-
Tampilkan postingan dengan label Tik. Tampilkan semua postingan
Sekilas Tentang Problem Stabilitas Personal Computer
Tanda-tanda Computer mengalami Stability Problem
Problem instabilitas sistem operasi Computer pasti menyebabkan frustrasi. Gejalanya dapat terjadi kapan saja. Lalu seperti apa tanda-tanda sistem operasi PC Anda tidak stabil?
-
PC tiba-tiba Reboot
Computer Anda Boot-up dan sistem operasinya bekerja baik, namun mendadak saja PC Reboot tanpa peringatan ataupun pesan error.
-
PC mengalami Crash dan layar monitor Biru
Monitor berwarna biru karena Computer Anda mengalami masalah kritis yang menyebabkan sistem operasi Windows mengalami CRASH atau di layar menampilkan pesan ERROR dari systems.
Encountering a critical error that causes the system to "crash."
-
PC Freezes
Kegagalan Program Spesifik
Suatu program tertentu berhenti bekerja dan gejala Crash mulai terjadi atau tidak bisa Running atau ter-Uninstall (terhapus) atau mengalami Freezes.Apa saja penyebab Stability Problem
3 Penyebab Utama ketidakstabilan Computer1. Ketidakstabilan sistem operasi Windows
Ketidakstabilan Sistem Operasi merupakan penyebab paling sulit solusinya dibanding 2 penyebab utama lain. Alasannya PERTAMA, problem ini biasa bersifat intermittent (terputus-putus) sehingga sulit dijabarkan ke penyebab tertentu. KEDUA, banyak faktor terlibat dan banyak sekali variasi konfigurasi Windows.
Sistem Operasi Windows tidak stabil sebagai akibat dari berbagai kasus- Kerusakan Sistem Operasi Windows sebelumnya disebabkan infeksi virus (yang paling sering terjadi). Pada masa lalu Computer telah terinfeksi virus dan telah dikarantina (termnated) oleh software Antivirus Anda. Tetapi fakta dalam banyak kasus, hal ini tidak cukup untuk memerangi masalah stabilitas Computer yang Anda mengalami. Virus tersebut tetap meninggalkan sisa kerusakan file yang mereka infeksi yang tetap ada pada PC Anda meskipun virusnya sudah hilang.
Baca lebih lanjut tentang masalah ini - Kerusakan yang terkait dengan Update Windows - Mematikan atau Restart Computer saat Upadate Windows & men-download Update Windows yang mengandung Error.. Lihat Contoh ini
- Kerusakan yang terkait dengan Windows Registry Keys - Registry Keys adalah tempat dimana Windows menyimpan semua jenis pengaturan konfigurasi. Menjalankan Registry Cleaner yang tidak bisa diandalkan atau mencoba mengedit Registry Keys secara manual tanpa didasari pengetahuan profesional dapat menyebabkan perilaku sistem operasi yang tidak diharapkan dalam bentuk masalah ketidakstabilan PC. Masalah ini dapat menjadi sangat sulit dilacak dan diperbaiki. Baca lebih lanjut tentang Registry Keys
2. Ketidakstabilan Aplikasi-aplikasi dari "Pihak Ketiga"
Aplikasi dari "Pihak Ketiga" bisa berasal dari download internet atau instalasi CD.
Aplikasi ini bisa menyebabkan Ketidakstabilan sistem operasi Windows karena :
- Instalasi program tidak lengkap atau rusak.
- Penggunaan kode secara buruk dan/atau program cacat – Sebagian besar kasus ini disebabkan karena programs tersebut tidak didesain dengan baik untuk bekerja bersama program lain atau tidak diuji secara menyeluruh.
- Program sudah outdated – karena program tersebut seharusnya untuk Windows versi tertentu tetapi telah di-install ke Windows versi lebih baru.
