-
Tampilkan postingan dengan label Timnas U-16. Tampilkan semua postingan
Timnas U-16 Keok di Laga Perdana Piala Asia U-16
![]() |
| Add caption |
Dalam laga jam kedua babak kualfikasi grup J tadi malam (25/9), anak asuhan Sutan Harhara itu tumbang di tangan Vietnam dengan skor tipis 1-2.
Garuda Muda baru bisa menciptakan gol semenit jelang laga berakhir melalui Riyanto. Sedangkan Vietnam menciptakan dua gol melalui Pham Trong Hoa masing-masing pada menit ke-10 dan 82.
Dilansir dari Jawa Pos (26/09/2013), Sutan Harhara menyebut penyelesaian akhir anak asuhnya masih perlu diasah lagi. karena, itulah yang membuat timnya hanya bisa mencetak sebiji gol. Itu pun di menit akhir.
"Sekalipun di sisi ball possession kami lebih unggul dibandingkan Vietnam," ujarnya melalui pesan singkat.
Dia mengakui, gol penalti di babak pertama sedikit membuat anak asuhnya goyah. Tapi, dia juga menyayangkan ketidak siapan anak asuhnya dalam meredam serangan balik Vietnam di babak kedua. Padahal, jika serangan itu bisa dihentikan, maka bukan tidak mungkin satu poin bisa dikantongi timnas U-16.
Untuk laga berikutnya, terbuka peluang timnas U-16 untuk mengemas kemenangan pertama dan menghidupkan asa membuntuti Jepang ataupun menggeser Vietnam dari posisi kedua. Sebab, lawan yang dihadapinya bisa dibilang tim lemah, Filipina. Di laga sebelumnya, Filipina dihancurkan Jepang sembilan gol tanpa balas.
Makanya, Sutan pun menegaskan kemenangan dari Filipina besok (27/9) menjadi nilai mutlak. "Kami harus mengalahkan Filipina, karena kami ingin menjaga peluang naik ke peringkat lebih tinggi lagi. Pada pertandingan terakhir kami juga harus melawan Jepang," jelas dia. (jawapos)
Klasemen Sementara Grup J:
1. Jepang 1 1 0 0 9-0 3
2. Vietnam 1 1 0 0 2-1 3
3. Indonesia 1 0 0 1 1-2 0
4. Filipina 1 0 0 1 0-9 0
Timnas U-16 Panggil Pemain Baru, Untuk Kualifikasi Piala Asia
![]() |
| Timnas U-16 - Asean Football |
Pelatih Kepala Timnas U-16, Sutan Harhara, mengatakan timnya memetik pelajaran berharga dari turnamen tersebut. Meski kalah di final, Sutan menilai kekuatan pasukannya semakin meningkat.
Sutan juga sudah menyiapkan program khusus bagi Garuda Muda. Dalam waktu dekat ini, mantan pelatih timnas Indonesia itu akan menyampaikannya kepada Badan Tim Nasional (BTN) PSSI.
"Besok saya akan bertemu dengan Badan Tim Nasional. Nanti biar mereka yang mengumumkannya," kata Sutan saat ditemui wartawan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Selasa, 3 September 2013.
Indonesia sebenarnya tampil memukau di Piala AFF U-16. Di babak semifinal, Garuda Muda berhasil menyingkirkan Australia 7-6 lewat drama adu penalti. Sayang di babak final yang digelar di Stadion Wunna Theikdi, Myanmar, 2 September lalu, Indonesia menyerah 2-3 dalam drama adu penalti usai bermain imbang 1-1 di babak normal.
Setelah tampil di Piala AFF 2013, timnas U-16 kini menatap babak kualifikasi Piala Asia U-16 2014 yang akan digelar di Thailand. Sutan rencananya akan mempertahankan tim yang ada saat ini. Sutan akan memanggil lima sampai delapan pemain baru.
"Kami mungkin akan memanggil pemain yang tidak bermain di piala AFF U-16 untuk mengikuti Kualifikasi Piala Asia U-16. Jadi kami tidak mengurangi skuad yang ada dalam tim saat ini," katanya.
Sementara itu, aisten pelatih Mundari Karya berharap, langkah timnas U-16 ke final, bakal membangkitkan pembinaan sepakbola usia dini. "Sukses Malaysia tak lepas dari pembinaan secara sistematis dan terstruktur. Malaysia konsen pada pembinaan usia dini," kata Mundari.[viva]
Kalah Atas Malaysia, Timnas U-16 Segera Lakukan Evaluasi
![]() |
| Pemain Timnas U-16 - Asean Football |
Pada pertandingan final di stadion Wunna Theikdi, Stadium Naypyidaw, Myanmar, Senin (2/9/2013). Timnas kalah 2-3 di babak adu penalti setelah bermain imbang 1-1 di masa normal.
"Kami akui banyak sekali peluang tidak bisa dijadikan gol. Sampai akhirnya kami harus adu penalti. Tapi Anak-anak masih perlu dievaluasi. Karena ini adalah bagian dari proses yang harus dilewati bersama," ujar pelatih Sutan Harhara saat dihubungi, Selasa (3/9).
"Sekarang kami semua harus berbenah. Masih ada kejuaraan ke depan yang akan kami hadapi lagi. Tim ini adalah masa depan Indonesia," tukas dia.
Dalam perjalannya ke partai final, timnas U-16 lolos dari Grup B --yang juga dihuni Malaysia-- dengan 8 poin. Mereka memetik dua kemenangan dan dua hasil imbang. Indonesia dan Malaysia sama-sama mengoleksi 8 poin, namun Malaysia unggul dalam produktivitas gol.
Di semifinal Indonesia melewati hadangan Australia lewat babak adu penalti, sebelum akhirnya kalah dari Malaysia di partai final, juga lewat adu penalti. Itu sekaligus menjadi satu-satunya kekalahan timnas di gelaran Piala AFF U-16 edisi kali ini.[DETIK]
Langganan:
Postingan (Atom)



