-
Tampilkan postingan dengan label SBY. Tampilkan semua postingan
Kecuali SBY, Roy Suryo Larang Politisi Panggil Skuad Timnas U-19
![]() |
| Roy Suryo - Tempo |
Ia menegaskan, satu-satunya tokoh yang bisa memanggil pemain timnas U-19 adalah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Tidak ada tokoh yang boleh memanggil peman timnas U-19. Kecuali satu. Siapa? Pak Presiden," kata Roy Suryo di Museum Sumpah Pemuda, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (21/10).
Dikatakan juga, hingga kini Presiden belum berencana memanggil pemain-pemain timnas U-19. Itu karena Presiden tidak ingin mengganggu jadwal yang telah disusun pelatih timnas U-19 Indra Sjafri. "Presiden sangat toleran dengan jadwal mereka," ujarnya.
Menpora juga merespon gubernur atau kepala daerah yang memberikan apresiasi kepada pemain timnas U-19 yang secara tidak langsung membawa harum nama daerah. Menurutnya, penghargaan dari gubernur maupun kepala daerah adalah hal yang wajar.
Tapi jika yang memberikan bonus atau apresiasi kepada pemain timnas U-19 adalah tokoh politik dari Jakarta, Roy menilainya sebagai hal yang tidak murni.
Sebelumnya, petinggi Partai Golkar, Setya Novanto, yang juga merupakan calon legislatif dari Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Timur (NTT) II memberikan bonus berupa satu unit sepeda motor kepada pemain timnas U-19 asal NTT, Yabes Roni Malaifani.
"Saya gak mau nyebut. Tapi itu berarti ada sesuatu, ada tujuan tidak murni," ungkap Roy.
Saat ditanya apakah Menpora sudah memberikan bonus kepada pemain timnas U-19, Roy mengaku belum. Bahkan politisi asal Partai Demokrat itu menyatakan belum memikirkannya.
"Saya harus ngomong seadanya. Saya katakan kita belum berfikir ke situ tapi bukan berarti tidak terfikirkan. Memang belum ada dana khusus," ujar Roy. (jawapos)
SBY: Saya Bersyukur Dan Bangga Kepada Para Pahlawan Sepak Bola U-19
![]() |
| Akun Twitter SBY - Ian Calico |
Presiden Yudhoyono mengaku bangga atas prestasi skuad Indra Sjafri yang berhasil keluar sebagai juara.
Saya bersyukur. Saya bangga. Terima kasih para pahlawan sepak bola U-19. Anda semua telah mengharumkan nama Indonesia. *SBY*
— S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) September 22, 2013
“Saya bangga. Terima kasih para pahlawan sepak bola U-19. Anda semua telah mengharumkan nama Indonesia,” kata Presiden SBY dalam akun twitter yang diunggahnya semalam.
Alhamdulillah, Indonesia menang dlm pertandingan sepak bola Piala AFF U-19. Saya menyaksikan jalannya "Adu Penalti" dr Palembang. *SBY*SBY bersyukur skuad Indra Sjafri berhasil mengalahkan Vietnam 7-6 lewat adu penalti yang berlangsung dramatis. Presiden mengaku menyaksikan jalannya adu penalti dari Palembang.
— S. B. Yudhoyono (@SBYudhoyono) September 22, 2013
Presiden SBY saat itu sedang berada di Palembang untuk membuka Pesta Olahraga Negara-Negara Islam atau Islamic Solidarity Games (ISG) 2013.
"Alhamdulillah, Indonesia menang dalam pertandingan sepak bola Piala AFF U-19. Saya menyaksikan jalannya adu penalti dari Palembang," katanya.[republika]
Arsenal Menanti Agenda Bertemu SBY
![]() |
| SBY dan Manajemen Arsenal - NET |
Maklum saja, rencana Arsenal mengunjungi Indonesia pertama kali mengemuka lewat pernyataan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di London, November 2012.
Saat itu, SBY bertemu Ketua Eksekutif Arsenal, Ivan Gazidis. Dalam prosesi tersebut, Gazidis memberikan jersey Arsenal kepada SBY yang sudah dicantumkan nama 'Indonesia' dan nomor punggung '1'.
"Sampai detik ini (kemarin--Red), kami belum bisa memastikan apakah ada perwakilan Arsenal yang akan menemui Presiden SBY. Kami masih terus menunggu," kata Wahyu Prasetya, perwakilan M-Pro Sports & Entertainment, Kamis (11/7) siang.
"Mengenai persiapan terakhir, kami terus menjalin koordinasi dengan pihak keamanan dan instansi terkait agar agenda berjalan lancar," tambah Wahyu.
Kedatangan Arsenal, bakal menjadi kunjungan pertama Gunners -julukan Arsenal- ke Indonesia sejak 1983. Terasa istimewa karena Indonesia menjadi lokasi awal masa pra musim 2013-14 Gunners.
Pada dua tahun terakhir, Gunners meraih sukses dalam rangkaian tur Asia. Tahun 2011, Arsenal tampil di Hangzhou, China dan Kuala Lumpur, Malaysia.
Setahun berselang, tim inti Arsenal kembali mengunjungi China dan Malaysia, ditambah Hongkong.[TRIBUN]
Langganan:
Postingan (Atom)



