• Posted by : Robbi Syahputra 12 Sep 2013

    Seputar Timnas - Pelatih Persebaya, Fabio Oliviera mengaku kecewa dengan wasit yang memimpin pertandingan Persepar Palangkaraya kontra timnya, Rabu (11/9/2013) sore tadi. Fabio juga menyebut offisial Persepar mengintimidasi offisial Persebaya.

    "Kita dikerjai habis-habisan disini. Kita dipukul oleh offisial tuan rumah. Kita juga dikerjai oleh wasit," aku Fabio ketika dihubungi beritajatim.com, Rabu malam.

    Indisiden pemukulan offisial tuan rumah kepada offisial Persebaya terjadi ketika wasit menghentikan pertandingan saat babak kedua baru berjalan 30 menit. "Waktu itu ada keributan di lapangan. Biasa. Salah paham antar pemain. Lalu pertandingan dihentikan. Tiba-tiba panitia memukul kita," urai Fabio.

    Pelatih asal Brasil ini lantas mengungkapkan bahwa manajer Persebaya, Saleh Hanifah menjadi korban atas insiden itu. Hanya saja Fabio tak menjelaskan separah apa kondisi Saleh.

    Tak hanya diintimasi, menurut Fabio, Persebaya dikerjai habis-habisan oleh wasit. Dua penalti untuk Persepar menjadi bukti bagaimana ketidakberesan kepemimpinan wasit. "Pertandingan harusnya berakhir 2-2. Tapi hingga lapangan sampai gelap, wasit tidak mau akhiri pertandingan," ceritanya.

    "Lalu, pada menit ke-110 ada pemain Persepar yang melakukan diving. Wasit lalu berikan penalti kedua untuk tuan rumah. Setelah Teles menendang dan gol, pertandingan selesai," tutup Fabio. [beritajatim]

    0 komentar

  • Copyright © 2013 - Unbreakable Machine Doll - Harajuku Shina - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan