singapura, Malaysia, Swiss, Inggris, Latvia, dan Ukraina. (liputan6)
  • Van Dijk: Saya Minta Maaf Kepada Bobotoh Karena Kami Kalah

    Sergio Van Dijk - NET
    Seputar Timnas - Kekalahan Persib dari Persiram Raja Ampat menyisakan banyak cerita duka. Bukan saja bagi pemain, pelatih, maupun ofisial, namun juga bagi ribuan bobotoh, termasuk mereka yang tak hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat.

    Mengejutkan memang, kekalahan tipis 1-2 Pangeran Biru atas lawannya terjadi justru di laga terakhir di kandang sendiri. Padahal sebelumnya Pesib memiliki misi menjaga rekor tak terkalahkan di kandang sepanjang musim Liga Super Indonesia tahun 2012-2013. 

    Lebih menyesakkan karena kekalahan itu justru terjadi di saat Si Biru ini memiliki misi lain yakni menjaga persaingan papan atas menuju target dua besar atau runner-up.

    Kekecewaan itu dirasakan pula oleh bomber Persib, Sergio van Dijk. Pemain naturasisasi yang sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 dari ketertinggalan 0-2 di menit 70 melalui titik putih, mengaku sangat sedih timnya harus mengalami kekalahan dalam laga penting.

    Sergio sangat menyesal golnya dalam laga itu hanya memperkecil ketinggalan saja dan tak mampu membuat rekan-rekannya menciptakan gol-gol balasan lainnya.

    "Saya tentu sangat kecewa, kami semua kecewa," kata Sergio usai pertandingan, Sabtu (20/8/2013) petang.

    Sergio menuturkan, meski dalam pertandingan itu dia bisa mencetak gol, namun dia dan rekan-rekannya tidak memiliki peluang yang cukup untuk menyamakan atau membalikkan kedudukan dalam laga itu.

    Oleh karena itu, Sergio menyampaikan perasaan menyesal dan maafnya kepada bobotoh, terutama yang menghadiri langsung laga itu di stadion. "Saya meminta maaf kepada bobotoh karena kami kalah. Harusnya kami bisa memberikan sesuatu di pertandingan akhir ini," ujarnya dengan nada kecewa.[Tribun]


  • Butuh Keseriusan Damaikan Viking dan Jakmania

    LIPUTAN6
    Seputar Timnas - Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berpendapat harus ada keseriusan untuk mendamaikan perselisihan antara suporter Persib Bandung (Viking) dan Persija Jakarta (Jakmania).

    "Yang jelas saya dari Bandung berusaha untuk mendamaikan Jakmania dengan Bobotoh. Pertemuan antara manajemen klub Persija dan Persib adalah tahap awal perdamaian," ujar Heryawan.

    Menurut gubernur yang belum lama terpilih lagi untuk keduakalinya itu, Persib dan Persija adalah aset bangsa yang harus dijaga untuk meningkatkan kualitas sepakbola nasional.

    "Kedua klub tersebut mempunyai basis pendukung yang banyak dan tak kalah dengan klub-klub besar di Eropa," ujarnya.

    Ahmad Heryawan sendiri mengecam aksi perusakan bus yang ditumpangi pemain dan ofisial Maung Bandung saat berada di perjalanan menuju Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

    "Saya mengecam aksi perusakan bus yang kemudian berlanjut dengan aksi sweeping kendaraan motor berplat D. Itu merupakan tindak kriminal, jangan sampai terjadi lagi," ucapnya.

    Sebelumnya, manajemen klub Persija Jakarta dan Persib Bandung sepakat mengakhiri pertikaian antara Jakmania dengan Viking dan Bobotoh. 
    Manajer Persija Jakarta Ferry Paulus dan Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar bergandengan tangan di depan Ketum PSSI Johar Arifin di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga pada Senin lalu.

    "Pertemuan ini sangat baik untuk kita di mana ini merupakan langkah awal dari pertemuan yang akan ditindaklanjuti. Setelah ini kami akan ada pertemuan internal Jakmania di acara buka bersama," kata Ferry.

    Dalam kesempatan yang sama, Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar, mengatakan dengan terjalinnya pertemuan antara manajemen Persija dan Persib, mudah-mudahan hubungan keduanya semakin baik. (Ant/LIP6)


  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan