-
Tampilkan postingan dengan label Malaysia. Tampilkan semua postingan
Timnas U-23 Kirim Tim ke Malaysia untuk Intip Kekuatan Lawan
![]() |
| Yeyen Tumena - IST |
Timnas Indonesia akan memberangkatkan satu atau dua asisten pelatihnya untuk memantau ajang tersebut. Maklum, karena akan ada empat yang berlaga di SEA Games 2013 Myanmar juga ikut turnamen Merdeka Games.
Keempat tim itu adalah Malaysia, Thailand, Singapura dan Vietnam. Indonesia U-23 sebenarnya ikut diundang tapi karena mengikuti ajang Islamic Solidarity Games (ISG) akhirnya menarik diri.
"Kita akan lihat calon lawan di Merdeka Games. Saya atau Aji Santoso yang akan ke Malaysia untuk melihat permainan mereka," kata asisten pelatih Timnas U-23 Yeyen Tumena di FX Lifestyle Senayan, Jakarta, Rabu (4/9).
Timnas Indonesia U-23 sendiri yang akan terjun di ISG akan memanfaatkannya sebagai ajang untuk menemukan kerangka tim ideal.
"Target kami menemukan formasi apa yang dicoba di ISG. Mungkin di pertandingan pertama dan kedua tidak ideal karena pemain lelah di kompetisi harapan," ujarnya.[jawapos]
Kalah Atas Malaysia, Timnas U-16 Segera Lakukan Evaluasi
![]() |
| Pemain Timnas U-16 - Asean Football |
Pada pertandingan final di stadion Wunna Theikdi, Stadium Naypyidaw, Myanmar, Senin (2/9/2013). Timnas kalah 2-3 di babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di masa normal.
"Kami akui banyak sekali peluang tidak bisa dijadikan gol. Sampai akhirnya kami harus adu penalti. Tapi Anak-anak masih perlu dievaluasi. Karena ini adalah bagian dari proses yang harus dilewati bersama," ujar pelatih Sutan Harhara saat dihubungi, Selasa (3/9).
"Sekarang kami semua harus berbenah. Masih ada kejuaraan ke depan yang akan kami hadapi lagi. Tim ini adalah masa depan Indonesia," tukas dia.
Dalam perjalannya ke partai final, timnas U-16 lolos dari Grup B --yang juga dihuni Malaysia-- dengan 8 poin. Mereka memetik dua kemenangan dan dua hasil imbang. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 8 poin, namun Malaysia unggul dalam produktivitas gol.
Di semifinal Indonesia melewati hadangan Australia lewat babak adu penalti, sebelum akhirnya kalah dari Malaysia di partai final, juga lewat adu penalti. Itu sekaligus menjadi satu-satunya kekalahan timnas di gelaran Piala AFF U-16 edisi kali ini.[DETIK]
Timnas U-16 Kalah Adu Penalti Dengan Malaysia
![]() |
| Timnas U-16 |
Anak asuh Sutan Harhara dan Mundari Karya itu menyerah dalam adu penalti 2-3 setelah pada pertandingan waktu normal Tim Garuda Muda ini bermain sama kuat 1-1 atas Tim Harimau Malaya Muda.
Timnas Garuda Muda sebenarnya sejak awal babak pertama berusaha menguasai jalannya pertandingan. Bahkan, beberapa kali serangan ke arah gawang terjadi. Namun, belum mampu membuahkan hasil.
Begitu juga dengan Malaysia. Tim Harimau Malaya Muda ini juga memiliki banyak kesempatan untuk unggul terlebih dahulu. Hanya saja Indonesia lebih beruntung setelah Gatot Wahyudi mampu memecah kebuntuan pada menit ke-28 setelah mendapat umpan terobosan dari Reksa Maulana.
Unggul 1-0 membuat semangat pemain Indonesia meningkat. Upaya menambahkan kedudukan terus terjadi, hanya saja tim lawan juga terus berusaha menyamakan kedudukan. Jual beli serangan terus terjadi hingga akhirnya hujan turun cukup lebat.
Kondisi lapangan yang licin membuat pola serangan yang dibangun oleh kedua tim sedikit melemah. Hanya saja, tim lawan lebih getol melakukan serangan. Peluang Malaysia terjadi di akhir babak pertama, hanya saja pemain itu terlebih dahulu terjebak offside. Kondisi 1-0 terjadi hingga babak pertama usai.
Memasuki babak dua, kedua tim berusaha saling mendominasi jalannya pertandingan. Jual beli serangan terus terjadi, terutama di barisan tegah. Lini tengah masing-masing tim berusaha mengatur pola serangan. Namun, belum mampu membuahkan hasil.
Indonesia yang sudah unggul 1-0 bahkan terlihat lebih percaya diri. Penguasaan bola terus dilakukan meski Malaysia juga berusaha menyamakan kedudukan. Beruntung barisan pertahanan Indonesia bermain dengan sigap.
Petaka bagi Indonesia terjadi pada tambahan waktu babak kedua. Pemain Timnas Garuda Muda melakukan pelanggaran dikotak terlarang. Hasilnya sang wasit menunjuk titik putih. Dan, pemain Malaysia tidak menyia-nyiakan kesempatan sehingga kedudukan menjadi 1-1.
Beberapa waktu berselang sang wasit meniup peluit panjang tanda pertandingan usai. Pertandingan dilanjutkan dengan adu penalti. Indonesia yang mendapatkan kesempatan pertama gagal melaksanakan tugasnya.
Namun, tiga penendang Malaysia juga gagal melaksanakan tugasnya. Dua peman Indonesia sebenarnya mampu membawa timnya unggul 2-0. Hanya saja pada tendangan ketiga yang merupakan tendangan penentuan gagal setelah Reksa Maulana tidak mampu menyarangkan bola.
Kondisi itu dimanfaatkan dengan baik oleh Malaysia. Dua penendang berikutnya sukses menyamakan kedudukan. Dan, penentu kemenangan Malaysia adalah tendangan sang penjaga gawang. Meski lemah, tendangannya mampu mengecoh kiper Panggih Prio Sambodo. Dengan demikian, Malaysia unggul 3-2 atas Indonesia.
Kekalahan atas Malaysia itu dipastikan cukup mengecawakan bagi semuanya, apalagi di semifinal Timnas Garuda Muda mampu menjegal salah satu tim raksasa, yaitu Australia melalui adu penalti dengan skor akhir 7-6.[antara]
Langganan:
Postingan (Atom)



