-
Tampilkan postingan dengan label Rahmad Darmawan. Tampilkan semua postingan
RD Lihat Kekompakan Timnas U-23 di Dua Uji Coba
![]() |
| RD bersama anak didiknya - VIVA |
Saat ini, pelatih Timnas U-23 Rahmad Darmawan sedang menyiapkan ke- 37 pemain yang dipanggil mengikuti pemusatan latihan. Mereka diasah kekompakan dan transisi strategi permainan untuk menghadapi dua kali laga uji coba di Jogja melawan klub lokal.
"Kami sudah masuk fase pemantapan sebagai sebuah tim. Dan kami siapkan untuk fase uji coba pada Sabtu (26/10) dan Minggu (27/10)," katanya, kemarin (23/10).
Klub lokal yang akan dihadapi dalam pertandingan uji coba nanti adalah klub Divisi Utama, PSS Sleman pada Sabtu. Sementara Minggunya, Kurnia Meiga dkk akan menghadapi klub Divisi I, Persibat Batang. Untuk lokasi pertandingan itu, Rahmad belum memastikan.
Rahmad mengaku sedang mematangkan pakem permainan timnya, terutama melihat sejauh mana pemain-pemain ini memahami cara bermain yang diinginkan. Jika selama latihan mereka dinilai sudah bagus dan menunjukkan perkembangan positif, kini Rahmad ingin melihat sejauh apa perkembangan pemainnya dalam pertandingan sesungguhnya.
"Saya ingin lihat bagaimana aplikasinya di pertandingan, melawan tim lain," terang pelatih yang gemar bertopi tersebut.
Pola permainan yang saat ini sedang dimatangkan Rahmad adalah 4-2-3-1dan 4-3-3. Formasi ini menurutnya adalah pakem permainan yang akan digunakan dalam menghadapi lawan-lawan di SEA Games nanti. Alternatifnya, pelatih 46 tahun itu juga menyiapkan pola 4-4-2 jika menghadapi lawan dengan karakter tertentu.
Nah, formasi berbeda ini nanti akan diterapkan oleh Rahmad kepada timnya dalam dua kali uji coba kontra PSS dan Persibat. Tapi, dia belum menjelaskan secara rinci mana strategi yang akan dipakai pada laga pertama maupun kedua.
"Pemain sudah memahami cara bermain. Nanti, akan kami coba memakai pola mana, dengan melihat karakter lawan. Jika diperlukan, perubahan-perubahan ini harus dilakukan dengan baik," tuturnya.
Sementara itu, pemain mengaku sudah siap untuk menjalani sesu uji coba melawan klub lokal. Salah satunya adalah Rasyid Assahid Bakri. Gelandang klub PSM Makassar itu memang tidak mengikuti pemusatan secara penuh karena harus membela klubnya dalam Playoff IPL.
"Tapi saya lusa (25/10) sudah di Jogja. Gabung Timnas lagi untuk persiapan uji coba itu. Secara keseluruhan pemain sudah siap, pola yang diterapkan pelatih pun pemain sudah memahami," terang dia. (jawapos)
RD Masih Pusingkan Lini Depan
![]() |
| Rahmad Darmawan - VIVA |
Terutama untuk pemain yang berada di posisi penyerang. Berkaca dari pengalaman ketika gagal menjuarai Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 lalu, lini depan Indonesia masih kurang ganas. Malah cenderung tumpul. Tidak adanya bomber bertipikal pembunuh menjadi pekerjaan rumah pelatih Rahmad Darmawan.
Pelatih yang akrab disapa RD tersebut hanya punya empat stok pemain depan. Di antaranya Sunarto, Aldaier Makatindu, Agung Supriyanto, ataupun Syamsir Alam. Dua nama yang disebut terakhir malah belum bisa memberi kontribusi gol bagi timnas Garuda Muda. Pemanggilan dua striker Papua, Ferinando Pahabol dan Ricky Kayame juga masih dalam pengamatan.
"Lini depan yang menjadi fokus pembenahan kami. Sejauh ini memang sudah ada Kayame ataupun Feri Pahabol. Tetapi kami masih harus melihat dulu bagaimana perkembangannya pada beberapa hari ke depan. Toh persiapan kami masih panjang sebelum entry by name itu," ujar pelatih yang musim lalu membesut Arema Cronous itu.
Meskipun kekurangan pemain yang bertipikal killer, RD tetap mencari solusi lainnya. Seperti dengan mempertajam strategi menyerang para pemainnya. Itupun masih belum mampu berhasil secara optimal. Terutama dalam hal penyelesaian akhir yang sering tidak tenang dan cenderung terburu-buru.
Menurutnya, yang sekarang dibutuhkan para armada Garuda Muda ini hanyalah sedikit lebih tenang di saat menyerang. "Karena pada beberapa latihan terakhir, terutama dalam penyerangan, pemain masih sering terburu-buru. Harusnya kan mereka bisa sedikit lebih tenang lagi," ungkap RD.
Upaya untuk menambah daya gedor itu sebenarnya bisa dilakukan dengan memboyong pilar timnas U-19. Seperti yang banyak diberitakan sebelumnya, tiga key player Garuda Jaya seperti gelandang serang Evan Dimas Darmono, penyerang Ilham Udin Armayn dan pemain bertahan Muhammad Hargianto diinginkan RD. Kembali gabungnya Andik Vermansah bisa menjadi asa bagi timnas U-23. (jawapos)
PSSI Siap Cari Pengganti Jacksen-RD
![]() |
| Jacksen dan RD - VIVA |
Maklum, PSSI tidak memberikan kontrak jangka panjang kepada kedua pelatih yang membesut tim beda level itu. Untuk Jacksen, statusnya sebagai pelatih di timnas senior sudah berakhir usai pertandingan kelima ketika timnas senior menghadapi Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), 19 Nopember mendatang.
Praktis, Jacksen tinggal menyisakan dua laga lagi. Selain menghadapi Irak, timnas senior masih harus melawan Tiongkok, 15 Nopember nanti. Jika Jacksen sudah tinggal kurang dari satu bulan lagi, maka RD "sapaan akrab Rahmad Darmawan " masih cukup lama. Maksimal, RD menangani timnas U-23 hingga berakhirnya SEA Games, 22 Desember mendatang.
PSSI melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) Joko Driyono mengatakan, pihaknya sudah memiliki ancang-ancang untuk menentukan penggantinya. "Sudah, kami sudah memikirkan pergantian itu dan kami baru akan mengambil langkah begitu kontrak kedua pelatih itu berakhir," ujar Joko ditemui di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Jumat (18/10).
Secara terbuka, Joko menyatakan bahwa pihaknya bukan hanya sebatas memikirkan perubahan itu. Melainkan sudah sampai pada tahap menyiapkan calon-calon yang bakal menjadi pengganti Jacksen ataupun RD. Hanya, pria yang juga menjabat sebagai CEO PT Liga Indonesia itu tidak bersedia membeberkannya.
Untuk calon pemegang kursi panas pelatih di timnas senior, banyak rumor yang beredar nama Alfred Riedl bakal kembali menjadi arsitek timnas Merah Putih. Setidaknya untuk pertandingan terakhir dalam babak Prakualifikasi Piala Asia 2015 menghadapi Arab Saudi, 5 Maret 2014 mendatang.
"Nanti pasti akan kami umumkan siapa pelatihnya. Yang jelas terbuka semua kemungkinan, entah itu pelatih asing ataupun lokal. Untuk sekarang ini, kami tegaskan bahwa PSSI tidak akan menghalangi jika Jacksen atau RD untuk melakukan ikatan kerja sama dengan pihak lain," imbuhnya.
Setelah pertandingan menghadapi Irak nanti, Jacksen dikabarkan bakal semakin serius menatap kepindahannya ke salah satu klub kontestan China League One (kasta kedua liga Tiongkok), Tianjin Songjiang. Sementara RD banyak dihubungkan dengan klub debutan Indonesia Super League (ISL), Persebaya. (jawapos)
Langganan:
Postingan (Atom)