3. Ketidakstabilan Hardware
Solusi ketidakstabilan hardware sering mengharuskan membayar mahal untuk layanan teknisi. Hampir setiap komponen hardware Computer Anda akan aus dan rusak dan dalam kebanyakan kasus dapat menyebabkan Reboot mendadak atau Freezes (membeku).
Tag Technorati: {grup-tag}Computer
Vulnerability : lindungi Windows XP computer Anda, sekarang!
Windows XP adalah sistem operasi computer dari Microsoft yang masih banyak digunakan hingga saat ini, meskipun microsoft juga telah me-release operating system Windows Vista, Windows 7 dan yang terbaru Windows 8. Versi mutakhirnya adalah Windows XP Pack 3 yang selama 10 tahun terakhir masih eksis dan masih banyak pengguna setia.
Sayangnya source code Windows XP pack 2 maupun pack 3 tidak terbuka. Karena sifat tidak terbuka ini, banyak orang penasaran tentang berapa banyak sebenarnya aplikasi bawaan Windows yang vulnerable? Atau bahkan bersifat mata-mata?
Secara umum, sifat vulnerable Windows XP terletak pada ActiveX, COM+ memory handle, DCOM, GDI & GDI+, kernel, LM Hash, Metafile, ICS, NetBIOS, RPC Service, Backdoor dan Stealth accounts.
Kemudian bagaimana cara mengatasi vulnerability Windows XP?
Pilihan tindakannya yakni dengan men-disable aplikasi dan service yang vulnerable, tweaking melalui registry, kustomisasi security policies dan patch management.
Pilihan tindakannya yakni dengan men-disable aplikasi dan service yang vulnerable, tweaking melalui registry, kustomisasi security policies dan patch management.
Dengan menjalankan scan menggunakan sofware Advanced SystemCare 6 versi Pro (ASC 6 ini versi terbaru saat ini), masalah ini bisa diatasi oleh salah satu menunya – Vulnerability Fix.
Diawali dengan pengalaman buruk Posting Editor Windows Live Writer 2009 yang biasa saya gunakan tidak bisa dibuka sehingga perlu install ulang. Masalah pertama muncul ketika saya tidak dapat remove WLW 2009 melalui Add or Remove Programs pada Control Panel laptop saya. Terpaksa saya menghapus folder WLW folder Program Files pada Direktori C: dengan TunUp Shredder.
Masalah berlanjut ketika Windows Live Installer hanya running 1-2 menit kemudian lenyap dan tidak ada proses install WLW. Saya mencoba berkali-kali dan gagal.
Saya temukan jalan keluarnya saat melakukan SCAN total and Fix menggunakan Advanced SystemCare 6 versi Pro. Ketika scan sampai pada Vulnerability Fix, ada indikasi 102 error.
- Dalam system security computer, istilah Vulnerability merupakan suatu kelemahan yang memungkinkan seseorang untuk masuk dan mendapatkan hak akses kedalam computer yang dituju(target). Biasanya vulnerability adalah kelemahan yang dikarenakan kesalahan setting atau disebabkan ketidaktahuan administrator.
ASC 6 Pro pun melakukan update semua file system Windows XP yang bermasalah. Tentu saja scan total ini juga melakukan pembersihan registry dan fungsi-fungsi fix lainnya seperti di bawah ini :
Setelah proses SCAN dan FIX selesai, lakukan Reboot (restart). Saya akhirnya bisa menjalankan Windows Live Writer Installer dan sukses melakukan instal ulang WLW tersebut.
Sukses posting via Windows Live Writer!
Repair Sistem Operasi Windows tanpa Install Ulang
Sebenarnya Sistem Operasi Windows handal, baik sistem operasi maupun sistem penggunaannya. Windows bersifat friendly, tetapi sayang sering ada bug. Sepertinya sengaja dibuat agar para user mem-patch sistem secara berkala. Posting ini membicarakan Cara perbaikan Windows Tanpa Install Ulang dengan menggunakan software Windows Repair.
