Tampilkan postingan dengan label Timnas U-19. Tampilkan semua postingan
  • PSSI Siapkan Dana Rp 30 Miliar Untuk Timnas U-19

    Djoko Driyono - Liga Indonesia
    Seputar Timnas - Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menyiapkan dana Rp 30 miliar untuk memfasilitasi tim nasional usia di bawah 19 tahun (U-19) dalam menghadapi putaran final Piala Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) U-19 di Myanmar, Oktober tahun depan.

    “PSSI memberi dukungan kepada timnas U-19 dari segi fasilitas dan kebijakan,” kata Joko dalam diskusi di kantor redaksi Tempo, Jakarta, 28 Oktober 2013. “Dari segi fasilitas, kami memutuskan meng-cover semua biaya persiapan timnas U-19.”

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Badan Tim Nasional (BTN) memutuskan membuat pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang untuk timnas U-19 dalam menghadapi putaran final Piala AFC U-19.

    Dalam tahap persiapan praturnamen mulai Mei nanti, kata Joko, BTN berencana membuat timnas berada dalam situasi kompetisi yang mirip dengan Piala AFC. “Akan ada setting satu hari main dan satu hari off bergantian (seperti dalam laga kualifikasi beberapa waktu lalu),” ujar Joko.

    Menurut Joko, ada beberapa tawaran untuk timnas bermain di kompetisi negara-negara lain. “Sementara ini, yang saya tahu ada tawaran dari Argentina, Spanyol, dan Inggris,” kata dia. Kepastian mengenai hal itu akan diputuskan dalam rapat antara tim pelatih dan High Performance Unit (salah satu unit kerja BTN) Selasa mendatang.

    Sedangkan dari sisi kebijakan, kata Joko, PSSI membantu timnas untuk memastikan klub akan melepas pemain yang dipanggil masuk timnas U-19. Kalau klub berkeras, PSSI bisa menggunakan cara pemaksaan dengan menahan surat pernyataan alih status pemain.[tempo]
  • BTN: Roy Suryo Jangan Sembarangan Bicara Timnas U-19

    Roy Suryo - NET
    Seputar Timnas - Badan Tim Nasional (BTN) gerah juga dengan sikap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo yang sering mengeluarkan statmen tentang Timnas U-19.

    Apalagi, dalam sebuah kesempatan di Yogyakarta, Roy menyatakan akan memberangkatkan timnas U-19 ke Arab Saudi untuk ujicoba dan umroh.

    Meskipun pada akhirnya Menpora mengakui program ke Arab Saudi adalah ide Ketua BTN La Nyalla Mattalitti, namun BTN akan tetap mempertanyakan dulu kepada Menpora siapa yang akan menjalankan program tersebut.

    "Saya akan tanya ke Menpora dulu yang akan menjalankan program ini siapa? Kalau Menpora mau jalankan silahkan. Saya sangat berterima kasih kalau pemerintah mau ikut membantu," kata Administator BTN Demis Djamamoedin saat dihubungi via telepon selulernya, Senin (21/10).

    Namun jika pemerintah dalam hal ini Kemenpora tidak mau menjalankan program yang  telah diakuinya sebelumnya, BTN dan PSSI akan mengambil alih kembali program tersebut.

    "Kalau pemerintah tidak mau menjalankan, jangan ngomong seperti yang di TV-TV seolah-olah programnya menpora, padahal bukan," tegasnya. (jawapos)
  • Klub Australia Milik Bakrie Incar Dua Penggawa Timnas U-19

    Tiga pemandu bakat Brisbane Roar yang hadir langsung di SUGBK saat kualifikasi Piala Asia U-19.-GOAL
    Seputar Timnas - Timnas U-19 dipastikan melakoni program yang padat selama setahun mendatang. Meski demikian, masih saja ada klub luar negeri yang ingin merekrut pemain timnas U-19. Menurut rencana, mereka dibina dan dilatih di klub tersebut.

    Klub itu adalah Brisbane Roar, asal Liga Australia. Melalui pengumuman resmi kepada awak media, Senin (21/10) Ken Stead, direktur sepak bola Brisbane Roar, menegaskan siap me­nerima dua pemain timnas U-19 untuk berlatih di klub mereka.

    "Indonesia memiliki banyak bintang-bintang muda yang belum terasah. Kami datang untuk membantu mengasah mereka sehingga siap menjadi pemain bola profesional," katanya.

    Siapa pemain yang dilirik? Ken belum memberikan penjelasan terperinci. Dia hanya meyakinkan bahwa sudah ada beberapa nama dalam radar mereka.

    Saat ini mereka berusaha mendekati pihak klub yang menjadi tempat pemain itu berlatih selama ini. ''Saat ini kami telah memiliki beberapa nama kandidat dan tengah melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak terkait di Indonesia,'' tambahnya.

    Targetnya, sebelum akhir tahun ini, pemain-pemain Garuda Jaya julukan timnas U-19 bisa berada di Brisbane, Australia, markas mereka. Tujuannya, mereka bisa melihat kompetisi A-league sekaligus berlatih pola permainan Brisbane Roar secara langsung.

    Pelatih timnas U-19 Indra Sjafrie yang mendengar kabar tersebut menyatakan kurang setuju. Sebab, sepanjang 2014 dia telah menyiapkan program panjang yang akan dibarengi dengan latihan-latihan yang padat serta uji coba di level internasional.

    "Kalau untuk duit mereka lantas mengejar pemain kami, saat ini kami tidak butuh. Kalau untuk pembinaan, kami bisa membina sendiri. Tapi, kalau mau uji coba, kami siap, asalkan gratis. Mungkin Australia ingin mencoba timnas U-19," ujarnya. (jawapos)
  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan