Tampilkan postingan dengan label Sergio van Dijk. Tampilkan semua postingan
  • Van Dijk Tak Pikirkan Kejar Gol Boaz Solossa

    Sergio Van Dijk - NET
    Seputar Timnas - Sergio Van Dijk sudah membuat sejarah setelah sukses menyamai catatan 21 gol milik striker Persib Bandung di Liga Indonesia musim 1994/1995, Sutiono Lamso. Van Dijk bahkan berpeluang menjadi pemain Persib paling subur dalam satu musim jika minimal mampu mencetak satu gol di dua laga sisa yang bakal dilakoni Persib musim ini.

    Tak hanya itu Van Dijk pun masih berpeluang untuk menjadi top skor Indonesia Super League (ISL) musim ini. Saat ini striker berusia 31 tahun tersebut, terpaut empat gol dari top skor sementara, Boaz Solossa.

    Kesemparan Van Dijk untuk memperpendek koleksi gol dengan Boaz cukup terbuka. Sebab Boaz sendiri dipastikan bakal absen saat Persipura menghadapi Persib di Stadion Gelora Mandala, Jayapura, Rabu 11 September 2013.

    Meski begitu, Van Dijk sepertinya tidak terlalu bernafsu mengejar Boaz dalam persaingan memperebutkan gelar top skor musim ini. Ia mengaku lebih mengedepankan kepentingan tim dalam upaya mengejar posisi runner up.

    “Kalau buat kejar Boaz, sepertinya jauh. Saya juga tidak terlalu memikirkan untuk bisa mengejarnya. Karena saya bermain untuk tim, itu yang harus saya kedepankan dalam setiap pertandingan,” ungkap Van Dijk.

    Saat ini, Persib sendiri berada di peringkat ketiga klasemen dengan mengoleksi 60 poin, terpaut tiga angka dari posisi kedua, Arema Crounus. Selepas menghadapi Persipura, Maung Bandung bakal melakoni laga di Stadion Pendidikan melawan Persiwa Wamena, 15 September 2013.[viva]
  • Van Dijk: Saya Minta Maaf Kepada Bobotoh Karena Kami Kalah

    Sergio Van Dijk - NET
    Seputar Timnas - Kekalahan Persib dari Persiram Raja Ampat menyisakan banyak cerita duka. Bukan saja bagi pemain, pelatih, maupun ofisial, namun juga bagi ribuan bobotoh, termasuk mereka yang tak hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat.

    Mengejutkan memang, kekalahan tipis 1-2 Pangeran Biru atas lawannya terjadi justru di laga terakhir di kandang sendiri. Padahal sebelumnya Pesib memiliki misi menjaga rekor tak terkalahkan di kandang sepanjang musim Liga Super Indonesia tahun 2012-2013. 

    Lebih menyesakkan karena kekalahan itu justru terjadi di saat Si Biru ini memiliki misi lain yakni menjaga persaingan papan atas menuju target dua besar atau runner-up.

    Kekecewaan itu dirasakan pula oleh bomber Persib, Sergio van Dijk. Pemain naturasisasi yang sempat memperkecil kedudukan menjadi 1-2 dari ketertinggalan 0-2 di menit 70 melalui titik putih, mengaku sangat sedih timnya harus mengalami kekalahan dalam laga penting.

    Sergio sangat menyesal golnya dalam laga itu hanya memperkecil ketinggalan saja dan tak mampu membuat rekan-rekannya menciptakan gol-gol balasan lainnya.

    "Saya tentu sangat kecewa, kami semua kecewa," kata Sergio usai pertandingan, Sabtu (20/8/2013) petang.

    Sergio menuturkan, meski dalam pertandingan itu dia bisa mencetak gol, namun dia dan rekan-rekannya tidak memiliki peluang yang cukup untuk menyamakan atau membalikkan kedudukan dalam laga itu.

    Oleh karena itu, Sergio menyampaikan perasaan menyesal dan maafnya kepada bobotoh, terutama yang menghadiri langsung laga itu di stadion. "Saya meminta maaf kepada bobotoh karena kami kalah. Harusnya kami bisa memberikan sesuatu di pertandingan akhir ini," ujarnya dengan nada kecewa.[Tribun]


  • Van Dijk Kecewa Tak Dipanggil Hadapi Filipina

    Sergio Van Dijk - IST
    Seputar Timnas - Untuk pertama kalinya sejak resmi menjadi warga negara Indonesia Serginho "Sergio" van Dijk (SvD) tak dipanggil timnas Indonesia. Sergio tak menjadi bagian timnas kala menghadapi Filipina pekan ini.

    Padahal, sejak melawan Arab Saudi, Sergio merupakan langganan timnas. Ia juga bermain ketika Indonesia melawan Belanda, Arsenal, Liverpool dan Chelsea.

    Meskipun ini hanya laga uji coba, tapi Sergio merasa sedikit kecewa. "Saya sedikit kecewa. Karena saya mau main di setiap pertandingan untuk tim nasional," kata Sergio kepada wartawan di Mes Persib.

    Namun, ia juga menghargai keputusan pelatih timnas Indonesia Jacksen F Tiago. Menurutnya, pelatih punya hak untuk menentukan siapa saja pemain yang bisa membela merah-putih.

    Sergio berharap, di pertandingan melawan Filipina, Indonesia bisa meraih hasil positif. "Mudah-mudahan (timnas) bisa main bagus," ucap mantan pemain Brisbane Roar ini.

    Sergio juga berharap, setelah laga melawan Filipina, dirinya bisa kembali memperkuat timnas. Indonesia akan menghadapi jadwal padat di ajang Kualifikasi Pra-Piala Asia dalam beberapa bulan ke depan.

    "Keputusan ini kan bukan untuk saya pribadi. Tapi juga untuk kepentingan timnas," tutur Sergio.

    Selain itu, ia juga melihat saat ini ada urusan yang juga penting. Yakni membawa Persib ke urutan kedua klasemen Liga Super Indonesia (LSI).

    "Ada pertandingan yang kami jalani untuk mengejar posisi dua. Dan kami harus kerja keras agar bisa mencapainya," ucap pemain bernomor punggung 10 ini.(Tribun)



  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan