-
Tampilkan postingan dengan label PRO DUTA. Tampilkan semua postingan
Pemain IPL Ini Kembali Dipanggil Timnas U-23
![]() |
| Ghozali Muharam - NET |
"Manajemen setuju saya dipanggil Timnas. Hari ini saya berangkat bergabung bersama teman-teman yang lain," kata Ghozali di Medan, Ahad (6/10).
Ghozali akan bergabung bersama pemain lainnya seperti Kurnia Meiga, Andik Vermansyah, Oktavianus Maniani, Alvin Ismail Tuasalamony, Saymsir Alam dan lainnya yang akan menjalani training center (TC) dibawah asuhan pelatih Rahmad Darmawan di Universitas Negeri Yogyakarta, 6-27 Oktober 2013.
Ghozali yang bisa menggunakan nomor punggung 10 di Pro Duta FC ini mengaku bangga kembali dipanggil memperkuat "Merah Putih", dan kedua kalinya tampil diajang Sea Games. Ia mengaku tidak ada persiapan khusus yang dilakukan, untuk masuk dalam skuad Garuda muda.
"Ini yang kedua kali saya dipanggil Timnas untuk memperkuat Timnas di Sea Games. Persiapan fisik tidak ada yang fokus, karena latihan tiap hari dengan tim. Hanya persiapan mental saya yang utama," katanya.
Dipanggilnya pemain lincah dan enerjik ini mendapat restu Pro Duta FC, dan manajemen menyetujui terpilihnya Ghozali mewakili tim dalam skuad Merah Putih.
"Untuk merah putih, tidak mungkin manajemen menghalangi. Tentu kita perbolehkan pemain dipanggil Timnas. Ini juga suatu kebanggaan bagi tim," kata Manajer Tim Pro Duta FC Ansyari Lubis.
Disinggung hilangnya Ghozali memperkuat Pro Duta FC dalam lanjutan Indonesian Premier League (IPL), menurut Ansyari, hal tersebut tidak menjadi masalah buat tim. Karena ia masih memiliki pemain lainnya yang siap mengisi posisi yang ditinggalkan Ghozali seperti Girts Karlson dan Yusuf Effendi, Donny F Siregar.
"Namun tenaganya Ghozali tetap kita harapkan bisa memperkuat Pro Duta. Nanti tiga hari sebelum pertandingan Play Off, Ghozali akan balik ke klub. Artinya kita sudah koordinasi dengan coach Timnas," katanya.[antara]
Pro Duta FC Soroti Konsep Playoff IPL Ala PSSI
![]() |
| Pro Duta FC - NET |
"Kami hanya ingin memberi pemain-pemain muda ini iklim kompetisi. Kami ingin mereka banyak bertanding agar berguna bagi Timnas. Untuk apa kita konsisten membina pemain muda kalau mereka hanya sedikit bertanding?" ujar Media Officer Pro Duta, Handoyo Subosito, pada Bola.net.
"Kalau tujuannya hanya secepatnya menjadi juara, mending lempar koin saja untuk menentukan siapa juaranya. Nggak perlu ada kompetisi," sambung Handoyo.
Sebelumnya, dalam pertemuan dengan PT. LPIS dan klub-klub peserta IPL, Rabu (02/10), PSSI menawarkan opsi laga playoff untuk mencari tim IPL yang bakal bergabung dengan kompetisi unifikasi musim depan. 10 klub yang diakui PSSI -minus Semen Padang yang mendapat bye- bakal dibagi dua grup. Dari masing-masing grup akan dipilih tiga klub teratas. Enam klub dari dua grup plus Semen Padang selanjutnya akan menjalani proses verifikasi PSSI, untuk kemudian dipilih empat klub yang akan gabung dengan kompetisi unifikasi.
Sementara, Arema Indonesia bersama Persebaya 1927 dipastikan tidak akan tampil dalam playoff tersebut. Pasalnya, menurut PSSI, mereka bukan merupakan anggota federasi sepakbola Indonesia tersebut. Selain Arema dan Persebaya, playoff juga dipastikan tidak akan diikuti oleh Persibo, Persija dan Persema, yang sudah terlebih dahulu didiskualifikasi oleh Komisi Disiplin PSSI. (bolanet)
Lawatan Pro Duta FC ke Eropa, Berharap Pemainnya Dilirik Timnas
![]() |
| Produta FC - IST |
Caretaker Pelatih Pro Duta Slamet Riyadi, berharap pemainnya dapat dilirik Timnas. Tur Pro Duta ke Eropa diharapkan Slamet bisa membuka mata PSSI jika pemainnya ada yang layak untuk masuk ataupun seleksi Timnas.
“Jadi mereka hendaknya bisa lebih obyektif melihat bakat-bakat pemain di Indonesia. Kami yang di Medan kurang terpantau,” tutur mantan bek PSMS dan Persema Malang ini.
Memang melihat deretan pemain Timnas baik senior maupun U-23 tak terdapat satupun nama pemain klub berjuluk ‘Kuda Pegasus’ ini. Sebelumnya nama-nama seperti Ghozali Muharram dan Rahmat Hidayat sempat dilirik saat Timnas dibesut Nil Maizar. Namun saat ini itu tidak terjadi.
“Hampir semua komentar di dunia maya positif. Bahkan, ada yang membandingkan, lebih bagus dari pemain BTN (Badan Tim Nasional) karena bermain lebih terarah. Sampai ada komen yang ditujukan kepada RD (Pelatih Timnas U-23 Rahmad Dharmawan) dan Jaksen (Pelatih Timnas Senior Jaksen F Tiago), pemain-pemain Pro Duta juga ada yang layak masuk ke Timnas,” bebernya.
Selain itu, tur Eropa ini juga bisa menguntungkan pemain untuk kelanjutan karirnya. “Ibarat gerbang, pemain yang menjadi kuncinya. Tinggal mereka sendiri yang akan membuka lebar-lebar, atau malah ditutup kembali. Jadi ini bisa jadi ajang promosi bagi mereka,” jelas Slamet.
Pro Duta sendiri saat ini sudah berada di Italia untuk menjalani dua laga. Menghadapi AS Roma sore ini (17/8), serta menghadapi AC Rimini pada Senin (19/8) mendatang. Selain itu mereka juga menjadwalkan tur menghadapi klub Belanda, Ajax B. (JPNN)
Langganan:
Postingan (Atom)