Software Windows Repair
Dengan software Windows Repair ada beberapa kerusakan yang dapat diperbaiki, diantaranya :- Repair Windows Updates
- Repair Register System Files
- Repair Windows Firewall
- Repair Internet Explorer
- Repair Network Winsock and DNS Cache
- Reset Registry Permissions
- Remove Policies Set By Infections
- Repair MDAC & MS Jet
- Unhide Non System Files
- Reset File Permissions
- Repair Proxy Settings
- Repair WMI
- Repair Hosts File C:\Systems
- Remove Temp Files (Temporary Files)
- Repair Icons
- Repair CD/DVD Not Working
1. Repair Kerusakan file sistem pada hardisk
Check hardisk untuk pemeriksaan adanya error pada file system. Tool yang digunakan Utility Check Disk bawaan Windows.
2. Membersihkan Komputer dari virus, Malware, Trojan etc.
Pada tahapan ini, Anda diberikan layanan download anti malware dan antivirus, jika computer dipastikan tidak ada virus, silahkan abaikan saja.
3. Menjalankan System File Checker
System File Cheker berfungsi memeriksa keseluruhan file sistem pada OS Windows dan memperbaiki bila ada kerusakan. Secara default Windows sudah mempunyai Check File System atau SFC dan Anda bisa akses dengan menggunakan CMD dan ketik sfc /scannow
4. System Restore dan Registry Backup
Pada tahapan terakhir ini Anda bisa mem-backup system restore dan registry backup sebelum Windows memperbaiki systemnya. Untuk berjaga-jaga apabila system tidak berjalan dengan semestinya, Anda dapat restore system dan restore backup registry.
5. Start Repair
Pada Tahap ini Anda dihadapkan 3 pilihan yaitu Basic Mode, Advanced Mode dan Custom Mode. Sesudah memilih, Anda bisa melanjutkan dengan klik Start untuk memulainya.
software Windows Repair dapat download disini
Software ini tidak sepenuhnya dapat memperbaiki Windows, namun setidaknya dapat memperbaiki Windows tanpa reinstall kecuali bila memang sudah parah nian, maka satu-satunya jalan repair Windows dengan CD bawaan yang digunakan saat pertamakali install.
Memperbaiki Instalasi (Repair Install)
Jika OS Windows XP rusak (corrupted) dan Anda tidak memiliki OS lain untuk booting, anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan) awal.- Pastikan Anda memiliki kunci (key) Windows XP yang valid.
- Keseluruhan proses butuh waktu kurang lebih 1/2 -1 jam, tergantung spesifikasi computer Anda.
- Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda pilih opsi repair yang kedua, bukan yang pertama.
- Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
- Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R, ini akan memulai perbaikan.
- Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”.
- Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file. Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drive-nya.
- Berikutnya Anda akan melihat gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan, dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update, Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation.” Kemudian pilih Next.
- Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
- Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
- Komputer akan restart. Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
- Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan). Selesai.
NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” :- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasaya nomor 1.
- Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
- Tulis: CD i386. Kemudian tulis seperti dibawah ini :
- expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe.
- Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.
HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)
Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya nomor 1.
- Tulis: bootcfg /list. Berfungsi untuk menampilkan isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini.
- Tulis: bootcfg /rebuild. Berfungsi untuk memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.
Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :” Windows could not start because the following files is missing or corrupt : \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”
- Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
- Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
- Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai. Biasanya nomor 1.
- Masukkan password administrator jika diperlukan.
- Tulis: cd \windows\system32\config.
- Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan.
- Tulis : ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak.
- Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan.
- Tulis: copy \windows\repair\system.
- Tulis: copy \windows\repair\software.
- Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT.
NTLDR or NTDETECT.COM Not Found
Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan seperti diatas :- Untuk partisi FAT
- Untuk partisi NTFS
· Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
· Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki. Biasanya nomor 1.
· Masukkan password administrator jika diperlukan.
· Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
· Tulis COPY X:\i386\NTLDR C\:
· Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
· Keluarkan CD anda dan ketikkan EXIT
Langganan:
Postingan (Atom)
