-
Tampilkan postingan dengan label Pemain Asing. Tampilkan semua postingan
Stefano Lilipaly Lega Akhirnya Bisa Bela Timnas
![]() |
| Stefano Lilipaly - www.esquire.nl |
Lilipaly mendarat di Solo pada Selasa, 13 Agustus, tengah malam. Setelah menempuh perjalanan dari Amsterdam, Lilipaly menyatakan siap memulai debutnya mengenakan jersey Timnas Indonesia. "Saya merasa tidak jetlag sama sekali," kata Lilipaly saat ditemui di Hotel Paragon, Solo.
Pemain Almere City itu mengaku lega akhirnya bisa bergabung dalam skuad Timnas Indonesia. Sebelumnya, Lilipaly sempat gagal masuk skuad Merah Putih saat menghadapi Arab Saudi di Indonesia pada 23 Maret 2013 lalu. Ketika itu, Lilipaly terbentur masalah dokumen keimigrasian sehingga batal memperkuat Timnas
"Saya senang, akhirnya bisa bergabung bersama tim. Saya berharap dapat menjadi starter dalam pertandingan besok. Saat melawan Arab Saudi, saya sudah sampai di Indonesia, tapi tidak bermain (karena masalah dokumen). Itu sangat mengecewakan," ujar Lilipaly.
Mengenai pertandingan lawan Filipina besok Lilipaly menyatakan siap memenuhi instruksi dari pelatih Timnas, Jacksen F Tiago sebagai penghubung lini tengah dan depan."Saya akan mencoba lini tengah menjadi lebih hidup dan membuat sektor tengah menjadi pembeda bagi permainan timnas. Saya berharap besok bisa menjadi starter," sambung Lilipaly.
Terkait kekuatan Filipina, Lilipaly menyatakan buta kekuatan tim asuhan Michael Weiss itu. "Saya tidak tahu tentang mereka karena saya baru melihat mereka dalam satu pertandingan. Sejauh ini, saya hanya searching penampilan Filipina melalui internet. Terpenting, kami harus meraih kemenangan. Tapi saya pikir, banyak pemain belum berada dalam kondisi terbaik setelah lebaran."
"Saya sangat senang akhirnya bisa bergabung dalam tim setelah sempat gagal bergabung beberapa waktu lalu. Saya sangat menantikan momen ini," sambung dia.[VIVA]
Gaji Belum Dibayar, Striker ISL Ini Gagal Mudik ke Pantai Gading Dan Mengaku Stess
![]() |
| ILustrasi |
Pemain asal Pantai Gading yang memeluk Agama Islam ini tidak bisa pulang ke negaranya. Hal ini disebabkan karena dia tidak punya ongkos untuk pulang ke Pantai Gading.
Kini ketika Deltras tersingkir dari babak 12 besar Divisi Utama, sementara seluruh pemainnya tidak ada lagi kesibukan latihan. Donlad pun hanya bisa menghabiskan waktunya sendirian di Mess Deltras.
"Saya tinggal sendirian di mess, tanpa fasilitas dari manajemen. Saya hanya dapat uang Rp 45 ribu setiap hari. Uang ini untuk beli makanan sahur dan buka. Setiap hari kegiatan saya hanya main PSP dan fitnes saja, saya sudah stress," papar Donlad.
Diceritakan Donlad, pihak manejemen berjanji akan melunasi tunggakan gajinya selama tiga bulan, dalam bulan Juli 2013.
Manajemen meminta Donlad untuk sabar menunggu pelunasan. Gaji tersebut rencananya akan digunakan untuk pulang ke Pantai Gading guna menjenguk keluarganya yang sudah delapan bulan tidak bertemu.
"Kalau saya pulang tidak membawa uang itu, jelas itu hal yang buruk," ungkap pemain yang pernah merumput di Libya, Maroko, dan Tunisia.
Terkait hal ini, Donlad sudah sering menagihnya kepada manajemen. Namun, tak ada tanggapan yang serius untuk pelunasan.[tribun]
PT Liga Janji Tak Sekadar Berbelasungkawa Atas Meninggalnya Sekou Camara
![]() |
| PT,Liga Indonesia- NET |
"Pertama, kita berbela sungkawa yang mendalam untuk Sekou Camara," kata CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono atau yang sering dipanggil Jokdri seperti dilansir situs resmi PT Liga Indonesia, Minggu (28/7).
Pria berkacamata itu berjanji, PT Liga Indonesia tidak hanya akan mengirim ucapan belasungkawa. Namun, hal yang berarti itu tidak dirinci Jokdri.
Langkah selanjutnya, PT Liga akan berkoordinasi dengan PBR terkait penyebab kematian Sekou Camara. PT Liga Indonesia baru akan mengambil keputusan lebih lanjut setelah melihat koordinasi dengan PBR sudah dilakukan.
"Hal-hal lain terkait kedepannya, kita akan sampaikan setelah proses itu kita lalui," kata pria yang juga menjabat sebagai Sekjen PSSI tersebut. (Jawa Pos)
Langganan:
Postingan (Atom)



