-
Tampilkan postingan dengan label CAS. Tampilkan semua postingan
Persebaya Gugat PSSI ke CAS (Badan Arbitrase Olahraga Internasional)
![]() |
| Persebaya - BOLA.NET |
Memang, dari informasi yang diterima oleh Jawa Pos, CEO Persebaya, Cholid Ghoromah berencana menggugat PSSI. Pasalnya, otoritas tertinggi sepak bola ini enggan menganggap Persebaya yang berkompetisi di Indonesia Premier League (IPL) sebagai anggota PSSI.
Ya, karena status Green Force - julukan Persebaya- yang tidak mendapat pengakuan PSSI itu secara otomatis berdampak bagi status Evan Dimas, Kapten Timnas U-19 Indonesia, di Persebaya. Kendati telah bergabung dengan Persebaya awal musim ini, Evan belum bisa dimainkan karena statusnya belum disahkan oleh PSSI.
Informasi Persebaya akan memperkarakan masalah ini ke CAS tersebut juga diakui oleh secretary corporate Persebaya, Ram Surahman. "Saya juga tahu rencana itu. Tapi, sebaiknya untuk masalah ini Pak Cholid saja yang ngomong," ucap pria yang juga mantan wartawan itu.
Sayang, sampai tadi malam, Cholid yang juga mantan ketua Pengkot PSSI Surabaya ini tidak bisa dihubungi. Tapi, jauh sebelum ini, wacana gugatan Persebaya ke CAS ini juga pernah dilemparkan oleh Saleh Ismail Mukadar, Komisaris Utama PT Persebaya Indonesia. Namun, entah kenapa wacana itu menguap begitu saja.
Sementara, terkait dengan polemik yang melanda Evan tersebut, Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI) yang dikenal aktif dalam membela nasib pemain pesepakbola nasional belum berani berkomentar. Alasannya, Evan belum menjadi pemain profesional, sehingga masih belum masuk bagian yang dia perjuangkan.
Hanya, melalui General Manager-nya, Valentino Simanjuntak, APPI berharap persoalan ini bisa segera menemui titik temunya. "Dan federasi harus tetap melindunginya. Jangankan untuk pemain yang belum profesional, pemain yang sudah profesional saja banyak yang masih belum mendapatkan perlakuan layak dari federasi," jelasnya. (jawapos)
Makin Panas, Kasus Evan Dimas Dibawa ke Arbitrase Internasional
![]() |
| Evan Dimas - NET |
Pasalnya Persebaya 1927 yang merasa memiliki Evan Dimas akan mengajukan masalah ini ke Badan Arbitrase Olahraga Internasional (CAS).
CEO Persebaya 1927, Cholid Goromah mengatakan, Evan Dimas merupakan pemain yang dibina oleh Persebaya. Menjadi sangat aneh jika PSSI menolak mengesahkan pengalihan statusnya dari pemain amatir ke profesional.
"Persebaya 1927 itu terdaftar, dia ikut kompetisi sejak kepemimpinan Djohar Arifin," ujar Cholid saat dihubungi, Selasa (24/9).
Cholid menegaskan biarlah nanti CAS yang menilai Persebaya mana yang asli. "Biar pengadilan menentukan mana Persebaya yang sah, apapun hasilnya kami terima. Bulan depan mungkin sudah dapat hasilnya, dan kami akan terus perjuangkan," tegas Cholid.
Dia menanggapi pernyataan Sekjen PSSI Joko Driyono yang mengatakan tidak bisa mengesahkan status profesional Evan Dimas, karena merupakan pemain Persebaya 1927. Sesuai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 17 Maret, Persebaya 1927 bukanlah Persebaya asli. (jawapos)
Langganan:
Postingan (Atom)


